Minggu, 16 Desember 2018


Kamis, 10 Mei 2018 14:28 WIB

Zola Terjerat Korupsi, Zulhas Sebut Banyak yang Lebih Jelek dan Belum Ketahuan

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Ketum PAN, Zulkifli Hasan saat mengisi kuliah umum di STIE Muhammdiyah Jambi

Kajanglako.com, Jambi – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan kunjungan ke Jambi, salah satu agendanya adalah mengisi kuliah umum di STIE Muhammadiyah.

Saat mengisi kuliah umum, Kamis (10/5) pagi, Ketua MPR RI ini sempat menyinggung kasus Zola.



Zulkifli Hasan mengatakan, Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola ditangkap KPK bukan karena menjadi kepala daerah yang paling jelek di Indonesia.

"Seperti Zola, bukan karena paling jelek. Banyak yang lebih brengsek, belum ketahuan saja," kata Zulkifli.

Menurutnya, ini karena ada masalah di sistem negara. Ia pun menanyakan kepada calon kepala daerah apakah bisa terpilih tanpa uang? “Tentu tidak. Di Jawa Timur saja, butuh 100 ribu saksi. Dari mana uangnya untuk membayarnya," kata Zulkifli.

Dikatakannya saat ini sistem Negara, partai tidak boleh mencari uang. "Tapi negara nggak memberikan jaminan untuk partai. Pilkada butuh bayar saksi. Gaji bupati hanya Rp 6 juta. Tapi tidak boleh terima komisi," katanya.

Baginya, harus segera ada pembenahan sistem. Dia mencontohkan di Amerika, politisi boleh menerima sumbangan. Di Amerika latin, Parpol dibiayai negara, tak boleh sumbangan. Di Swiss, anggota parlemen tidak digaji tapi boleh berbinis. Bagi dokter dan pengacara tetap menjalankan tugasnya.

Sedangkan di Indonesia, menurutnya kondisi sistem negara inilah yang melahirkan politik transaksional. Saat ini menjadi penguasa menjadi jalan singkat untuk kaya dan menjadi raja.

"Ini kalo tidak dihentikan ini bahaya. Mengajarkan rakyat korupsi sedikit, Sembako yang menghancurkan negara. Sistemnya dibenahi, rakyatnya diberikan pendidikan. Jangan memberikan persaksikan palsu, memilih karena ditukar Sembako, keberkahan tidak datang," katanya. (kjcom)


Tag : #Zola #Korupsi #PAN #Zulkifli Hasan



Berita Terbaru

 

AJO Indonesia
Minggu, 16 Desember 2018 10:03 WIB

Menuju Rapimnas 2019, AJO Indonesia Siap Masuk Industri Digital 4.0


Kajanglako.com, Jakarta - Perwakilan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se Indonesia Hadir di kantor pusat DPP AJO Indonesia di bilangan

 

Minggu, 16 Desember 2018 08:31 WIB

Festival Kemah Kepemimpinan Pelajar SMA, Fachrori: Upaya Membangun Karakter Pelajar


Kajanglako.com, Jambi - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengapresiasi pembekalan kepemimpinan yang dilaksanakan oleh Pramuka. Dikatakan

 

Sabtu, 15 Desember 2018 15:32 WIB

PMII Bungo Donasikan Bantuan ke Anita Riana Pengidap Kanker Payudara


Kajanglako.com, Bungo – Sebagai bentuk kepedulian melihat kondisi Anita Riana, Warga Kecamatan Pelayang yang menderita kanker payudara, PC PMII Bungo

 

Sabtu, 15 Desember 2018 15:20 WIB

Jurnalis di Jambi Ikuti Google News Initiative Training Network


Kajanglako.com, Jambi - Sebanyak 25 Jurnalis di Jambi mengikuti pelatihan Google News Initiative Training Network yang digelar oleh Aliansi Jurnalis Independen

 

Sabtu, 15 Desember 2018 15:01 WIB

Humas EBN: Haram Hukumnya PKL Jualan di Angsoduo Baru


Kajanglako,com. Jambi - Pasca direlokasi pedagang Angsoduo lama ke Pasar Angsoduo baru pada 11 November 2018 lalu, kini aktivitas dan operasional Angsoduo