Selasa, 22 Mei 2018


Senin, 07 Mei 2018 19:59 WIB

Antisipasi Kecurangan, Ini Permintaan Syahirsah Terkait Pendaftaran Peserta MTQ

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Inforial

Bupati Syahirsah memimpin rapat persiapan MTQ ke-48 Provinsi Jambi/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Untuk mengantisipasi adanya kecurangan peserta MTQ tingkat Provinsi mendatang, Bupati Batanghari Ir Syahirsah Sy, meminta agar peserta menggunakan sistem by name by addres.

Hal ini dikatakannya pada rapat gabungan bersama panitia LPTQ Provinsi Jambi Senin (7/5), di lokasi arena MTQ. Bupati Batangahari Syahirsah memberikan perhatian khusus kepada sistim pendaftaran peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 tingkat Provinsi Jambi yang akan di gelar tidak lama lagi.



“Hendaknya ada perubahan sistem pendaftaran peserta MTQ atau kafilah dari setiap kabupaten dan kota, dengan sistem 'by name by adress',” kata Syahirsah.

Bupati menginginkan sistem pendaftaran MTQ ke-48 tahun 2018 ini menggunakan sistim ‘by name by addres’ yang terkoneksi dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, sama dengan sistem yang digunakan pada saat pendaftaran peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Syahirsah menegaskan, pada tahun-tahun sebelumnya, selalu terjadi kecurangan pada saat pendaftaran peserta MTQ dari kabupaten dan kota. Pada tahun lalu terdapat kabupaten dan kota yang menggunakan peserta atau kafilah dari kabupaten lain, sementara kafilah tersebut telah melebihi batas usia yang ditetapkan.

“MTQ ini merupakan syiar agama Islam, sehingga kita tidak ingin ada hal-hal yang mencederai dalam penyelenggaraannya nanti,” kata Syahirsah.

Sementara itu Panitia LPTQ Provinsi Jambi, Aries Sepda mengatakan pembahasan terkait peserta MTQ tersebut memang menjadi topik utama dalam rapat tersebut. Sehingga pihaknya akan berupaya melakukan yang terbaik sesuai dengan yang diinginkan oleh Bupati tuan rumah.

“Memang pembahasan terkait sistem pendaftaran ini menimbulkan sedikit polemik, karena pada pelaksanaan MTQ di tahun-tahun sebelumnya selalau terjadi kecolongan pada pendaftaran peserta tersebut,” kata Aries Septa.

Sementara itu terkait kesiapan daerah menjadi tuan rumah MTQ, menurut Aries Septa persiapan pelaksanaan MTQ tersebut telah dipersiapkan dengan matang. Mulai dari lokasi pelaksanaan, lokasi lomba-lomba hingga penginapan atau pemondokan kafilah dari kabupaten dan kota telah di persiapkan dengan sedemikian rupa.

“Biasanya pemondokan atau penginapan kafilah dari kabupaten dan kota ini selalu menimbulkan masalah, tadi dalam rapat sepertinya juga menjadi topik utama dalam pembahasan,” kata Arif. (kjcom)


Tag : #MTQ #Batanghari #Syahirsah



Berita Terbaru

 

Selasa, 22 Mei 2018 17:25 WIB

Terseret Kasus Penyelewengan Dana Desa, Kades Mudo Ditahan Kejari


Kajanglako.com, Merangin - Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin melakukan penahanan terhadap dua tersangka dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa untuk

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 17:18 WIB

Dua Anggota Polsek Marosebo Korban Pembacokan Masih Dirawat di RS Bhayangkara


Kajanglako.com, Jambi - Dua personel kepolisian anggota Polsek Marosebo yang menjadi korban penyerangan dan pembacokan orang tak dikenal, masih mendapat

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 17:03 WIB

Pelaku Penyerangan Polsek Marosebo Berhasil Ditangkap


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Polisi berhasil menangkap pelaku penyerangan Polsek Marosebo, Muaro Jambi, setelah melakukan penyerangan dan melukai

 

Kasus Gratifikasi Zola
Selasa, 22 Mei 2018 16:50 WIB

Sherin Tharia Ditanyai KPK Soal Uang Gratifikasi yang Telah Menjadi Aset


Kajanglako.com, Jakarta – Penyidik KPK mendalami kasus gratifikasi Zola, dengan memeriksa istri Zola, Sherin Tharia, hari ini Selasa (22/5). Kabiro

 

Penyerangan Mapolsek
Selasa, 22 Mei 2018 16:40 WIB

Warga Berhamburan, Pelaku Penyerangan Polsek Marosebo Teriak Bawa BOM


Kajanglako.com, Jambi – Usai menyerang Polsek Marosebo dengan melukai dua anggota polisi serta merusak kantor Polsek, pelaku penyerangan Polsek Marosebo