Rabu, 26 September 2018


Jumat, 27 April 2018 13:42 WIB

Diduga Depresi Berat, Mahasiswi Asal Tenam Tewas Gantung Diri

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Peristiwa

Korban AA semasa hidup

Kajanglako.com, Batanghari - Kabar mengejutkan datang dari Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian. Seorang mahasiswi ditemukan orang tuanya sendiri tewas gantung diri dalam rumah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.20 WIB, Kamis (26/4). Mahasiswi yang gantung diri tersebut berinsial AA (21).

Kronologis kejadian yang diperoleh dari pihak kepolisian Polsek Muarabulian, sekira pukul 18.20 WIB, Ayah korban pulang dari kebun. Setibanya di rumah, ia melihat rumah dalam keadaan gelap dan semua pintu terkunci dari dalam. Seketika itu Ayah korban memanggil siapa yang di dalam rumah. Namun tak ada sahutan sama sekali. Akhirnya Ayah korban mendobrak pintu depan rumah. 



Saat masuk ke dalam rumah, ayah korban terkejut melihat anak perempuannya tergantung dengan leher diikat seutas selendang di atas pintu dalam belakang persisnya depan dapur.

Melihat anak gadisnya sudah tergantung, ia menurunkan anaknya ke lantai sembari teriak dan memanggil paman korban. Saat itu juga, korban langsung dilarikan ke rumah sakit RSUD Hamba Muarabulian untuk dilakukan pertolongan.

Saat dibawa ke rumah sakit, korban sudah tidak sadarkan diri. Kondisi korban ada luka bekas di leher, keluar darah di hidung sebelah kiri. Setelah diperiksa dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Sesaat setelah diperiksa, perawat menyampaikan kabar duka kepada pihak keluarga jika korban sudah meninggal dunia.

Kemudian, jasad korban langsung dibawa kembali ke rumah duka di Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian Batanghari.

Hingga kini, motif dari peristiwa tewasnya mahasiswi dengan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri masih simpang siur. Warga setempat bahkan teman korban masih belum mau terbuka terkait motif kejadian ini.

Ada yang mengatakan korban sedang depresi berat karena pacar korban meninggal dunia baru-baru ini. "Kabarnyo gitu bang, beberapo waktu lalu pacar korban meninggal. Mungkin karena itu dio berniat mau ikut meninggal, itu kabarnyo bang belum tau pasti apa penyebab korban mengakhiri hidup dengan caro gantung diri," kata salah satu warga setempat.

Peristiwa mahasiswi tewas gantung diri ini dibenarkan oleh Kapolsek Muarabulian Iptu Firdaus. Dikatakannya, untuk motifnya masih didalami.

"Iya benar, korban tewas gantung diri. Kalau motifnya hingga kini masih kita dalami," Iptu Firdaus. (kjcom)


Tag : #Gantung Diri #Mahasiswi #Batanghari #Tenam



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Rabu, 26 September 2018 15:34 WIB

Masuk 4 Besar Indonesia, Sarolangun Paling Rawan Konflik di Pileg 2019


Kajanglako.com, Jambi - Hasil dari kesimpulan Bawaslu RI, Kabupaten Sarolangun salah satu daerah yang menjadi sorotan pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.    Sorotan

 

Rabu, 26 September 2018 12:15 WIB

Bacakan Visi Misi MANTAP, Al Haris Ajak Fauzi dan Nalim Bangun Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri, Rabu (26/9), membacakan visi dan misi membangun Merangin 2018-2023.   Visi

 

Rabu, 26 September 2018 12:03 WIB

Santriwati Korban Nikah Paksa Habib Bahrun Datangi Polres Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (26/9), P Batubara dengan anaknya MG (18) korban ataupun santriwati yang pernah bernaung di Pondok

 

Rabu, 26 September 2018 11:51 WIB

Sempat Tertunda, Akhirnya Kapolri Mendarat di Bandara Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beserta rombongan akhirnya tiba di Bandara Muara Bungo, sekira pukul 10.22 WIB, Rabu (26/9).   Kedantangan

 

Rabu, 26 September 2018 11:40 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Tak Hadiri Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi HAMAS


Kajanglako.com, Merangin - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin dengan agenda penyampaian pidato visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Haris