Senin, 25 Maret 2019

Jumat, 08 Juni 2018 21:40 WIB

Harimau Tidur-tiduran di Aspal Gegerkan Warga Renah Pemetik Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah Peristiwa

Ilustrasi Harimau Kerinci, foto: suarakerinci.com

Kajanglako.com, Jambi – Pasca kejadian warga dicakar Harimau beberapa waktu lalu, warga Desa Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, kembali dihebohkan dengan ditemukannya Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal.

Penemuan Harimau pada Kamis (7/6) malam tersebut dibenarkan Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Rahmat Saleh.



“Sudah dihalau masuk ke TNKS,” katanya saat dikonfirmasi kajanglako.com, Jumat (8/6) malam.

“Yang menghalau petugas gabungan dari BKSDA dan Balai TNKS serta juga masyarakat,” katanya lagi.

Dari informasi pertama dan terakhir yang didapat pihaknya, Harimau tersebut tidur-tiduran di jalan aspal sekitar 3 hingga 4 jam lamanya.

“Sekitar sore hingga jam 8 malam, wilayah itu merupakan masih wilayah ekosistemnya, hanya berjarak 3-4 kilometer dari APL,” kata Rahmat.

Ia mengatakan, Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal tersebut merupakan indukan, serta individu yang berbeda dengan Harimau yang mencakar warga beberapa waktu lalu.

“Yang mencakar warga masih anakan, masih remaja, itu hanya cakaran di belakang tidak ada gigitan,” kata Rahmat

Dikatakannya, penampakan Harimau di Renah Pemetik merupakan cerita ketiga, pertama menerkam anjing, kedua mencakar punggung masyarakat dan ketiga tidur-tiduran di jalan.

“Saat ini kita terus melakukan pemantauan, sudah dibentuk piket, tapi ini tidak juga memecahkan masalah, perlu dicarikan solusi bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya

Ia pun menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga habitat Harimau, karena Harimau menurutnya tidak memiliki insting untuk membunuh manusia.

“Yang jelas harimau itu sebagai mahluk ciptaan tuhan, kita juga diwajibkan sebagai khalifah untuk menjaga ciptaan tuhan, dia diciptakan bukan untuk memburu manusia, insting dia bukan untuk membunuh manusia,” katanya.

Dia juga meminta warga untuk melaporkan jika melihat harimau masuk ke pemukiman atau berkeliaran di kebun, bukannya diburu apalagi dibunuh.

“Segera laporkan karena ada call center TNKS dan BKSDA,” katanya. (kjcom)


Tag : #Harimau #BKSDA #Kerinci



Berita Terbaru

 

Senin, 25 Maret 2019 18:13 WIB

Ikut Nyaleg, Ayu Wahyuni Ingin Perempuan Punya Kualitas dan Daya Hidup


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Muda, ramah, murah senyum dan bersahaja, itulah kesan yang terlihat ketika bertemu muka dengan Ayu Wahyuni S.Sos, salah satu

 

Senin, 25 Maret 2019 17:26 WIB

Petugas Damkar Sarolangun Pamerkan Kebolehan Padamkan Api


Kajanglako.com, Sarolangun - Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Senin pagi, menggelar apel kegiatan Hari Ulang Tahun Ke-100 Pemadam Kebakaran di Lapangan

 

Senin, 25 Maret 2019 17:25 WIB

Bawaslu Sarolangun Tolak Gugatan Saihu Cs


Kajanglako.com, Sarolangun - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sarolangun  menggelar sidang ajudikasi 5 Anggota DPRD Sarolangun yang dicoret dari

 

Senin, 25 Maret 2019 16:12 WIB

Serahkan SK CPNS Merangin, Al Haris: Paling Cepat Pindah 11 Tahun Mengabdi


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Al Haris menyerahkan Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 247 orang yang dinyatakan lulus

 

Senin, 25 Maret 2019 16:11 WIB

Disnakertrans Bungo Rekrut ABK Kapal Pesiar, Ini Syarat-syaratnya


Kajanglako.com, Bungo - Dinas Nakertrans Bungo memberikan kesempatan bagi pencari kerja yang ada di Kabupaten Bungo. Mengajak untuk bergabung di PT Vanda