Sabtu, 23 Februari 2019


Jumat, 27 April 2018 13:42 WIB

Diduga Depresi Berat, Mahasiswi Asal Tenam Tewas Gantung Diri

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Peristiwa

Korban AA semasa hidup

Kajanglako.com, Batanghari - Kabar mengejutkan datang dari Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian. Seorang mahasiswi ditemukan orang tuanya sendiri tewas gantung diri dalam rumah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB, Kamis (26/4). Mahasiswi yang gantung diri tersebut berinsial AA (21).

Kronologis kejadian yang diperoleh dari pihak kepolisian Polsek Muarabulian, sekira pukul 18.20 WIB, Ayah korban pulang dari kebun. Setibanya di rumah, ia melihat rumah dalam keadaan gelap dan semua pintu terkunci dari dalam. Seketika itu Ayah korban memanggil siapa yang di dalam rumah. Namun tak ada sahutan sama sekali. Akhirnya Ayah korban mendobrak pintu depan rumah. 



Saat masuk ke dalam rumah, ayah korban terkejut melihat anak perempuannya tergantung dengan leher diikat seutas selendang di atas pintu dalam belakang persisnya depan dapur.

Melihat anak gadisnya sudah tergantung, ia menurunkan anaknya ke lantai sembari teriak dan memanggil paman korban. Saat itu juga, korban langsung dilarikan ke rumah sakit RSUD Hamba Muarabulian untuk dilakukan pertolongan.

Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah tidak sadarkan diri. Kondisi korban ada luka bekas di leher, keluar darah di hidung sebelah kiri. Setelah diperiksa dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sesaat setelah diperiksa, perawat menyampaikan kabar duka kepada pihak keluarga jika korban sudah meninggal dunia.

Kemudian, jasad korban langsung dibawa kembali ke rumah duka di Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian Batanghari.

Hingga kini, motif dari peristiwa tewasnya mahasiswi dengan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri masih simpang siur. Warga setempat bahkan teman korban masih belum mau terbuka terkait motif kejadian ini.

Ada yang mengatakan korban sedang depresi berat karena pacar korban meninggal dunia baru-baru ini. "Kabarnyo gitu bang, beberapo waktu lalu pacar korban meninggal. Mungkin karena itu dio berniat mau ikut meninggal, itu kabarnyo bang belum tau pasti apa penyebab korban mengakhiri hidup dengan caro gantung diri," kata salah satu warga setempat.

Peristiwa mahasiswi tewas gantung diri ini dibenarkan oleh Kapolsek Muarabulian Iptu Firdaus. Dikatakannya, untuk motifnya masih didalami.

"Iya benar, korban tewas gantung diri. Kalau motifnya hingga kini masih kita dalami," Iptu Firdaus. (kjcom)


Tag : #Gantung Diri #Mahasiswi #Batanghari #Tenam



Berita Terbaru

 

Jumat, 22 Februari 2019 20:06 WIB

Warga Kecewa Tak Diikutkan Rapat Pemkab Muarojambi dengan PT BBS


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Konflik kepemilikan lahan antara 4 desa dalam Kecamatan Kumpe dengan PT Bukit Bintang Sawit (BBS) sepertinya akan semakin

 

Jumat, 22 Februari 2019 19:49 WIB

Jalan Santai Meriahkan Peringatan Hari K3 di Tanjabbar, Bupati Safrial Hadir Langsung


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar gerak jalan santai dalam memeriahkan peringatan bulan Keselamatan

 

Jumat, 22 Februari 2019 19:18 WIB

Resmikan Gedung BLK, Bupati Safrial: Harus Ciptakan Pekerja Berkualitas dan Membanggakan Daerah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Bupati Tanjab Barat, H Safrial, meresmikan Operasional UPTD Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung Jabung Barat

 

Jumat, 22 Februari 2019 18:56 WIB

Peringati HPNS, OPD Bungo dan Instansi Vertikal Gelar Gotong Royong Bersama


Kajanglako.com, Bungo - Pemkab Bungo melalui Dinas Lingkungan Hidupmenggelar gotong royong bersama dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional

 

Jumat, 22 Februari 2019 18:55 WIB

Bupati Mashuri Tinjau Lokasi Arena MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Bungo - Jelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Provinsi Jambi tahun 2019. Pemerintah Kabupaten Bungo kesekian kalinya menggelar rapat