Selasa, 21 Agustus 2018


Rabu, 18 Juli 2018 09:09 WIB

Pertanyakan Akuisisi Pertagas oleh PGN, Ihsan: Apa Urgensinya?

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Nasional

Ihsan Yunus bersama Direksi Pertamina dan Pertagas/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Jakarta - Selasa, 17 Juli 2018, Komisi VI DPR RI melanjutkan rangkaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra komisi.

Kali ini RDP berlangsung antara Komisi VI bersama PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.



Pertamina diwakili Plt Dirutnya, Nicke Widyawati, dan PGN oleh Dirutnya, Jobi Triananda. Turut hadir pula Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementrian BUMN, Harry Sampurno.  

Fokus RDP kali ini adalah membahas tentang holding migas serta akuisisi PT Pertagas, yang sebelumnya anak usaha Pertamina, oleh PGN.

Ihsan Yunus, anggota DPR RI dari Komisi VI, Dapil Jambi, mempertanyakan urgensitas adanya akuisisi tersebut.

“Sejak awal tahun ini, kita ketahui bahwa Pertamina sudah menjadi majority shareholder dari PGN dengan 57% sedangkan 43% saham PGN lainnya dimiliki publik. Kita juga ketahui bahwa 100% saham Pertagas adalah milik Pertamina. Lalu apa pentingnya akuisisi 51% saham Pertagas oleh PGN ini? Dengan skema pemegang saham sebelum akuisisipun Pertamina, sebagai parent company dalam holding migas, memiliki kontrol aktual terhadap PGN dan Pertagas. Jadi saya mempertanyakan apa urgensinya akuisisi ini?,” kata Ihsan.

Belum komprehensifnya kajian atas akuisisi ini juga menjadi alasan masih terdapatnya penolakan serikat pekerja Pertagas atas aksi korporasi yang terjadi. Alasan utamanya adalah kurangnya kajian komprehensif terkait divestasi Pertagas terutama untuk aspek-aspek seperti organisasi perusahaan, kelembagaan dan SDM.

Berkenaan dengan hal tersebut, Ihsan melanjutkan pertanyaannya, “Fakta menunjukkan, pasca akuisisi, nilai saham PGN di bursa turun. Ini perlu jadi perhatian. Jangan sampai corporate action yang dilakukan terburu-buru tanpa kajian mendalam, menjadi bumerang dan justru merugikan PGN karena nilai sahamnya turun yang pada akhirnya berarti merugikan negara,” kata Ihsan.

Ihsan juga menyoroti persoalan-persoalan yang masih menghinggapi PGN seperti proyek unit penampungan dan regasifikasi gas terapung (Floating Storage Regasification Unit/FSRU) di Lampung yang disebut potensial merugikan negara serta persoalan anak usaha PGN, Saka Energi, yang beberapa tahun terakhir masih mengalami kerugian.

“Sebuah aksi korporasi itu harusnya prudent, kalkulasi keuntungan di masa depan jelas. Itu tercapai apabila, sebelum transaksi dilakukan, seluruh pihak meminimalisasi potensi-potensi risiko dan kerugian. Saya mencatat PGN sendiri masih bermasalah untuk proyek FSRU Lampung dan Saka Energi. Kinerja PGN lima tahun terakhir turun akibat kenaikan biaya operasi dan pembayaran sewa FSRU Lampung sementara operasi FSRU tidak maksimal. Investasi PGN di hulu migas lewat Saka Energi juga masih terus merugi. Rata-rata dalam lima tahun kerugiannya lebih dari US$ 50 juta,” katanya. (*)


Tag : #Ihsan Yunus #DPR RI #Pertamina #Pertagas



Berita Terbaru

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:55 WIB

Ini Penjelasan Panitia Terkait Aksi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Aksi Pengeroyokan yang terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi, Senin sore (20/08),

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:30 WIB

Mahahsiswa UIN STS Jambi Dikeroyook Oknum Panitia Ospek


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Aksi pengeroyokan terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi. Diduga aksi pengeroyokan

 

Senin, 20 Agustus 2018 22:01 WIB

Ihsan Yunus Beri Masukan Penyelenggaraan OSS


Kajanglako.com, Jakarta - Berlakunya pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih menyimpan pro

 

HUT ke-73 RI
Senin, 20 Agustus 2018 17:04 WIB

Wabup Buka Lomba Panjat Pinang 45 Batang


Kajanglako.com, Batanghari -Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-73, Kabupaten Batanghari mengadakan pesta rakyat berupa perlombaan panjat pinang yang

 

Jelang Idul Adha
Senin, 20 Agustus 2018 15:57 WIB

Sidak Pasar, Wabup Hillal: Tak Ada Kenaikan Harga


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 Idul adha, Tim Satgas Pangan Pemkab Sarolangun melakukan Sidak ke Pasar Atas sarolangun, untuk memastikan ketersediaan