Senin, 23 Juli 2018


Kamis, 21 Juni 2018 13:33 WIB

Revitalisasi Tugu Juang Bambu Runcing di Lubuk Landai Tuai Kritikan

Reporter : Sonny Zohyuen
Kategori : Ragam Berita

Kondisi Tugu Juang Bambu Runcing sebelum dirobohkan (Foto: Kajanglako/Soni Z)

Kajanglako.com, Bungo - Tugu juang yang melambangkan 3 buah bambu runcing berwarna kuning, merupakan salah satu ikon sejarah masyarakat Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo yang berdiri di Pasar Los Dusun Pasar Lubuk Landai telah dirobohkan dan segera direvatilisasi.

Namun, revatilisasi yang akan dikerjakan oleh Pemerintahan Dusun Pasar Lubuk Landai menuai beragam kritikan melalui akun media sosial Facebook warganet.



Warganet tampaknya tak suka kalau monumen sejarah tersebut dirobohkan dan dilakukan revatilisasi karena hal tersebut merupakan sejarah perjuangan bangsa.

Seperti status FB milik Ami yang menuliskan rasa kecewanya, "Sejarah di abaikan, Perjuangan tak dihargai, Inilah Dusun Kami Pasar Lubuk Landai tercinta". Beragam komentarpun bermunculan dari postingan Ami.

Gambar: kondisi usai dirobohkan, tugu bambu runcing rata dengan tanah (Foto:kajanglako/Soni Z)

FB Hamidah Haifa menuliskan ”Perangkat yg kini banyak yg “ego” Padahal perjuangan para pejuang 45 lah maka terciptanya tugu juang… Bknnya asal buek bae… Termasuk lah alm bapak ngan pejuang 45 Mahmud. A. Somad. Tugu juang / bambu runciiing shrusny tidk diroboh klu mmg mau merenovasi silahkan".

Netizen lainnya Obby ”simbol yg mengandung sejarah yang begitu banyak dikenal oleh masyarakat masa di hancurkan begitu saja tanpa ada rasa hormat sama sekali dengan para pejuang kita dan para tetua kita dahulu.. dimana hati dan otak sehat mu wahai penghancur tugu kehormatan kami”.

FB Ami ”Di hancurkan tengah malam. Tu be lah nampak gaweny dak benar gi.”

FB Milik Zidan Ozil Arsitek nyo t bnyak gabung nyo.. Pekan baru. Jakarta. Surabaya.. Hahaha jdi hncur…

Aguslina Winarto ”Tragis,ironis,generasi penerus yg seharusnya menjaga merawat dan mempertahankan justru menghancurkan simbol semangat perjuangan yg tak ternilai harganya!!

Sementara Rio Pasar Lubuk Landai melalui perangkatnya Murtais saat dikonfirmasi mengatakan revatilisasi yang akan dibangun tidak merubah bentuknya, tapi akan didesain dan ditata dengan lebih baik lagi sehingga tak hanya sebatas monumen sejarah tetapi bisa memikat daya pandang ketika orang melintasi sehingga ada ketertarikan untuk mengenal lebih detail.

”Menjadi ikon sejarah dan tempat rekreasi bagi masyarakat, tidak menghilangkan bentuknya, tapi ditata dan didesain lebih indah, akan ada air pancur dan lampu-lampu nantinyam,” kata Murtais, Kamis (21/6)

Dikatakannya, revatilisasi pembangunan tugu juang tersebut sudah merupakan hasil musyawarah dari seluruh pihak. Pemerintahan Dusun, BPD dan Tokoh Masyarakat. 

”Perlahan-lahan kita tata dengan sebaik-baiknya, pasar los, pagar, bahkan tugu juang akan dibuat seindah mungkin. Tidak menghilangkan sejarah, tapi dibuat lebih indah dan nyaman,” kata Murtais. (kjcom)


Tag : #Bungo #Simbol Sejarah #Tugu Juang



Berita Terbaru

 

Senin, 23 Juli 2018 14:30 WIB

[Foto-foto] Kopi Jambi jadi Idola di Festival Kopi Nusantara


 

Senin, 23 Juli 2018 14:17 WIB

Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Kabur Saat Mandi di Sungai


Kajanglako.com, Bungo - Satres Narkoba Polres Bungo berhasil mengamankan satu pelaku terduga penyelahgunaan Narkoba jenis sabu. Penangkapan dilakukam Sabtu

 

Kabar Pasar
Senin, 23 Juli 2018 09:20 WIB

Lihat Pergerakan Harga Pangan Terkini


Kajanglako.com, Jambi – Dunia pasar belakangan heboh dengan melonjaknya beberapa harga pangan. Salah satunya harga Ayam potong yang sempat mencapai

 

Senin, 23 Juli 2018 01:11 WIB

Selain HP, Sipir Lapas Bungo Temukan Benda Diduga Digunakan Napi untuk Kabur


Kajanglako.com, Bungo - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Klas 2B Muara Bungo menemukan sejumlah barang di sel warga binaan saat razia digelar, Minggu (22/7)

 

Senin, 23 Juli 2018 00:59 WIB

Lapas Klas 2B Bungo Geledah Blok Napi


Kajanglako.com, Bungo - Lembaga Permasyaratan (Lapas) Klas 2B Muara Bungo melakukan penggeledahan blok hunian warga binaan. Penggeledahan dipimpin langsung