Sabtu, 15 Desember 2018


Jumat, 08 Juni 2018 21:40 WIB

Harimau Tidur-tiduran di Aspal Gegerkan Warga Renah Pemetik Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah Peristiwa

Ilustrasi Harimau Kerinci, foto: suarakerinci.com

Kajanglako.com, Jambi – Pasca kejadian warga dicakar Harimau beberapa waktu lalu, warga Desa Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, kembali dihebohkan dengan ditemukannya Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal.

Penemuan Harimau pada Kamis (7/6) malam tersebut dibenarkan Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Rahmat Saleh.



“Sudah dihalau masuk ke TNKS,” katanya saat dikonfirmasi kajanglako.com, Jumat (8/6) malam.

“Yang menghalau petugas gabungan dari BKSDA dan Balai TNKS serta juga masyarakat,” katanya lagi.

Dari informasi pertama dan terakhir yang didapat pihaknya, Harimau tersebut tidur-tiduran di jalan aspal sekitar 3 hingga 4 jam lamanya.

“Sekitar sore hingga jam 8 malam, wilayah itu merupakan masih wilayah ekosistemnya, hanya berjarak 3-4 kilometer dari APL,” kata Rahmat.

Ia mengatakan, Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal tersebut merupakan indukan, serta individu yang berbeda dengan Harimau yang mencakar warga beberapa waktu lalu.

“Yang mencakar warga masih anakan, masih remaja, itu hanya cakaran di belakang tidak ada gigitan,” kata Rahmat

Dikatakannya, penampakan Harimau di Renah Pemetik merupakan cerita ketiga, pertama menerkam anjing, kedua mencakar punggung masyarakat dan ketiga tidur-tiduran di jalan.

“Saat ini kita terus melakukan pemantauan, sudah dibentuk piket, tapi ini tidak juga memecahkan masalah, perlu dicarikan solusi bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya

Ia pun menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga habitat Harimau, karena Harimau menurutnya tidak memiliki insting untuk membunuh manusia.

“Yang jelas harimau itu sebagai mahluk ciptaan tuhan, kita juga diwajibkan sebagai khalifah untuk menjaga ciptaan tuhan, dia diciptakan bukan untuk memburu manusia, insting dia bukan untuk membunuh manusia,” katanya.

Dia juga meminta warga untuk melaporkan jika melihat harimau masuk ke pemukiman atau berkeliaran di kebun, bukannya diburu apalagi dibunuh.

“Segera laporkan karena ada call center TNKS dan BKSDA,” katanya. (kjcom)


Tag : #Harimau #BKSDA #Kerinci



Berita Terbaru

 

Jumat, 14 Desember 2018 22:15 WIB

Nota Ponita, Bocah Penderita Penyempitan Usus dapat Bantuan Fachrori


Kajanglako.com, Jambi – Nasib malang dialami Nota Ponita, bocah berusia lima tahun warga Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi ini

 

Jumat, 14 Desember 2018 21:48 WIB

Puluhan Emak-emak Keracunan Makanan Usai Acara Yasinan


Kajanglako.com, Batanghari - Puluhan ibu-ibu keracunan gara gara menyantap hidangan di acara yasinan rutin pada Kamis malam (13/12) di Desa Rambutan Masam.

 

Jumat, 14 Desember 2018 20:54 WIB

AJI Jambi Gelar Halfday Basic Workshop Hoax Busting and Digital Hygiene


Kajanglako.com, Jambi - Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Jambi, bekerjasama dengan Google News Initiative dan Internews Halfday Basic menggelar Workshop

 

Jumat, 14 Desember 2018 19:57 WIB

Ini Program Jangka Menengah Pemkab Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin melaksanakan rapat konsultasi publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

 

Jumat, 14 Desember 2018 19:54 WIB

Atlet Pemenang Gala Desa Protes Tak Ada Uang Pembina, Tobroni Yusuf: Tanya ke Menpora


Kajanglako.com, Bungo - Event pertandingan yang diselenggarakan pada 27 November lalu, Kamis malam (13/12) resmi ditutup oleh Tobroni Yusuf, Plt Kadis