Rabu, 26 September 2018


Selasa, 15 Mei 2018 19:44 WIB

Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri, Fachrori: Mari Bersatu Lawan Terorisme

Reporter : Rudi Saputra
Kategori : Berita Hukrim

Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar/ foto: Rudi

Kajanglako.com, Jambi - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di 3 gereja di Surabaya dan Mapoltabes Surabaya menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat indonesia. Aksi yang tidak berprikemanusiaan ini mendapatkan kecaman luas dari masyarakat.

Berbagai elemen masyarakat mengutuk keras aksi terorisme yang menimbulkan banyak korban jiwa ini, seperti yang disampaikan Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Alumni Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)



Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar usai membuka Rakor Persiapan Pilkada, Selasa (15/5), di rumah dinas Gubernur Jambi, mengatakan sangat menyesali dengan adanya aksi teror bom bunuh diri di Surabaya, Jawa timur. Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat Jambi untuk bersatu agar hal serupa tidak terjadi di Provinsi Jambi.

"Saya turut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di Surabaya, untuk masyarakat Provinsi Jambi, mari bersatu untuk melawan aksi terorisme,” kata Fachrori.

Hal senada juga disampaikan Ketua PA GMNI Jambi, Nyoman Rai mengatakan, Ia turut berbelasungkawa atas korban yang jatuh atas ulah terorisme, menurut Nyoman, tindakan terorisme merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan.

"Aksi terorisme merusak tatanan harmoni bangsa, aksi radikalisme seperti ini tidak mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila," kata Nyoman.

Nyoman melanjutkan, pemerintah harus mengambil langkah tegas terhadap persoalan terorisme dan radikalisme, menurutnya aparat harus membongkar pelaku teror sampai ke akar-akarnya.

"Pemerintah harus mampu mengatasi persoalan ini, terorisme dan radikalisme tidak dapat hidup di Indonesia," kata Nyoman.

Mantan Ketua GMNI Jambi ini menambahkan masyarakat tidak perlu terprovokasi terkait persoalan ini, menurutnya, masyarakat harus bersatu sebagai sebuah bangsa penuh nilai toleransi.

"Indoenesia penuh dengan toleransi, sudah sepatutnya tindakan terorisme dan radikalisme tidak bisa hidup di Indonesia," kata Nyoman. (kjcom)


Tag : #Terorisme #Fachrori Umar #Radikalisme #Jambi



Berita Terbaru

 

Selasa, 25 September 2018 18:04 WIB

Sosialisasi Pemilu Damai di Bungo, Kapolda: Berbeda Pilihan, Jangan Merusak Persaudaraan


Kajanglako.com, Bungo - Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis. Mensosialisasikan bahaya Radikalisme, Terorisme dan Pemilu Damai ke Kabupaten Bungo.    Kedatangan

 

Kekerasan Terhadap Jurnalis
Selasa, 25 September 2018 15:05 WIB

Penyidikan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan, Camat Marosebo Ulu Berhalangan Hadir


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN Kantor

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga