Minggu, 26 Mei 2019


Selasa, 05 Juni 2018 06:10 WIB

Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

Reporter : Rudi Saputra
Kategori : Inforial

Konferensi pers bertempat di Aula Kantor BPJS Kesehatan Provinsi Jambi/ Foto: Rudi

Kajanglako.con, Jambi - BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada H-8 hingga H+8 atau tanggal 7 hingga 23 Juni. Jaminan Pelayanan Kesehatan selama hari libur Idul Fitri 1439 H tahun 2018 tetap akan memberikan fasilitas kesehatan.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi, Elshe Theresia saat konferensi pers bertempat di Aula Kantor BPJS Kesehatan, Senin (4/6).



Dikatakannya, untuk peserta JKN-KIS yang mudik, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota bisa memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

"Prinsip portabilitas pada Program JKN-KIS bisa dirasakan saat-saat mudik lebaran, sesuai dengan peraturan perundangan, peserta yang berada di luar kota dan tidak menetap dalam jangka waktu lama dapat mengakses pelayanan kesehatan di FKTP, walaupun peserta itu tidak terdaftar di FKTP tersebut. Hal tersebut juga sudah menjadi bagian dari perjanjian kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Faskes, dan Faskes tidak diperkenankan menarik biaya tambahan," kata Elshe Theresia.

Elshe menambahkan, kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP non Puskesmas (Klinik Pertama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta yang membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

"Pada keadaan kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS. Selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka akan dijamin dan dilayani serta Fasilitas Kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta," kata Elshe.

Elshe menghimbau kepada seluruh peserta JKN-KIS yang sedang mudik untuk selalu membawa Kartu JKN-KIS.

"Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif. Karena itu mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran, dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaan selalu aktif," kata Elshe.

Elshe menjelaskan, untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN.

"Dalam Mobile JKN peserta juga dapat melihat daftar fasilitas kesehatan terdekat yang bisa dikunjungi saat membutuhkan pelayanan kesehatan," kata Elshe. (kjcom)


Tag : #BPJS Kesehatan #Mudik Lebaran



Berita Terbaru

 

Aksi 22 Mei
Sabtu, 25 Mei 2019 14:39 WIB

Sembilan Anggota Polda Jambi Terluka di Aksi 22 Mei 2019


Sembilan Anggota Polda Jambi Terluka di Aksi 22 Mei 2019 Kajanglako.com, Jambi - Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis As, mengatakan sebanyak 600 personel Polri

 

Sabtu, 25 Mei 2019 14:32 WIB

Buka Puasa Bersama, Gubernur dan Kapolda Jambi Singgung Situasi Jambi Pasca Aksi 22 Mei


Buka Puasa Bersama, Gubernur dan Kapolda Jambi Singgung Situasi Jambi Pasca Aksi 22 Mei Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, usai Buka

 

Gema Ramadhan
Sabtu, 25 Mei 2019 14:25 WIB

Masuki Pekan Ketiga Ramadhan, Haris Safari ke Desa Tanjung Putus


Masuki Pekan Ketiga Ramadhan, Haris Safari ke Desa Tanjung Putus Kajanglako.com, Merangin – Memasuki pekan ketiga ramadhan, Bupati Merangin, Al Haris

 

Budidaya Lele
Sabtu, 25 Mei 2019 14:21 WIB

Tak Seperti yang Lain, Budidaya Lele Sumber Belum Pernah Dapat Bantuan Pemerintah


Tak Seperti yang Lain, Budidaya Lele Sumber Belum Pernah Dapat Bantuan Pemerintah Kajanglako.com, Tanjabtim -  Sumber (40), seorang warga Desa Sidomukti

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 25 Mei 2019 10:39 WIB

Labu Kering Beranyam Rotam


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Selain bercocok-tanam, beberapa orang warga Talang Berboenga bekerja menempa besi: mereka terutama membuat