Minggu, 16 Desember 2018


Selasa, 15 Mei 2018 20:24 WIB

Ini Hasil Hisab Rukyah Kanwil Kemenag Jambi Terkait Penetapan Ramadhan

Reporter : Rudi Saputra
Kategori : Berita

Rukyatul Hilal (melihat bulan baru), dari Puncak Hotel O Duo Weston. (Foto:Kajanglako/Rudi Saputra)

Kajanglako.com, Jambi - Penetapan Awal Ramadhan rencananya akan diputuskan hari ini. Sebelum itu, di berbagai daerah di Indonesia, Selasa Sore (15/5), melakukan Rukyatul Hilal penetapan awal Ramadhan.

Termasuk di Jambi, melalui Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jambi, ikut melaksanakan Rukyatul Hilal (melihat bulan baru) dari Puncak Hotel O Duo Weston. 



Dikatakan Hafidz, Tim Hisab Rukyat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, seharusnya melihat data Hisab Sistem Ephemeris sebelum dilakukan Rukyatul Hilal, dua persyaratan utama yaitu jarak ijtima' dan tinggi hilal tidak terpenuhi sementara posisi hilal dengan persyaratan matahari terbenam telah melebihi dari minimal 3 derajat yang dipersyaratkan, namun persyaratan ketiga ini sering diabaikan bila dua persyaratan utama tidak terpenuhi.

"Sehingga dapat diprediksi atau berpeluang besar jumlah hari pada bulan Sya'ban tahun 1439 H ini akan digenapkan menjadi 30 hari, namun demikian keputusan akhir tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama RI," kata Hafidz.

Dari pengamatan Tim Hisab Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, dapat dipastikan untuk Sya'ban akan digenapkan, hal ini disampaikan oleh Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Jambi, H Muhammad.  

"Berdasarkan dari kami melihat ternyata tidak melihat hilal, tapi tidak menutup kemungkinan karena ini semua di seluruh Provinsi melakukan hal yang sama hampir di semua titik, sebentar lagi akan dilaporkan ke pusat sebagai bahan untuk pertimbangan ketika sidang isbat menjadi penentuan Ramadhan, sebenarnya kapan kita mulai Ramadhan itu nanti kan keputusan sidang isbat yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Agama," kata Muhammad. 

Di Jambi, kata Muhammad, tidak terlihat hilal karena cuaca, memang posisi hilal itu kalau tidak salah pada posisi masih min (-) padahal standar minimal itu 2 derajat dan hari ini min (-).

Untuk diketahui, sejajarnya matahari dan bulan hari ini jam 19.03 WIB, jadi setelah dihitung hilal berada di bawah ufuk minus 0 derajat 4 menit 43 detik, sementara juga antara posisi matahari dan hilal kurang dari 3 derajat. Oleh karena itu, secara hisab tiga persyaratan dari hisab tiga perkara pemerintah tidak terpenuhi. (kjcom)


Tag : #Ramadhan #Bulan Puasa #Penetapan Puasa #Ru'yatul Hilal (melihat bulan baru)



Berita Terbaru

 

AJO Indonesia
Minggu, 16 Desember 2018 10:03 WIB

Menuju Rapimnas 2019, AJO Indonesia Siap Masuk Industri Digital 4.0


Kajanglako.com, Jakarta - Perwakilan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se Indonesia Hadir di kantor pusat DPP AJO Indonesia di bilangan

 

Minggu, 16 Desember 2018 08:31 WIB

Festival Kemah Kepemimpinan Pelajar SMA, Fachrori: Upaya Membangun Karakter Pelajar


Kajanglako.com, Jambi - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengapresiasi pembekalan kepemimpinan yang dilaksanakan oleh Pramuka. Dikatakan

 

Sabtu, 15 Desember 2018 15:32 WIB

PMII Bungo Donasikan Bantuan ke Anita Riana Pengidap Kanker Payudara


Kajanglako.com, Bungo – Sebagai bentuk kepedulian melihat kondisi Anita Riana, Warga Kecamatan Pelayang yang menderita kanker payudara, PC PMII Bungo

 

Sabtu, 15 Desember 2018 15:20 WIB

Jurnalis di Jambi Ikuti Google News Initiative Training Network


Kajanglako.com, Jambi - Sebanyak 25 Jurnalis di Jambi mengikuti pelatihan Google News Initiative Training Network yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen

 

Sabtu, 15 Desember 2018 15:01 WIB

Humas EBN: Haram Hukumnya PKL Jualan di Angsoduo Baru


Kajanglako,com. Jambi - Pasca direlokasi pedagang Angsoduo lama ke Pasar Angsoduo baru pada 11 November 2018 lalu, kini aktivitas dan operasional Angsoduo