Senin, 16 Juli 2018


Senin, 30 April 2018 20:13 WIB

Di Hadapan Fasha, Ini Curhatan Pengurus dan Anggota Asosiasi Batik Jambi

Reporter : Redaksi
Kategori : Bisnis UMKM

Fasha dialog dengan Asosiasi Batik Jambi/ foto: kajanglako.com

Kajanglako.com, Kota Jambi – Sy Fasha, Walikota Jambi yang masih menjalani masa cuti, menghadiri pertemuan dengan Pengurus dan Anggota Asosiasi Batik Jambi (Asbaja) di

Kelurahan Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Jambi Kota Seberang, Senin (30/4) sore.



Dalam pertemuan ini, Fasha dicurharti Pengurus Asbaja, terutama terkait bantuan alat dan bahan untuk memproduksi Batik Jambi.

“Terima kasih telah menghadiri undangan kami Pak Fasha,” kata Raden Akhyar, Ketua Asbaja.

Raden Akhyar menuturkan jika Asbaja terbentuk pada Januari 2017, yang merupakan inisiasi dari Fasha sebagai Walikota Jambi. Saat ini, anggota Asbaja yang aktif berproduksi sebanyak 67 orang.

“Berkat support Pak Fasha, hasil karya Asbaja sudah tampi di Jakarta Fashion Week, di situ kami memproduksi sekitar 2 ribu lembar kain Batik Jambi,” katanya.

Bukan hanya itu, Asbaja di bawah bimbingan Fasha dan Ketua PKK Kota Jambi juga membuat baju batik untuk seluruh Ketua RT di Kota Jambi yang berjumlah 1.706 orang.

“Kami juga aktif diundang dalam seminar wirausaha yang difasilitasi Bank Indonesia,” kata Raden Akhyar.

Kesempatan bertemu dan berdialog dengan Fasha, dimamfaatkan Asbaja untuk menyampaikan beberapa persoalan, di antaranya terkait program peningkatan kapasitas anggota Asbaja.

“Kami juga mengikuti pelatihan dan mempejari proses membatik menggunakan malam dingin di Pekalongan, namun ini belum bisa kita terapkan di Jambi, karena kendala alat produksi dan bahan yang belum ada, kami masih terkendala biaya,” kata Akhyar.

Akhyar berharap, Pemkot Jambi bisa memberikan bantuan agar produksi Batik Jambi meningkat, “Satu alat print batik menggunakan malam dingin itu sekitar Rp 3,5 juta, tapi kalau kita hanya membeli satu alat tentu akan berat di ongkos kirim, setidaknya kita perlu mendatangkan 5 alat print,” ujar Akhyar.

Menanggapi keinginan Asbaja, Fasha mengungkapkan jika Asbaja merupakan salah satu program unggulannya dalam pemberdayaan UMKM.

“Selama ini kita ketemu dalam konteks pelatihan atau pemberian bantuan, tapi kali ini lain, saat ini saya memiliki waktu yang banyak. Saya ingin ketemu langsung, dialog langsung, kami ingin bagaimana pembatik-pembatik di jambi menjadi pengrajin handal,” kata Fasha.

Fasha mengatakan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, ia akan berupaya membenahi semua sektor dalam produksi Batik Jambi, “Bukan hanya batiknya, tapi juga SDM, alatnya dan juga pemasarannya. Pengrajin cukup kesulitan jika tanpa bantuan dana dari APBD,” ucap Fasha. (kjcom)


Tag : #Batik Jambi #Fasha #Kota Jambi



Berita Terbaru

 

Senin, 16 Juli 2018 13:15 WIB

Antisipasi Pemadaman Listrik, Traffic Light Akan Dilengkapi Aki Cas


Kajanglako.com, Kota Jambi – Fasilitas Traffic Light atau yang sering disebut Lampu Merah di Kota Jambi saat ini masih bergantung dengan aliran listrik

 

Waspada Karhutla
Senin, 16 Juli 2018 12:58 WIB

Titik Panas Terpantau Menyebar di Empat Kabupaten


Kajanglako.com, Jambi - Saat ini Provinsi Jambi telah memasuki musim kemarau, hal ini dapat dilihat dalam satu pekan terakhir di mana curah hujan sangat

 

Pernetiban PKL
Senin, 16 Juli 2018 12:44 WIB

Satpol PP Terlibat Adu Mulut dengan Pedagang Durian


Kajanglako.com, Kota Jambi – Satpol PP Kota Jambi menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan bahu jalant. Kawasan Tugu

 

Senin, 16 Juli 2018 10:40 WIB

Pasar Rakyat Tak Berpenghuni, Pemkab Merangin Akan Relokasi PKL Liar


Kajanglako.com, Merangin - Pasar rakyat yang berdiri cukup megah di tengah Kota Bangko, ternyata tidak diminati pedagang. Meski sudah dibangun cukup lama,

 

Minggu, 15 Juli 2018 20:05 WIB

Pelantikan Pengurus IKBJ Dijadwalkan Awal Agustus


Kajanglako.com, Jambi – Panitia Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ) telah menjadwalkan pelantikan pada awal Agustus, acara pelantikan