Rabu, 15 Agustus 2018

Jumat, 08 Juni 2018 21:40 WIB

Harimau Tidur-tiduran di Aspal Gegerkan Warga Renah Pemetik Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah Peristiwa

Ilustrasi Harimau Kerinci, foto: suarakerinci.com

Kajanglako.com, Jambi – Pasca kejadian warga dicakar Harimau beberapa waktu lalu, warga Desa Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, kembali dihebohkan dengan ditemukannya Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal.

Penemuan Harimau pada Kamis (7/6) malam tersebut dibenarkan Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Rahmat Saleh.



“Sudah dihalau masuk ke TNKS,” katanya saat dikonfirmasi kajanglako.com, Jumat (8/6) malam.

“Yang menghalau petugas gabungan dari BKSDA dan Balai TNKS serta juga masyarakat,” katanya lagi.

Dari informasi pertama dan terakhir yang didapat pihaknya, Harimau tersebut tidur-tiduran di jalan aspal sekitar 3 hingga 4 jam lamanya.

“Sekitar sore hingga jam 8 malam, wilayah itu merupakan masih wilayah ekosistemnya, hanya berjarak 3-4 kilometer dari APL,” kata Rahmat.

Ia mengatakan, Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal tersebut merupakan indukan, serta individu yang berbeda dengan Harimau yang mencakar warga beberapa waktu lalu.

“Yang mencakar warga masih anakan, masih remaja, itu hanya cakaran di belakang tidak ada gigitan,” kata Rahmat

Dikatakannya, penampakan Harimau di Renah Pemetik merupakan cerita ketiga, pertama menerkam anjing, kedua mencakar punggung masyarakat dan ketiga tidur-tiduran di jalan.

“Saat ini kita terus melakukan pemantauan, sudah dibentuk piket, tapi ini tidak juga memecahkan masalah, perlu dicarikan solusi bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya

Ia pun menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga habitat Harimau, karena Harimau menurutnya tidak memiliki insting untuk membunuh manusia.

“Yang jelas harimau itu sebagai mahluk ciptaan tuhan, kita juga diwajibkan sebagai khalifah untuk menjaga ciptaan tuhan, dia diciptakan bukan untuk memburu manusia, insting dia bukan untuk membunuh manusia,” katanya.

Dia juga meminta warga untuk melaporkan jika melihat harimau masuk ke pemukiman atau berkeliaran di kebun, bukannya diburu apalagi dibunuh.

“Segera laporkan karena ada call center TNKS dan BKSDA,” katanya. (kjcom)


Tag : #Harimau #BKSDA #Kerinci



Berita Terbaru

 

Perburuan Satwa Langka
Rabu, 15 Agustus 2018 08:59 WIB

Beli Kulit Harimau dari SAD, Dua Warga Jangkat Timur Ditangkap Polisi


Kajanglako.com, Merangin - Polres Merangin mengamankan dua pelaku penjual kulit Harimau Sumatera. Kedua pelaku diamankan di wilayah Bangko Barat, Selasa

 

Fasilitas Air Bersih
Selasa, 14 Agustus 2018 22:21 WIB

Pelanggan PDAM Tirta Pengabuan Mulai Nikmati Air Bersih Tebing Tinggi


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Di peringatan Dirgahayu ke-53 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemkab berhasil merealisasikan penyaluran air bersih

 

HUT ke-53 Tanjab Barat
Selasa, 14 Agustus 2018 22:08 WIB

Lestarikan Tradisi Bahari, Pemkab Tanjabbar Gelar Balap Pompong


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Sebagai bentuk upaya melestarikan tradisi masyarakat bahari, sekaligus memeriahkan HUT Tanjab Barat ke-53 dan HUT

 

Ibadah Haji 2018
Selasa, 14 Agustus 2018 21:50 WIB

Satu Jamaah Haji Asal Batanghari Wafat di Makkah


Kajanglako.com, Batanghari - Satu jamaah haji asal Kabupaten Batanghari Suratman bin Mohan (76) yang tergabung dalam Kloter 21 meninggal dunia di Makkah.  Informasi

 

Pemilu 2019
Selasa, 14 Agustus 2018 19:30 WIB

Satu Bacaleg PPP Dapil Sarolangun-Merangin Meninggal Dunia


Kajanglako.com, Jambi - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapatkan kabar duka di tengah persiapan menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Satu