Minggu, 18 November 2018


Jumat, 27 April 2018 13:42 WIB

Diduga Depresi Berat, Mahasiswi Asal Tenam Tewas Gantung Diri

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Peristiwa

Korban AA semasa hidup

Kajanglako.com, Batanghari - Kabar mengejutkan datang dari Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian. Seorang mahasiswi ditemukan orang tuanya sendiri tewas gantung diri dalam rumah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB, Kamis (26/4). Mahasiswi yang gantung diri tersebut berinsial AA (21).

Kronologis kejadian yang diperoleh dari pihak kepolisian Polsek Muarabulian, sekira pukul 18.20 WIB, Ayah korban pulang dari kebun. Setibanya di rumah, ia melihat rumah dalam keadaan gelap dan semua pintu terkunci dari dalam. Seketika itu Ayah korban memanggil siapa yang di dalam rumah. Namun tak ada sahutan sama sekali. Akhirnya Ayah korban mendobrak pintu depan rumah. 



Saat masuk ke dalam rumah, ayah korban terkejut melihat anak perempuannya tergantung dengan leher diikat seutas selendang di atas pintu dalam belakang persisnya depan dapur.

Melihat anak gadisnya sudah tergantung, ia menurunkan anaknya ke lantai sembari teriak dan memanggil paman korban. Saat itu juga, korban langsung dilarikan ke rumah sakit RSUD Hamba Muarabulian untuk dilakukan pertolongan.

Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah tidak sadarkan diri. Kondisi korban ada luka bekas di leher, keluar darah di hidung sebelah kiri. Setelah diperiksa dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sesaat setelah diperiksa, perawat menyampaikan kabar duka kepada pihak keluarga jika korban sudah meninggal dunia.

Kemudian, jasad korban langsung dibawa kembali ke rumah duka di Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian Batanghari.

Hingga kini, motif dari peristiwa tewasnya mahasiswi dengan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri masih simpang siur. Warga setempat bahkan teman korban masih belum mau terbuka terkait motif kejadian ini.

Ada yang mengatakan korban sedang depresi berat karena pacar korban meninggal dunia baru-baru ini. "Kabarnyo gitu bang, beberapo waktu lalu pacar korban meninggal. Mungkin karena itu dio berniat mau ikut meninggal, itu kabarnyo bang belum tau pasti apa penyebab korban mengakhiri hidup dengan caro gantung diri," kata salah satu warga setempat.

Peristiwa mahasiswi tewas gantung diri ini dibenarkan oleh Kapolsek Muarabulian Iptu Firdaus. Dikatakannya, untuk motifnya masih didalami.

"Iya benar, korban tewas gantung diri. Kalau motifnya hingga kini masih kita dalami," Iptu Firdaus. (kjcom)


Tag : #Gantung Diri #Mahasiswi #Batanghari #Tenam



Berita Terbaru

 

Minggu, 18 November 2018 17:28 WIB

EBN Siap Layani Keluhan Pedagang 24 Jam


Kajanglako.com, Jambi - Memaksimalkan aktivitas Pasar Rakyat Angsoduo Baru, PT EBN sebagai pengelola berkomitmen akan melayani keluhan pedagang selama

 

Minggu, 18 November 2018 16:50 WIB

Perhatian Pemerintah Minim, Pengrajin Batik Rikzan Bertahan dengan Peralatan Manual


Kajanglako.com, Sarolangun – Minim perhatian dari pemerintah, tak menyurutkan semangat Rikzan, Pengrajin Batik di Sarolangun untuk konsisten memperkenalkan

 

Minggu, 18 November 2018 16:22 WIB

Jambi Siap Jadi Tuan Rumah yang Ramah di Rakornas KAHMI, Wapres JK Akan Pimpin Pembukaan


Kajanglako.com, Jambi - Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)

 

Lakalantas
Minggu, 18 November 2018 15:44 WIB

Toko Buah Hancur Dihantam Truk Batubara tanpa Muatan


Kajanglako.com, Batanghari - Diduga dalam keadaan mengantuk, sopir truk batubara tanpa muatan menghantamkan kendaraannya ke toko buah. Akibatnya, tempat

 

Minggu, 18 November 2018 12:27 WIB

Pimpin Launching Germas di Kerinci, Dianto: Budayakan PHBS dari Hal Kecil dan Keluarga


Kajanglako.com, Jambi - Sekda Provinsi Jambi, M Dianto, bersama ratusan masyarakat Kerinci melakukan senam sehat dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup