Senin, 16 Juli 2018


Kamis, 12 Juli 2018 16:43 WIB

Pegawai Tak Lagi Terima Uang Cash Perjalanan Dinas

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah

Sosialisasi Implementasi Transaksi Non Tunai Bank Jambi dengan Pemkab Bungo/ foto: Sonny Z

Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) sudah mulai melakukan kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pusat, terkait penerapan sistem transaksi non tunai dalam setiap pemasukan maupun pembiayaan yang terjadi di masing-masing SKPD.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPKAD Bungo, Supriyadi, saat ditemui ruang kerjanya Kamis, (12/7).



“Saat ini sudah mulai diterapkan ke SKPD transasksi non tunai. Terutama di dinas yang memiliki anggaran besar dan menjadi sorotan,” kata Supriyadi.

Seperti diketahui, April lalu, sistem pembayaran non tunai telah diberlakukan di seluruh lingkungan Pemkab Bungo, namun hanya saja saat ini diakui Supriyadi belum sepenuhnya menggunakan transaksi non tunai.

"Untuk non tunai, ada beberapa OPD belum melaksanakan kebijakan transaksi non tunai, alasannya masih dalam pembelajaran," kata Supriyadi.

Tidak hanya pembayaran pekerjaan pada pihak ketiga, tapi juga pembayaran gaji PNS maupun Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) serta perjalanan dinas akan diberlakukan transaksi non tunai. 

"Yang jelas pada tahun 2019 nanti apapun itu mengenai pengeluaran seluruh dinas agar melakukan dengan non tunai," katanya.

Supriyadi mengatakan, dengan transaksi non tunai nanti, alokasi anggaran akan langsung ke rekening penerima. Perjalanan dinas misalnya, biaya tiket, langsung ditransfer ke penyedia. Biaya perjalanan, hotel dan lainnya juga langsung ditransfer. Jadi tidak ada yang cash lagi. Begitu juga belanja lainnya, seperti hibah ke Majelis Taklim atau pembayaran lainnya yang biasa diterima tunai.

“Semua transaksi di SKPD, tak hanya gaji pegawai dan TK2D, tapi juga biaya perjalanan dinas, intensif maupun pembayaran ke pihak ketiga harus melalui transaksi perbankan. Jadi, tidak ada lagi transaksi tunai di SKPD. Semua melalui perbankan. Datanya disetorkan ke bank, nanti bank akan melakukan pembayaran melalui rekening penerima. Kecuali, kecamatan-kecamatan yang jauh yang belum ada fasilitas perbankan, kemungkinan masih bisa melakukan transaksi tunai,” kata Supriyadi.

“Sistem non tunai sudah harus dilaksanakan. Karena akan jadi bahan pemeriksaan BPK,” katanya. (kjcom)


Tag : #Pemkab Bungo #Non Tunai #ASN



Berita Terbaru

 

Minggu, 15 Juli 2018 20:05 WIB

Pelantikan Pengurus IKBJ Dijadwalkan Awal Agustus


Kajanglako.com, Jambi – Panitia Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ) telah menjadwalkan pelantikan pada awal Agustus, acara pelantikan

 

HKP ke-46
Minggu, 15 Juli 2018 17:59 WIB

Bupati Syahirsah Harapkan Petani Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk Pertanian


Kajanglako.com, Batanghari - Plt Gubernur Fahrori Umar, mengatakan kepada petani yang telah sukses di bidang pertanian diharapkan dapat menularkan

 

Peringatan HKP
Minggu, 15 Juli 2018 17:55 WIB

Syahirsah Dampingi Fachrori Tutup Acara HKP Tingkat Provinsi


Kajanglako.com, Batanghari - Setelah berjalan selama tiga hari, yang dimulai pada 12 Juli lalu, Sabtu (14/7), Hari Krida Pertanian (HKP)  tingkat

 

FPTI
Minggu, 15 Juli 2018 17:46 WIB

Manfaatkan Alam Terbuka, FPTI Gelar Rakornis di Hutan Kota


Kajanglako.com, Jambi - Cara berbeda dan tak biasa dilakukan Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi saat menggelar

 

Minggu, 15 Juli 2018 15:18 WIB

Sambut Akbar Tandjung, Bupati Mashuri Sampaikan Perkembangan Kabupaten Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Bupati Bungo, H Mashuri sambut kedatangan Ketua Dewan Pembina KAHMI Pusat, Akbar Tandjung. Bupati Mashuri menjamu Menteri zaman