Senin, 21 Januari 2019


Senin, 30 April 2018 20:13 WIB

Di Hadapan Fasha, Ini Curhatan Pengurus dan Anggota Asosiasi Batik Jambi

Reporter : Redaksi
Kategori : Bisnis UMKM

Fasha dialog dengan Asosiasi Batik Jambi/ foto: kajanglako.com

Kajanglako.com, Kota Jambi – Sy Fasha, Walikota Jambi yang masih menjalani masa cuti, menghadiri pertemuan dengan Pengurus dan Anggota Asosiasi Batik Jambi (Asbaja) di

Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Jambi Kota Seberang, Senin (30/4) sore.



Dalam pertemuan ini, Fasha dicurharti Pengurus Asbaja, terutama terkait bantuan alat dan bahan untuk memproduksi Batik Jambi.

“Terima kasih telah menghadiri undangan kami Pak Fasha,” kata Raden Akhyar, Ketua Asbaja.

Raden Akhyar menuturkan jika Asbaja terbentuk pada Januari 2017, yang merupakan inisiasi dari Fasha sebagai Walikota Jambi. Saat ini, anggota Asbaja yang aktif berproduksi sebanyak 67 orang.

“Berkat support Pak Fasha, hasil karya Asbaja sudah tampi di Jakarta Fashion Week, di situ kami memproduksi sekitar 2 ribu lembar kain Batik Jambi,” katanya.

Bukan hanya itu, Asbaja di bawah bimbingan Fasha dan Ketua PKK Kota Jambi juga membuat baju batik untuk seluruh Ketua RT di Kota Jambi yang berjumlah 1.706 orang.

“Kami juga aktif diundang dalam seminar wirausaha yang difasilitasi Bank Indonesia,” kata Raden Akhyar.

Kesempatan bertemu dan berdialog dengan Fasha, dimamfaatkan Asbaja untuk menyampaikan beberapa persoalan, di antaranya terkait program peningkatan kapasitas anggota Asbaja.

“Kami juga mengikuti pelatihan dan mempejari proses membatik menggunakan malam dingin di Pekalongan, namun ini belum bisa kita terapkan di Jambi, karena kendala alat produksi dan bahan yang belum ada, kami masih terkendala biaya,” kata Akhyar.

Akhyar berharap, Pemkot Jambi bisa memberikan bantuan agar produksi Batik Jambi meningkat, “Satu alat print batik menggunakan malam dingin itu sekitar Rp 3,5 juta, tapi kalau kita hanya membeli satu alat tentu akan berat di ongkos kirim, setidaknya kita perlu mendatangkan 5 alat print,” ujar Akhyar.

Menanggapi keinginan Asbaja, Fasha mengungkapkan jika Asbaja merupakan salah satu program unggulannya dalam pemberdayaan UMKM.

“Selama ini kita ketemu dalam konteks pelatihan atau pemberian bantuan, tapi kali ini lain, saat ini saya memiliki waktu yang banyak. Saya ingin ketemu langsung, dialog langsung, kami ingin bagaimana pembatik-pembatik di jambi menjadi pengrajin handal,” kata Fasha.

Fasha mengatakan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, ia akan berupaya membenahi semua sektor dalam produksi Batik Jambi, “Bukan hanya batiknya, tapi juga SDM, alatnya dan juga pemasarannya. Pengrajin cukup kesulitan jika tanpa bantuan dana dari APBD,” ucap Fasha. (kjcom)


Tag : #Batik Jambi #Fasha #Kota Jambi



Berita Terbaru

 

Senin, 21 Januari 2019 13:51 WIB

Tinjau Jalan Setapak, Ihsan Yunus juga Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Legok


Kajanglako.com, Jambi - Anggota DPR RI Dapil Jambi, Ihsan Yunus, Juma'at (18/1) lalu, meninjau bantuan jalan setapak yang pernah diberikan untuk masyarakat

 

Senin, 21 Januari 2019 12:27 WIB

Polemik Kenaikan Tarif PDAM, Maulana: Kebijakan Pak Wali, Tanya ke Beliau


Kajanglako.com, Jambi - Persoalan kenaikan tarif PDAM Tirta Mayang Kota Jambi yang mencapai 100 persen, kini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Jambi.

 

Senin, 21 Januari 2019 12:14 WIB

3 Santri Kabur, Pengurus Ponpes Diniyah Baru Tahu saat Orangtua Menjenguk


Kajanglako.com, Bungo - Diduga akibat keteledoran Yayasan Pondok Pesantren Diniyah, Perumnas, Kabupaten Bungo. 3 orang santri kabur dan meninggalkan Ponpes

 

Senin, 21 Januari 2019 12:11 WIB

Nekat Langkahi Garis Polisi, Warga Tantang Bahaya Lihat Reruntuhan Ruko Ambruk dari Dekat


Kajanglako.com, Merangin - Meski sudah hampir sepekan ambruknya Ruko 10 pintu di sekitar Bukit Tiung, Bangko. Ternyata masih saja banyak warga yang penasaran

 

Senin, 21 Januari 2019 12:07 WIB

Besok Zola dan Fachrori Diberhentikan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur


Kajanglako.com, Jambi - Pemprov Jambi telah mengantongi SK pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 dari Mendagri, SK itu dijemput