Kamis, 21 Februari 2019


Kamis, 12 Juli 2018 16:43 WIB

Pegawai Tak Lagi Terima Uang Cash Perjalanan Dinas

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah

Sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai Bank Jambi dengan Pemkab Bungo/ foto: Sonny Z

Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) sudah mulai melakukan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pusat, terkait penerapan sistem transaksi non tunai dalam setiap pemasukan maupun pembiayaan yang terjadi di masing-masing SKPD.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPKAD Bungo, Supriyadi, saat ditemui ruang kerjanya Kamis, (12/7).



“Saat ini sudah mulai diterapkan ke SKPD transasksi non tunai. Terutama di dinas yang memiliki anggaran besar dan menjadi sorotan,” kata Supriyadi.

Seperti diketahui, April lalu, sistem pembayaran non tunai telah diberlakukan di seluruh lingkungan Pemkab Bungo, namun hanya saja saat ini diakui Supriyadi belum sepenuhnya menggunakan transaksi non tunai.

"Untuk non tunai, ada beberapa OPD belum melaksanakan kebijakan transaksi non tunai, alasannya masih dalam pembelajaran," kata Supriyadi.

Tidak hanya pembayaran pekerjaan pada pihak ketiga, tapi juga pembayaran gaji PNS maupun Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) serta perjalanan dinas akan diberlakukan transaksi non tunai. 

"Yang jelas pada tahun 2019 nanti apapun itu mengenai pengeluaran seluruh dinas agar melakukan dengan non tunai," katanya.

Supriyadi mengatakan, dengan transaksi non tunai nanti, alokasi anggaran akan langsung ke rekening penerima. Perjalanan dinas misalnya, biaya tiket, langsung ditransfer ke penyedia. Biaya perjalanan, hotel dan lainnya juga langsung ditransfer. Jadi tidak ada yang cash lagi. Begitu juga belanja lainnya, seperti hibah ke Majelis Taklim atau pembayaran lainnya yang biasa diterima tunai.

“Semua transaksi di SKPD, tak hanya gaji pegawai dan TK2D, tapi juga biaya perjalanan dinas, intensif maupun pembayaran ke pihak ketiga harus melalui transaksi perbankan. Jadi, tidak ada lagi transaksi tunai di SKPD. Semua melalui perbankan. Datanya disetorkan ke bank, nanti bank akan melakukan pembayaran melalui rekening penerima. Kecuali, kecamatan-kecamatan yang jauh yang belum ada fasilitas perbankan, kemungkinan masih bisa melakukan transaksi tunai,” kata Supriyadi.

“Sistem non tunai sudah harus dilaksanakan. Karena akan jadi bahan pemeriksaan BPK,” katanya. (kjcom)


Tag : #Pemkab Bungo #Non Tunai #ASN



Berita Terbaru

 

Rakernas APPSI
Kamis, 21 Februari 2019 17:53 WIB

Rakernas APSI Bersama Wapres JK, Fachrori Tekankan Pengembangan Produk Lokal


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menekankan pengembangan produk unggulan daerah se-Provinsi Jambi dalam menyongsong kerjasama antar

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:51 WIB

Hadiri Sertijab DWP BPKP Provinsi Jambi, Ini Pesan Neta Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi, Neta Aryani Dianto, menghadiri Sertijab DWP BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. Sertijab

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:50 WIB

PDAM Batanghari Putus 328 Sambungan Pelanggan yang Menunggak Pembayaran


Kajanglako.com, Batanghari – Sekitar 328 Sambungan Rumah (SR) air bersih diputus oleh PDAM Tirta Batanghari. Direktur utama PDAM Batanghari, Abu

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:49 WIB

Pemkab Tanjabbar Dorong Kemandirian Kepala Sekolah Melalui Forum KKKS


Kajanglako.com, Jambi – Perhatian Tanoto Foundation terhadap dunia pendidikan di Provinsi Jambi terus berlanjut melalui program STEP (School Transition

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:47 WIB

Akun WA Kepala Bappeda Batanghari Dihackers, Minta Transfer Uang


Kajanglako.com, Batanghari - Akun WhatsApp (WA) milik Mulawarman, Kepala Bappeda kabupaten Batanghari kena hackers orang tak dikenal. Hal tersebut baru