Rabu, 18 Juli 2018


Rabu, 27 September 2017 11:42 WIB

17 Rekanan di Deadline Kembalikan Uang Rp 4,2 Miliar

Reporter : Muhammad Yunus
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi, foto: istimewa

Kajanglako.com, Sarolangun – Belasan rekanan Pemkab Sarolangun masih menunggak pengembalian uang kekurangan volume pengerjaan proyek tahun anggaran 2016 di Dinas Pekerjaan Umum. Dari hasil temuan BPK Perwakilan Provinsi Jambi, uang temuan yang harus dikembalikan sekitar Rp 4,2 miliar.

Kasi Datun Kejari Sarolangun, Yudi menyebutkan, ada 17 rekanan yang akan mereka panggil dalam waktu dekat ini terkait pengembalian uang temuan BPK tersebut.



“Kami menunggu para rekanan pengusaha untuk menyelesaikannya sampai ambang batas akhir bulan Desember 2017, harapan kami semoga persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak ada persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Yudi. (kjcom)

Adapun masing-masing nilai kekurangan volume pengerjaan 17 proyek di Dinas PU Sarolangun tersebut sebagai berikut:

- Pengaspalan Jalan Pasar Simpang Raya-simpang Koni jumlah kekurangan volume Rp 17.616.945

- Peningkatan Jalan Terminal Angdes Kec. Singkut jumlah kekurangan volume Rp 26.909.859

- Pengaspalan Jalan Sumber Agung-Sumber Sari Deda Sei Merah dan Jalan Singkut VII Blok C Mekar Sari dengan jumlah kekurangan volume Rp 162.226.738

- Peningkatan Jalan Perdamian-Suka Damai jumlah kekurangan volume Rp 92.395.392

- Pengaspalan Jalan Selasih Permai, Jalan Perum Villa Langun ke Beringin Sari, Jalan Desa Bernai, Jalan Gunung Kembang, dan Jalan depan LP Sarolangun jumlah kekurangan volume Rp 83.574.090.67

- Pengaspalan Jalan Pasar Singkut-Bukit Muraun kekurangan volume Rp 462.214.907

- Peningkatan Jalan Pangkal Bulian-Kasang Melintang kekurangan volume Rp 79.579.233

- Pekerjaan Paket 5 dengan jumlah kekurangan volume Rp 75.690.952

- Pengaspalan Jalan Payo Lebar-TSM jumlah kekurangan volume Rp 71.229.231

- Pengaspalan Jalan Poros simpang Lintas Singkut 7-Desa Batu Putih-Pematang Kulim kekurang volume Rp 81.626.995

- Pengaspalan Jalan Siliwangi-Sungai Gedang Kec Singkut jumlah kekurangan volume Rp 125.991.836

- Pengaspalan Jalan Pulau Pandan-Panca Karya jumlah kekurangan volume Rp 769.353.552

- Pekerjaan rigit beton Panca Karya-Maribung kekurangan volume Rp 257.035.460

- Peningkatanan Jalan Lubuk Sepuh-Pematang Kulim Kec. Pelawan jumlah kekurangan volume Rp 45.144.434

- Pengaspalan Jalan Merati Baru-Jati Baru-Jernang Baru Kec. Mandiangin jumlah kekurangan volume Rp 1.185.513.455 dan ditambah denda keterlambatan Rp 182.806.215

- Pengaspalan Jalan Gurun Baru-Sungai Butang Kec. Mandiangin jumlah kekurangan volume Rp 293.301.352  dan ditambah denda keterlambatan Rp 730.977

- Pembangunan Jembatan Batang Rebah dengan kekurangan volume Rp 23.396.577


Tag : #Temuan BPK #Sarolangun #Rekanan #Kejari Sarolangun



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Rabu, 18 Juli 2018 11:48 WIB

Ini Bacaleg Golkar yang Berpotensi Dulang Suara di Kota Jambi


Kajanglako.com, Kota Jambi - Golkar Kota Jambi optimis akan meraih maksimal di Pemilu 2019, mereka menargetkan 7 hingga 8 kursi di DPRD Kota Jambi.    Pengurus

 

Pemilu 2019
Rabu, 18 Juli 2018 11:15 WIB

Jumlah Bacaleg yang Terdaftar di KPU Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Proses penerimaan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Pemilu 2019 untuk DPRD Provinsi Jambi, telah rampung dilaksanakan

 

Rabu, 18 Juli 2018 09:09 WIB

Pertanyakan Akuisisi Pertagas oleh PGN, Ihsan: Apa Urgensinya?


Kajanglako.com, Jakarta - Selasa, 17 Juli 2018, Komisi VI DPR RI melanjutkan rangkaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mitra komisi. Kali ini RDP berlangsung

 

Pemilu 2019
Rabu, 18 Juli 2018 03:49 WIB

Ini Dasar KPU Bungo Tolak Berkas Partai Garuda Hingga Tereleminasi


Kajanglako.com, Bungo - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bungo menolak berkas pendaftaran Bacaleg dari Partai Garuda. Penolakan tersebut disebabkan masih

 

Pemilu 2019
Rabu, 18 Juli 2018 03:42 WIB

Hari Terakhir Pendaftaran di KPU Bungo, Bacaleg Partai Garuda Tereleminasi


Kajanglako.com, Bungo - Banyak partai politik di Kabupaten Bungo memilih mendaftarkan bakal calon legislatifnya pada akhir waktu. Padahal tidak ada