Selasa, 24 April 2018


Rabu, 27 September 2017 11:42 WIB

17 Rekanan di Deadline Kembalikan Uang Rp 4,2 Miliar

Reporter : Muhammad Yunus
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi, foto: istimewa

Kajanglako.com, Sarolangun – Belasan rekanan Pemkab Sarolangun masih menunggak pengembalian uang kekurangan volume pengerjaan proyek tahun anggaran 2016 di Dinas Pekerjaan Umum. Dari hasil temuan BPK Perwakilan Provinsi Jambi, uang temuan yang harus dikembalikan sekitar Rp 4,2 miliar.

Kasi Datun Kejari Sarolangun, Yudi menyebutkan, ada 17 rekanan yang akan mereka panggil dalam waktu dekat ini terkait pengembalian uang temuan BPK tersebut.



“Kami menunggu para rekanan pengusaha untuk menyelesaikannya sampai ambang batas akhir bulan Desember 2017, harapan kami semoga persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak ada persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Yudi. (kjcom)

Adapun masing-masing nilai kekurangan volume pengerjaan 17 proyek di Dinas PU Sarolangun tersebut sebagai berikut:

- Pengaspalan Jalan Pasar Simpang Raya-simpang Koni jumlah kekurangan volume Rp 17.616.945

- Peningkatan Jalan Terminal Angdes Kec. Singkut jumlah kekurangan volume Rp 26.909.859

- Pengaspalan Jalan Sumber Agung-Sumber Sari Deda Sei Merah dan Jalan Singkut VII Blok C Mekar Sari dengan jumlah kekurangan volume Rp 162.226.738

- Peningkatan Jalan Perdamian-Suka Damai jumlah kekurangan volume Rp 92.395.392

- Pengaspalan Jalan Selasih Permai, Jalan Perum Villa Langun ke Beringin Sari, Jalan Desa Bernai, Jalan Gunung Kembang, dan Jalan depan LP Sarolangun jumlah kekurangan volume Rp 83.574.090.67

- Pengaspalan Jalan Pasar Singkut-Bukit Muraun kekurangan volume Rp 462.214.907

- Peningkatan Jalan Pangkal Bulian-Kasang Melintang kekurangan volume Rp 79.579.233

- Pekerjaan Paket 5 dengan jumlah kekurangan volume Rp 75.690.952

- Pengaspalan Jalan Payo Lebar-TSM jumlah kekurangan volume Rp 71.229.231

- Pengaspalan Jalan Poros simpang Lintas Singkut 7-Desa Batu Putih-Pematang Kulim kekurang volume Rp 81.626.995

- Pengaspalan Jalan Siliwangi-Sungai Gedang Kec Singkut jumlah kekurangan volume Rp 125.991.836

- Pengaspalan Jalan Pulau Pandan-Panca Karya jumlah kekurangan volume Rp 769.353.552

- Pekerjaan rigit beton Panca Karya-Maribung kekurangan volume Rp 257.035.460

- Peningkatanan Jalan Lubuk Sepuh-Pematang Kulim Kec. Pelawan jumlah kekurangan volume Rp 45.144.434

- Pengaspalan Jalan Merati Baru-Jati Baru-Jernang Baru Kec. Mandiangin jumlah kekurangan volume Rp 1.185.513.455 dan ditambah denda keterlambatan Rp 182.806.215

- Pengaspalan Jalan Gurun Baru-Sungai Butang Kec. Mandiangin jumlah kekurangan volume Rp 293.301.352  dan ditambah denda keterlambatan Rp 730.977

- Pembangunan Jembatan Batang Rebah dengan kekurangan volume Rp 23.396.577


Tag : #Temuan BPK #Sarolangun #Rekanan #Kejari Sarolangun



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Senin, 23 April 2018 23:09 WIB

Polemik Teriakan '2019 Ganti Presiden', Chumaidi Bela Gerindra Tapi Salahkan KPU


Kajanglako.com, Jambi – PDIP Jambi telah melaporkan KPU Provinsi terkait polemik teriakan “2019 Ganti Presiden”, dalam penampilan parodi

 

Senin, 23 April 2018 21:55 WIB

Warga Kembali Temukan Mayat Mengapung di Sungai Batang Tebo


Kajanglako.com, Bungo - Mayat pria tanpa identitas ditemukan warga mengambang pinggir Sungai Batang Tebo di Lubuk Kumbang, Dusun Peninjau, Kecamatan Bathin

 

Pemilu 2019
Senin, 23 April 2018 21:05 WIB

PDIP Laporkan KPU dan Gerindra ke Bawaslu Terkait Teriakan '2019 Ganti Presiden'


Kajanglako.com, Jambi – Teriakan “2019 Ganti Presiden” di acara Pagelaran Seni Pemilu yang diadakan KPU Provinsi Jambi di lapangan kantor

 

Senin, 23 April 2018 20:52 WIB

Coffe Morning Bersama Forkompinda, Fachrori: Silaturahmi Perkuat Sinergitas


Kajanglako.com, Jambi - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum mengungkapkan pertemuan bersama Forkompida dilaksanakan

 

Kesenjangan Sosial
Senin, 23 April 2018 20:25 WIB

Bantuan Beras Sejahtera Belum Sentuh Warga SAD


Kajanglako.com, Merangin - Program Raskin atau Beras Sejahtera (Rastra) di Merangin, ternyata belum menyentuh warga Suku Anak Dalam (SAD). Beras gratis