Senin, 23 Juli 2018


Selasa, 01 Mei 2018 16:43 WIB

Ajang Membentuk Jiwa Kepemimipinan Para Aktivis Indonesia di Era Milenial

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Pendidikan

Future Leader Camp 2018

Kajanglako.com, Solo - Generasi muda dengan usia produktif akan mendominasi jumlah penduduk sebagai dampak bonus demografi di Indonesia. Bonus ini dapat memberikan dampak positif apabila diberdayakan dengan baik, namun dapat berdampak sebaliknya jika pihak yang berwenang tak mampu memanfaatkan peluang ini dengan bijak.

Selain mendapatkan bonus demografi, Indonesia dan juga dunia sedang menghadapi era millenial. Yakni, perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Berbagai produk dan jasa hasil perkembangan teknologi dan informasi memberikan kemudahan bagi masyarakat baik secara individu maupun kelompok. Hal ini menyebabkan perubahan perilaku atau kebiasaan yang pada akhirnya membentuk sebuah budaya baru.



Melihat potensi tersebut, maka Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Pendidikan menyelenggarakan Future Leader Camp (FLC) 2018. FLC 2018 terdiri dari rangkaian acara yang disusun secara matang untuk memberikan pembekalan kepemimpinan bagi 64 aktivis terpilih dari 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan dilaksanakan selama 4 hari, 3-6 mei 2018 di beberapa tempat di Solo.

Pembekalan pertama pada 3 mei 2018 yang akan diterima oleh para aktivis adalah Training Orientasi tentang Dompet Dhuafa yang akan diberikan oleh beberapa narasumber. Antara lain Muhammad Syafi'ie El-Bantanie - Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan, Zaim Uchrowi - Pendiri Republika, Purwa Udiutomo - General Manager Beastudi Indonesia dan  Erie Sudewo - Pendiri Dompet Dhuafa. Acara ini akan dilaksanaka di Kusuma Sahid Hotel, Solo

Sedangkan pada 4 mei 2018, Para aktivis juga akan melaksanakan Gala Dinner dan Bincang-bincang inspiratif bersama Dedi Endriyatno, Wakil Bupati Sragen di Pendopo Rumah Dinasnya.

Hari berikutnya, pada 5 mei 2018 merupakan acara FLC yang juga terbuka bagi masyarakat umum, yakni Islamic Leader’s Talk. Acara yang akan dilaksanakan di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) ini meghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai narasumber dengan dipandu oleh Iwel Sastra. Para narasumber antara lain Imam Rulyawan - Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Mursida Rambe - Pendiri BMT Beringharjo, Muhammad Jazir ASP - Cendekiawan Muslim,  Miftah Sabri - CEO Selasar dan Enny Sri Hartati - Direktur INDEF.

rangkaian acarra FLC 2018 dilanjutkan dengan kegiatan Project Camp bersama dua narasumber, yakni Arif Rahmadi Haryono (GM Pendidikan Dompet Dhuafa) dan  Hakam El-Farizi (CEO bawaberkah.org). pada sesi ini para aktivis akan mempresentasikan project bertema techno park yang telah mereka lakukan.

Setelah serangkaian acara pembekalan kepemimpinan, pada 6 mei 2018 kegiatan ditutup dengan kegiatan outbond untuk memperkuat solidaritas para aktivis. Outbond dilaksanakan untuk menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan pikiran para aktivis. (*)


Tag : #Dompet Dhuafa #Future Leader Camp 2018



Berita Terbaru

 

Senin, 23 Juli 2018 14:30 WIB

[Foto-foto] Kopi Jambi jadi Idola di Festival Kopi Nusantara


 

Senin, 23 Juli 2018 14:17 WIB

Satu Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Kabur Saat Mandi di Sungai


Kajanglako.com, Bungo - Satres Narkoba Polres Bungo berhasil mengamankan satu pelaku terduga penyelahgunaan Narkoba jenis sabu. Penangkapan dilakukam Sabtu

 

Kabar Pasar
Senin, 23 Juli 2018 09:20 WIB

Lihat Pergerakan Harga Pangan Terkini


Kajanglako.com, Jambi – Dunia pasar belakangan heboh dengan melonjaknya beberapa harga pangan. Salah satunya harga Ayam potong yang sempat mencapai

 

Senin, 23 Juli 2018 01:11 WIB

Selain HP, Sipir Lapas Bungo Temukan Benda Diduga Digunakan Napi untuk Kabur


Kajanglako.com, Bungo - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Klas 2B Muara Bungo menemukan sejumlah barang di sel warga binaan saat razia digelar, Minggu (22/7)

 

Senin, 23 Juli 2018 00:59 WIB

Lapas Klas 2B Bungo Geledah Blok Napi


Kajanglako.com, Bungo - Lembaga Permasyaratan (Lapas) Klas 2B Muara Bungo melakukan penggeledahan blok hunian warga binaan. Penggeledahan dipimpin langsung