Selasa, 22 Mei 2018


Selasa, 15 Mei 2018 19:44 WIB

Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri, Fachrori: Mari Bersatu Lawan Terorisme

Reporter : Rudi Saputra
Kategori : Berita Hukrim

Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar/ foto: Rudi

Kajanglako.com, Jambi - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di 3 gereja di Surabaya dan Mapoltabes Surabaya menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat indonesia. Aksi yang tidak berprikemanusiaan ini mendapatkan kecaman luas dari masyarakat.

Berbagai elemen masyarakat mengutuk keras aksi terorisme yang menimbulkan banyak korban jiwa ini, seperti yang disampaikan Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Alumni Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)



Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar usai membuka Rakor Persiapan Pilkada, Selasa (15/5), di rumah dinas Gubernur Jambi, mengatakan sangat menyesali dengan adanya aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa timur. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat Jambi untuk bersatu agar hal serupa tidak terjadi di Provinsi Jambi.

"Saya turut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di Surabaya, untuk masyarakat Provinsi Jambi, mari bersatu untuk melawan aksi terorisme,” kata Fachrori.

Hal senada juga disampaikan Ketua PA GMNI Jambi, Nyoman Rai mengatakan, Ia turut berbelasungkawa atas korban yang jatuh atas ulah terorisme, menurut Nyoman, tindakan terorisme merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan.

"Aksi terorisme merusak tatanan harmoni bangsa, aksi radikalisme seperti ini tidak mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila," kata Nyoman.

Nyoman melanjutkan, pemerintah harus mengambil langkah tegas terhadap persoalan terorisme dan radikalisme, menurutnya aparat harus membongkar pelaku teror sampai ke akar-akarnya.

"Pemerintah harus mampu mengatasi persoalan ini, terorisme dan radikalisme tidak dapat hidup di Indonesia," kata Nyoman.

Mantan Ketua GMNI Jambi ini menambahkan masyarakat tidak perlu terprovokasi terkait persoalan ini, menurutnya, masyarakat harus bersatu sebagai sebuah bangsa penuh nilai toleransi.

"Indoenesia penuh dengan toleransi, sudah sepatutnya tindakan terorisme dan radikalisme tidak bisa hidup di Indonesia," kata Nyoman. (kjcom)


Tag : #Terorisme #Fachrori Umar #Radikalisme #Jambi



Berita Terbaru

 

Selasa, 22 Mei 2018 17:25 WIB

Terseret Kasus Penyelewengan Dana Desa, Kades Mudo Ditahan Kejari


Kajanglako.com, Merangin - Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin melakukan penahanan terhadap dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa untuk

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 17:18 WIB

Dua Anggota Polsek Marosebo Korban Pembacokan Masih Dirawat di RS Bhayangkara


Kajanglako.com, Jambi - Dua personel kepolisian anggota Polsek Marosebo yang menjadi korban penyerangan dan pembacokan orang tak dikenal, masih mendapat

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 17:03 WIB

Pelaku Penyerangan Polsek Marosebo Berhasil Ditangkap


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Polisi berhasil menangkap pelaku penyerangan Polsek Marosebo, Muaro Jambi, setelah melakukan penyerangan dan melukai

 

Kasus Gratifikasi Zola
Selasa, 22 Mei 2018 16:50 WIB

Sherin Tharia Ditanyai KPK Soal Uang Gratifikasi yang Telah Menjadi Aset


Kajanglako.com, Jakarta – Penyidik KPK mendalami kasus gratifikasi Zola, dengan memeriksa istri Zola, Sherin Tharia, hari ini Selasa (22/5). Kabiro

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 16:40 WIB

Warga Berhamburan, Pelaku Penyerangan Polsek Marosebo Teriak Bawa BOM


Kajanglako.com, Jambi – Usai menyerang Polsek Marosebo dengan melukai dua anggota polisi serta merusak kantor Polsek, pelaku penyerangan Polsek Marosebo