Selasa, 17 Juli 2018


Selasa, 15 Mei 2018 19:44 WIB

Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri, Fachrori: Mari Bersatu Lawan Terorisme

Reporter : Rudi Saputra
Kategori : Berita Hukrim

Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar/ foto: Rudi

Kajanglako.com, Jambi - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di 3 gereja di Surabaya dan Mapoltabes Surabaya menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat indonesia. Aksi yang tidak berprikemanusiaan ini mendapatkan kecaman luas dari masyarakat.

Berbagai elemen masyarakat mengutuk keras aksi terorisme yang menimbulkan banyak korban jiwa ini, seperti yang disampaikan Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Alumni Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)



Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar usai membuka Rakor Persiapan Pilkada, Selasa (15/5), di rumah dinas Gubernur Jambi, mengatakan sangat menyesali dengan adanya aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa timur. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat Jambi untuk bersatu agar hal serupa tidak terjadi di Provinsi Jambi.

"Saya turut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di Surabaya, untuk masyarakat Provinsi Jambi, mari bersatu untuk melawan aksi terorisme,” kata Fachrori.

Hal senada juga disampaikan Ketua PA GMNI Jambi, Nyoman Rai mengatakan, Ia turut berbelasungkawa atas korban yang jatuh atas ulah terorisme, menurut Nyoman, tindakan terorisme merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan.

"Aksi terorisme merusak tatanan harmoni bangsa, aksi radikalisme seperti ini tidak mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila," kata Nyoman.

Nyoman melanjutkan, pemerintah harus mengambil langkah tegas terhadap persoalan terorisme dan radikalisme, menurutnya aparat harus membongkar pelaku teror sampai ke akar-akarnya.

"Pemerintah harus mampu mengatasi persoalan ini, terorisme dan radikalisme tidak dapat hidup di Indonesia," kata Nyoman.

Mantan Ketua GMNI Jambi ini menambahkan masyarakat tidak perlu terprovokasi terkait persoalan ini, menurutnya, masyarakat harus bersatu sebagai sebuah bangsa penuh nilai toleransi.

"Indoenesia penuh dengan toleransi, sudah sepatutnya tindakan terorisme dan radikalisme tidak bisa hidup di Indonesia," kata Nyoman. (kjcom)


Tag : #Terorisme #Fachrori Umar #Radikalisme #Jambi



Berita Terbaru

 

Pelecehan Seksual
Selasa, 17 Juli 2018 15:38 WIB

Raba Bagian Sensitif IRT, Pria Lembah Masurai Diamankan Polisi


Kajanglako.com, Merangin - JU (48) warga Durian Mukut, Kecamatan Lembah Masurai, Senin (16/7) diamankan Polsek Lembah Masurai.    JU yang kesehariannya

 

MTQ ke-48 Provinsi Jambi
Selasa, 17 Juli 2018 12:13 WIB

Antisipasi Demam Berdarah, Semua Pemondokan Kafilah Difogging


Kajanglako.com, Batanghari - Untuk mengantisipasi serangan nyamuk deman berdarah, sebelum kedatangan para kafilah MTQ tingkat Provinsi Jambi ke-48, sejumlah

 

Selasa, 17 Juli 2018 11:03 WIB

Solar Berceceran di Ujung Jalur Tiga Bangko, Sejumlah Pengendara Terjatuh


Kajanglako.com, Merangin - Nahas dialami sejumlah pengendara motor di ujung jalur tiga, kota Bangko, Selasa (17/7) pagi ini. Akibat ceceran BBM jenis solar

 

Senin, 16 Juli 2018 21:34 WIB

PAW Hasan Ibrahim Sebagai Anggota DPRD Provinsi Telah Diusulkan ke KPU


Kajanglako.com, Jambi - DPW PPP Provinsi Jambi telah mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW) Hasan Ibrahim sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi.   Dari

 

Pemilu 2019
Senin, 16 Juli 2018 21:00 WIB

Daftarkan 34 Bacaleg ke KPU Sarolangun, PPP Targetkan Kursi Ketua DPRD


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 penutupan pendaftaran Bakal Calon Legislatif, PPP merupakan partai perdana yang melakukan penyalinan softcopy