Rabu, 26 September 2018


Kamis, 05 Juli 2018 13:05 WIB

Kepergian TKI Tarmizi ke Malaysia Disebut Disnakertrans Bungo Ilegal

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah

Jenazah Tarmizi, TKI asal Bungo saat dikebumikan di kampung halamannya/foto: Sonny Z

Kajanglako.com, Bungo - Jenazah TKI asal Kabupaten Bungo atas nama Tarmizi (40) warga Pasar Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal. Akhirnya dipulangkan di kediaman keluarganya, Minggu (1/7) sekira pukul 13.30 WIB.

Sebelumnya, jenazah Tarmizi sempat terkatung-katung selama 32 hari di Malaysia.



Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnarkertrans) Bungo mengatakan TKI asal Bungo yang meninggal di Malaysia belum lama ini memang ilegal atau tidak terdaftar di Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P3TKI).

"Kami tegaskan bahwa TKI atas nama Tarmizi asal warga Pasar Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, yang meninggal dunia di Malaysia memang ilegal," kata Anna Lukita, Kadis Nakertrans Bungo.

Soal lamanya jenazah Tarmizi di Malaysia dan belum dijemput hingga sampai satu bulan lebih, diakui oleh Anna Lukita, karena untuk mengurus TKI ilegal tidak mudah.

"Memang pemerintah melalui Nakertrans tetap mengurus TKI kalau ada bermasalah, tapi bedanya kalau ilegal memang butuh proses beda dengan yang sudah terdaftar yang memang tanggung jawabnya jelas. Salah satunya terkait pembiayaan kalau terdaaftar murni di tanggung pemerintah," katanya.

Untuk kasus TKI Tarmizi yang statusnya ilegal, dikatakannya, dibiayai pribadi, hanya saja untuk pengurusan antar negara memang dari pihak pemerintah.

Tarmizi diketahui bekerja di negeri jiran Malaysia sudah 3 tahun terakhir ini. Kabarnya almarhum ini pergi bekerja sebagai penyadap karet. Dia meninggal dunia pada perkebunan di Malaysia. Mayatnya sempat berada di malaysia setelah meninggal kurang lebih 32 hari atau satu bulan lebih sebelum dipulangkan ke tanah air. (kjcom)


Tag : #TKI #Bungo



Berita Terbaru

 

Rabu, 26 September 2018 12:15 WIB

Bacakan Visi Misi MANTAP, Al Haris Ajak Fauzi dan Nalim Bangun Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri, Rabu (26/9), membacakan visi dan misi membangun Merangin 2018-2023.   Visi

 

Rabu, 26 September 2018 12:03 WIB

Santriwati Korban Nikah Paksa Habib Bahrun Datangi Polres Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (26/9), P Batubara dengan anaknya MG (18) korban ataupun santriwati yang pernah bernaung di Pondok

 

Rabu, 26 September 2018 11:51 WIB

Sempat Tertunda, Akhirnya Kapolri Mendarat di Bandara Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beserta rombongan akhirnya tiba di Bandara Muara Bungo, sekira pukul 10.22 WIB, Rabu (26/9).   Kedantangan

 

Rabu, 26 September 2018 11:40 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Tak Hadiri Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi HAMAS


Kajanglako.com, Merangin - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin dengan agenda penyampaian pidato visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Haris

 

Agama dan Pemikiran
Rabu, 26 September 2018 10:51 WIB

Corak Pemikiran 4 Imam Mazhab


Oleh: K.H. Husein Muhammad* Memenuhi permintaan beberapa orang kiyai muda (ustaz) tentang corak pemikiran para Imam mazhab empat, aku menulis ini : Dr.