Kamis, 14 Desember 2017
Pencarian


Kamis, 28 September 2017 14:34 WIB

Acara-Acara Menarik Kampung Buku Jogja 2017

Reporter :
Kategori : Zona

Setelah sukses menggelar Kampung Buku Jogja (KBJ) dua tahun sebelumnya, panitia Kampung Buku Jogja 2017 akan menggelar acara ini kembali untuk ketiga kalinya pada 4-8 Oktober mendatang.

Bertempat di lokasi yang sama, (Taman Kearifan - Kawasan Lembah - Food Park Universitas Gajah Mada), acara yang pada tahun-tahun sebelumnya diadakan hanya tiga hari ini, diperpanjang menjadi lima hari.



Meskipun membawa nama identitas Jogja, tapi KBJ tidak semata diperuntukkan bagi orang Jogja saja. Banyak penerbit dan pekerja buku datang dari luar kota. Beberapa penerbit seperti Kentja dari Jawa Barat, Marjin Kiri, Komunitas Bambu dari Jakarta, Ultimus dari Bandung akan hadir membawa buku mereka untuk dipamerkan. Sementara di Jogja sendiri, penerbit-penerbit besar seperti Resist, Insist, Galang Press, Ombak, Shira Media, Imortal dan Toko Buku Togamas akan hadir juga. Penerbit-pernerbit Indie seperti Kendi, Papyrus, Mata Bangsa, Indie Book Corner, Gading, Oak, Circa, Ganding, Buku Mojok, Octopus, dan puluhan penerbit indie lainnya sudah menyiapkan buku-buku mereka spesial utuk Kampung Buku Jogja 2017.

Arif Doelz, selaku Kepala Dukuh KBJ, mengatakan Kampung Buku Jogja diadakan bukan hanya semata untuk forum jual beli buku, tetapi juga kita rayakan dan presiasi setinggi mungkin.

Untuk mendukung rencana tersebut, lanjutnya, KBJ mengundang beberapa penggiat buku, sastrawan, pemerhati media, budayawan dan intelektual untuk berbagi wacana, sebagaimana tercermin dalam tema KBJ 2017, yaitu Literasi dan Pasar Buku.

Acara harian KBJ akan diisi oleh beberapa nama seperti Seno Gumira Ajidarma, Max Lane, Baskara T Wardaya, Nezar Patria, Shindunata, Saut Situmorang, Yusuf Dalipin, Nuran Wibisono, Arman Dhani, Indrian Koto, Gunawan Maryanto, Afrizal Malna, Hairus Salim, Landung Simatupang, Muhidin M. Dahlan, dan nama-nama lainnya.  

Para pembicara akan membawakan materi-materi yang beragam, mulai dari sastra dan jurnalisme, jurnalisme dan media digital, literasi kebangsaan, bedah buku musik, novel, buku wacana, sampai buku tentang sepak bola. Acara akan dikemas secara interaktif sehingga memungkinkan para peserta datang dan berinteraksi pada setiap acaranya.

Selain itu, acara juga akan diisi oleh pembacaan puisi, musik-musik indie Jogja serta penyerahan penghargaan bagi salah satu pekerja literasi yang dianggap memiliki sumbangsih dan pengabdian besar pada dunia perbukuan Indonesia.

 

Informasi lebih lanjut tentang perhelatan Kampung Buku Jogja 2017, bisa tuan dan puan baca di link berikut ini : https://drive.google.com/file/d/0B0fDSMZ8RuMlMGtXaDk3QTlRQW8/view

 

 


Tag : #literasi #buku #pasar #jogja



Berita Terbaru

 

OTT KPK di Jambi
Rabu, 13 Desember 2017 22:00 WIB

Zoerman Tak Penuhi Panggilan, KPK Belum Terima Alasannya


Kajanglako.com, Jambi - 2 dari 4 Pimpinan DPRD Provinsi Jambi, tidak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi 4 tersangka kasus suap RAPBD Provinsi Jambi 2018,

 

OTT KPK di Jambi
Rabu, 13 Desember 2017 21:32 WIB

Info Terbaru KPK: Penyidik Dalami Keterlibatan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Jakarta - KPK merilis info terbaru terkait kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2018.  Jubir KPK Febri Diansyah menyebut,

 

OTT KPK di Jambi
Rabu, 13 Desember 2017 20:55 WIB

Keluar dari Gedung KPK, Syahbandar: Asal Kooperatif Insya Allah Nyaman


Kajanglako.com, Jakarta - Dua pimpinan DPRD Provinsi Jambi, Chumaidi Zaidi dan Syahbandar diperiksa KPK sebagai saksi hari ini. Keduanya menjalani pemeriksaan

 

Rabu, 13 Desember 2017 19:43 WIB

Rencana Pembangunan Mini GOR di Pemayung Bakal Tertunda


Kajanglako.com, Batanghari – Pemerintah Kabupaten Batanghari berencana akan membangun mini GOR di Kecamatan Pemayung pada 2018 mendatang. Namun,

 

Rabu, 13 Desember 2017 18:59 WIB

Dinilai Lamban, Pencairan Santunan Kematian Dikeluhkan Warga


Kajanglako.com, Batanghari - Anggota DPRD Kabupaten Batanghari A Butsiyantoni, mengaku telah menerima sejumlah laporan warga terkait santunan kematian