Selasa, 16 Oktober 2018


Jumat, 08 Juni 2018 21:40 WIB

Harimau Tidur-tiduran di Aspal Gegerkan Warga Renah Pemetik Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah Peristiwa

Ilustrasi Harimau Kerinci, foto: suarakerinci.com

Kajanglako.com, Jambi – Pasca kejadian warga dicakar Harimau beberapa waktu lalu, warga Desa Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, kembali dihebohkan dengan ditemukannya Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal.

Penemuan Harimau pada Kamis (7/6) malam tersebut dibenarkan Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Rahmat Saleh.



“Sudah dihalau masuk ke TNKS,” katanya saat dikonfirmasi kajanglako.com, Jumat (8/6) malam.

“Yang menghalau petugas gabungan dari BKSDA dan Balai TNKS serta juga masyarakat,” katanya lagi.

Dari informasi pertama dan terakhir yang didapat pihaknya, Harimau tersebut tidur-tiduran di jalan aspal sekitar 3 hingga 4 jam lamanya.

“Sekitar sore hingga jam 8 malam, wilayah itu merupakan masih wilayah ekosistemnya, hanya berjarak 3-4 kilometer dari APL,” kata Rahmat.

Ia mengatakan, Harimau yang tidur-tiduran di jalan aspal tersebut merupakan indukan, serta individu yang berbeda dengan Harimau yang mencakar warga beberapa waktu lalu.

“Yang mencakar warga masih anakan, masih remaja, itu hanya cakaran di belakang tidak ada gigitan,” kata Rahmat

Dikatakannya, penampakan Harimau di Renah Pemetik merupakan cerita ketiga, pertama menerkam anjing, kedua mencakar punggung masyarakat dan ketiga tidur-tiduran di jalan.

“Saat ini kita terus melakukan pemantauan, sudah dibentuk piket, tapi ini tidak juga memecahkan masalah, perlu dicarikan solusi bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat,” katanya

Ia pun menghimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga habitat Harimau, karena Harimau menurutnya tidak memiliki insting untuk membunuh manusia.

“Yang jelas harimau itu sebagai mahluk ciptaan tuhan, kita juga diwajibkan sebagai khalifah untuk menjaga ciptaan tuhan, dia diciptakan bukan untuk memburu manusia, insting dia bukan untuk membunuh manusia,” katanya.

Dia juga meminta warga untuk melaporkan jika melihat harimau masuk ke pemukiman atau berkeliaran di kebun, bukannya diburu apalagi dibunuh.

“Segera laporkan karena ada call center TNKS dan BKSDA,” katanya. (kjcom)


Tag : #Harimau #BKSDA #Kerinci



Berita Terbaru

 

Selasa, 16 Oktober 2018 09:43 WIB

Bagi yang Lolos Seleksi CPNS 2018, Ini Gaji yang Kamu Terima


Kajanglako.com - Tahun 2018 ini, Pemerintah telah resmi membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Baik untuk Kementerian, Lembaga dan Pemerintah

 

Karya
Selasa, 16 Oktober 2018 09:02 WIB

Seputar 'Sang Nabi' Kahlil Gibran


Oleh: Widodo* Beberapa hari lalu, saya mengunjungi Gramedia Jambi. Dan saya terkejut. Di antara koleksi pustaka sastranya yang minimalis, ternyata toko

 

Selasa, 16 Oktober 2018 08:06 WIB

5 Tahun Berturut Tak Diraih, Pemkab Sarolangun Bertekad Rebut Kembali Adipura


Kajanglako.com, Sarolangun - Sudah 5 tahun Kabupaten Sarolangun tak lagi diganjar sebagai kota bersih, untuk itu Pemerintah Kabupaten kembali menargetkan

 

Selasa, 16 Oktober 2018 07:45 WIB

Menuju 10 Besar, Nilai Tes Calon Anggota KPU Akan Diakumulasi


Kajanglako.com, Jambi - Sistem penilaian berbeda dari seleksi-seleksi sebelumnya dilakukan dalam seleksi Calon Anggota KPU 4 Kabupaten/Kota di Provinsi

 

Pencurian Ternak
Senin, 15 Oktober 2018 22:18 WIB

Polisi Tangkap Kawanan Spesialis Pencuri dan Penjagal Ternak Sapi


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Empat pelaku spesialis pencuri ternak sapi, tak berkutik saat ditangkap Polsek Pengabuan. Kawanan pelaku ditangkap