Sabtu, 19 Januari 2019


Kamis, 26 April 2018 21:44 WIB

Cekik Mantan Istri Hingga Tewas, Ini Motif Alius

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Hukrim

Suasana duka di rumah korban yang dibunuh mantan suaminya

Kajanglako.com, Bungo – Alius (49) nekat membunuh mantan istrinya, Evy (47), dengan cara dicekik hingga tewas. Ironisnya, aksi sadis pelaku dibantu oleh sang anak.

Arisman, yang merupakan Ketua RT 19 Keluhan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, lokasi tempat kejadian perkara mengatakan jika pelaku sempat membuat sandiwara untuk mengelabui warga untuk menyembunyikan aksi pembunuhan tersebut.



Namun, aksi sadis pelaku terungkap saat salah satu saksi mata buka suara. Berdasarkan informasi dari saksi tersebut, pihak RT setempat bersama saksi langsung melaporkan kejadian ke Mapolres Bungo.

"Awalnya kami mendapat laporan dari pelaku kalau mantan istrinya itu meninggal karena sakit, Rabu (25/4) sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, salah satu pelayat bernama Prana Jaya bercerita bahwa korban meninggal akibat dibunuh pelaku pada Selasa (24/4) sekitar pukul 21.00 WIB," kata Arisman.

Arisman menurutkan, pelaku dan korban sudah 2 tahun bercerai. Semenjak bercerai korban tidak lagi tinggal di rumahnya, tapi korban tinggal di kebun miliknya yang berada di Dusun Air Gemuruh, Kecamatan Bathin III.

"Jadi korban ini sedang berada di rumah orang tua angkatnya di RT tetangga yakni RT 05 RW 02. Lalu pelaku menjembut korban bersama anaknya Habibulah (18). Di halaman rumah orang tua angkatnya inilah nyawa korban dihabisi pelaku," kata Arisman.

Arisman mengatakan saksi mata sempat bertanya kepada pelaku kenapa sampai tega mencekik korban. Namun, pelaku mengatakan hanya berusaha untuk menenangkan korban yang sedang penyakit ayan. Dalam keadaan tidak bernyawa inilah pelaku membawa korban ke rumahnya dengan sepeda motor.

"Pelaku mengatakan kepada saksi bahwa korban menderita sakit ayan. Padahal selama ini kami ketahui korban tidak pernah sakit ayan. Kami sangat mengenal keluarga mereka, karena pelaku merupakan mantan Ketua RT di sini," sebutnya.

Arisman menilai aksi sadis pelaku ini berlatar belakang sakit hati. Pasalnya, korban sempat menolak keinginan pelaku untuk kembali rujuk. Korban juga diketahui dalam waktu dekat akan kembali menikah dengan pria lain.

"Korban mengaku kepada orang tua angkatnya hari ini akan pergi ke Bogor untuk menemui calon suaminya. Mungkin inilah yang membuat pelaku kalap mata sehingga menghabisi nyawa korban," sebut Arisman.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Afrito M Macan membenarkan adanya kejadian ini. Hingga Rabu malam pelaku bersama sang anak masih diperiksa di Mapolres Bungo untuk dimintai keterangan.

"Setelah divisum, jasad korban langsung dikebumikan," ucap Afrito melalui telepon seluler. (kjcom)


Tag : #Pembunuhan #Polres Bungo



Berita Terbaru

 

Sabtu, 19 Januari 2019 12:25 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Sosialisasi BPOM Bersama Anggota DPR RI


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Syahirsah Sy, Kamis (17/01) lalu, membuka Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi Informasi

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 19 Januari 2019 07:12 WIB

Raden Hassan, Danau Sipin dan Tanah Pileh


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Raden Hassan menunjukkan beberapa contoh batu bara yang dapat ditemukan di daerah Sekamis, di tepian

 

Jumat, 18 Januari 2019 20:15 WIB

Kunker ke Kerinci, Fachrori Bicara Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyampaikan pesan pentingnya pendidikan dan kesehatan menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jumat

 

Jumat, 18 Januari 2019 19:55 WIB

Penuhi Panggilan Bawaslu, Sutan Adil Menolak Disebut Diperiksa


Kajanglako.com, Jambi – Kasus pembagian Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dijadikan jualan politik oleh lima Caleg Gerindra, termasuk

 

Warga Tenggelam
Jumat, 18 Januari 2019 17:52 WIB

Petani yang Terseret Arus di Sungai Tembesi Ditemukan Tewas


Kajanglako.com, Merangin - Sarmidi (35), warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Siau yang terseret arus sungai Tembesi pada Rabu (16/1) lalu, berhasil