Selasa, 22 Mei 2018


Kamis, 10 Mei 2018 14:28 WIB

Zola Terjerat Korupsi, Zulhas Sebut Banyak yang Lebih Jelek dan Belum Ketahuan

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Ketum PAN, Zulkifli Hasan saat mengisi kuliah umum di STIE Muhammdiyah Jambi

Kajanglako.com, Jambi – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan kunjungan ke Jambi, salah satu agendanya adalah mengisi kuliah umum di STIE Muhammadiyah.

Saat mengisi kuliah umum, Kamis (10/5) pagi, Ketua MPR RI ini sempat menyinggung kasus Zola.



Zulkifli Hasan mengatakan, Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola ditangkap KPK bukan karena menjadi kepala daerah yang paling jelek di Indonesia.

"Seperti Zola, bukan karena paling jelek. Banyak yang lebih brengsek, belum ketahuan saja," kata Zulkifli.

Menurutnya, ini karena ada masalah di sistem negara. Ia pun menanyakan kepada calon kepala daerah apakah bisa terpilih tanpa uang? “Tentu tidak. Di Jawa Timur saja, butuh 100 ribu saksi. Dari mana uangnya untuk membayarnya," kata Zulkifli.

Dikatakannya saat ini sistem Negara, partai tidak boleh mencari uang. "Tapi negara nggak memberikan jaminan untuk partai. Pilkada butuh bayar saksi. Gaji bupati hanya Rp 6 juta. Tapi tidak boleh terima komisi," katanya.

Baginya, harus segera ada pembenahan sistem. Dia mencontohkan di Amerika, politisi boleh menerima sumbangan. Di Amerika latin, Parpol dibiayai negara, tak boleh sumbangan. Di Swiss, anggota parlemen tidak digaji tapi boleh berbinis. Bagi dokter dan pengacara tetap menjalankan tugasnya.

Sedangkan di Indonesia, menurutnya kondisi sistem negara inilah yang melahirkan politik transaksional. Saat ini menjadi penguasa menjadi jalan singkat untuk kaya dan menjadi raja.

"Ini kalo tidak dihentikan ini bahaya. Mengajarkan rakyat korupsi sedikit, Sembako yang menghancurkan negara. Sistemnya dibenahi, rakyatnya diberikan pendidikan. Jangan memberikan persaksikan palsu, memilih karena ditukar Sembako, keberkahan tidak datang," katanya. (kjcom)


Tag : #Zola #Korupsi #PAN #Zulkifli Hasan



Berita Terbaru

 

Selasa, 22 Mei 2018 17:25 WIB

Terseret Kasus Penyelewengan Dana Desa, Kades Mudo Ditahan Kejari


Kajanglako.com, Merangin - Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin melakukan penahanan terhadap dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa untuk

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 17:18 WIB

Dua Anggota Polsek Marosebo Korban Pembacokan Masih Dirawat di RS Bhayangkara


Kajanglako.com, Jambi - Dua personel kepolisian anggota Polsek Marosebo yang menjadi korban penyerangan dan pembacokan orang tak dikenal, masih mendapat

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 17:03 WIB

Pelaku Penyerangan Polsek Marosebo Berhasil Ditangkap


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Polisi berhasil menangkap pelaku penyerangan Polsek Marosebo, Muaro Jambi, setelah melakukan penyerangan dan melukai

 

Kasus Gratifikasi Zola
Selasa, 22 Mei 2018 16:50 WIB

Sherin Tharia Ditanyai KPK Soal Uang Gratifikasi yang Telah Menjadi Aset


Kajanglako.com, Jakarta – Penyidik KPK mendalami kasus gratifikasi Zola, dengan memeriksa istri Zola, Sherin Tharia, hari ini Selasa (22/5). Kabiro

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 16:40 WIB

Warga Berhamburan, Pelaku Penyerangan Polsek Marosebo Teriak Bawa BOM


Kajanglako.com, Jambi – Usai menyerang Polsek Marosebo dengan melukai dua anggota polisi serta merusak kantor Polsek, pelaku penyerangan Polsek Marosebo