Senin, 20 Agustus 2018


Kamis, 24 Mei 2018 10:41 WIB

Jalan Bertemu Allah dan Bidadari

Reporter :
Kategori : Sudut

ilustrasi. menolak terorisme. sumber: twiterr tonimalakan

Oleh: Husein Muhummad*

Satu keluarga yang hampir saban hari hadir di masjid dan tampil bak orang baik hati, saleh dan religius, akhirnya meledakkan bom bunuh diri di depan rumah ibadah umat Kristiani di Surabaya (13/05/2018). Tubuh mereka hancur lebur berantakan.



Konon aksi itu disebut oleh para pengagumnya sebagai "istisyhad", ingin menjadi "syahid" (pahlawan, martir). Mereka menolak sebutan "intihar" (bunuh diri). Karena mereka tahu intihar itu dosa besar dan masuk neraka. Sedangkan istisyhad dijamin masuk surga langsung tanpa melalui proses pemeriksaan amal (bi ghair hisab).

Keluarga itu tampaknya sangat yakin bahwa "istisyhad" itulah cara tercepat dan terbaik untuk masuk surga dan kelak akan berada di samping Tuhan. Mereka juga yakin mati dengan cara itu kelak akan mengantarkannya bertemu dan berkumpul dengan para bidadari dan "bidadara-bidadara" yang ganteng-ganteng dan perkasa-perkasa.

Al-Qur'an menggambarkan para bidadari ini: "Hurin 'In. Ka Amtsal Lu'lu al-Maknun" (Perempuan-perempuan yang bermata tajam nan lebar. Kebeningan dan keanggunannya bagaikan mutiara yang tersimpan). Kata orang "tatapan mata bidadari itu bersinar yang dapat menembus dan menggetarkan jantung yang ditatapnya". Agaknya mereka sangat merindukan perjumpaan itu.

Para ahli agama dari semua agama dan berjuta-juta orang yang berpikiran sehat tidak mengerti akan keyakinan ini. Akal pikiran waras menjadi buntu. Menurut mereka bom bunuh itu merupakan sikap dan ekspresi putus asa para pelakunya menghadapi kehidupan ini. Para pelaku itu tidak bersyukur atas karunia Allah yang berlimpah-ruah itu. Mereka "kafir", mengingkari nikmat Allah.

Bertolak belakang dari pandangan mereka, para bijakbestari dan para ulama besar mengajarkan kepada kita tentang jalan yang terbaik, dan yang termudah menuju Allah. Jalan itu ialah memberikan kegembiraan kepada orang lain.

Sufi besar Abu Sa’id Ibn Abi al-Khair (wafat 1049) ditanya para santrinya: “Ada berapakah jalan manusia menuju Tuhan?, dia menjawab:

“Menurut sebuah riwayat, ada seribu jalan, menurut riwayat yang lain, jalan itu sebanyak partikel atom yang ada di alam semesta ini, tetapi jalan yang terpendek, terbaik dan termudah menuju Dia (Allah-red) adalah memberi kenyamanan kepada orang lain. Aku sendiri menempuh jalan ini dan aku berpesan kalian semua menempuh jalan ini juga”. (Asrar al Tauhid fi Maqaamaat Abi Sa’id, h. 327).

* K.H. Husein Muhammad, lahir di Cirebon, 9 Mei 1953. Setelah menyelesaikan pendidikan di Pesantren Lirboyo, Kediri, tahun 1973 melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Ilmu al-Qur-an (PTIQ) Jakarta. Tamat tahun 1980. Kemudian melanjutkan belajar ke Al-Azhar, Kairo, Mesir. Di tempat ini ia mengaji secara individual pada sejumlah ulama Al-Azhar. Kembali ke Indonesia tahun 1983 dan menjadi salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Dar al-Tauhid, yang didirikan kakeknya tahun 1933 sampai sekarang. Karya tulisnya tersebar di toko-toko buku besar di tanah air. Tulisan ini semula diunggah penulis di laman fb pribadi pada 19 Mei 2018. Pemuatan oleh redaksi atas seizin penulis.


Tag : #Dukacita Bom Surabaya #Mengutuk Terorisme #Jalan Kedamaian Menuju Tuhan #Terorisme #Surga dan Bidadari



Berita Terbaru

 

Senin, 20 Agustus 2018 01:41 WIB

Sempat Kabur, Polisi Ringkus Istri yang Bunuh Suami dengan Sadis


Kajanglako.com, Bungo - Jajaran Polres Bungo berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis, yang diduga dilakukan oleh istri terhadap suaminya sendiri. Di

 

Senin, 20 Agustus 2018 01:27 WIB

Kesal Kerap Dimarahi, Istri Habisi Nyawa Suami dengan Sebilah Kayu


Kajanglako.com, Bungo - Seorang istri di Dusun Sungai Mengkuang RT 5 Kampung Pal 8, Kecamatan Rimbo Tengah, nekat menghabisi nyawa suaminya sendiri dengan

 

Jelang Pilpres 2019
Minggu, 19 Agustus 2018 22:58 WIB

Diketuai Filius Chandra, Gerakan Nasional Cinta Prabowo Provinsi Jambi Terbentuk


Kajanglako.com, Jambi – Gerakan Nasional Cinta Prabowo atau GNCP Provinsi Jambi resmi terbentuk. Terpilih sebagai Ketua GNCP Provinsi Jambi, yakni

 

HUT ke-73 RI
Minggu, 19 Agustus 2018 21:41 WIB

Serunya Lomba Pacu Perahu di Desa Mendalo Laut, Ada Kategori untuk Ibu-ibu


Kajanglako.com, Muarojambi - Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Mendalo Laut mengadakan lomba pacu perahu tradisional

 

HUT ke-73 RI
Minggu, 19 Agustus 2018 21:25 WIB

Bupati Syahirsah Saksikan Atraksi Pawai Kebudayaan


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Ir Syahirsah Sy, beserta istri menyaksikan langsung pawai kebudayaan. Terlihat ribuan masyarakat Batanghari