Senin, 20 Agustus 2018


Kamis, 26 April 2018 21:44 WIB

Cekik Mantan Istri Hingga Tewas, Ini Motif Alius

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Hukrim

Suasana duka di rumah korban yang dibunuh mantan suaminya

Kajanglako.com, Bungo – Alius (49) nekat membunuh mantan istrinya, Evy (47), dengan cara dicekik hingga tewas. Ironisnya, aksi sadis pelaku dibantu oleh sang anak.

Arisman, yang merupakan Ketua RT 19 Keluhan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, lokasi tempat kejadian perkara mengatakan jika pelaku sempat membuat sandiwara untuk mengelabui warga untuk menyembunyikan aksi pembunuhan tersebut.



Namun, aksi sadis pelaku terungkap saat salah satu saksi mata buka suara. Berdasarkan informasi dari saksi tersebut, pihak RT setempat bersama saksi langsung melaporkan kejadian ke Mapolres Bungo.

"Awalnya kami mendapat laporan dari pelaku kalau mantan istrinya itu meninggal karena sakit, Rabu (25/4) sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, salah satu pelayat bernama Prana Jaya bercerita bahwa korban meninggal akibat dibunuh pelaku pada Selasa (24/4) sekitar pukul 21.00 WIB," kata Arisman.

Arisman menurutkan, pelaku dan korban sudah 2 tahun bercerai. Semenjak bercerai korban tidak lagi tinggal di rumahnya, tapi korban tinggal di kebun miliknya yang berada di Dusun Air Gemuruh, Kecamatan Bathin III.

"Jadi korban ini sedang berada di rumah orang tua angkatnya di RT tetangga yakni RT 05 RW 02. Lalu pelaku menjembut korban bersama anaknya Habibulah (18). Di halaman rumah orang tua angkatnya inilah nyawa korban dihabisi pelaku," kata Arisman.

Arisman mengatakan saksi mata sempat bertanya kepada pelaku kenapa sampai tega mencekik korban. Namun, pelaku mengatakan hanya berusaha untuk menenangkan korban yang sedang penyakit ayan. Dalam keadaan tidak bernyawa inilah pelaku membawa korban ke rumahnya dengan sepeda motor.

"Pelaku mengatakan kepada saksi bahwa korban menderita sakit ayan. Padahal selama ini kami ketahui korban tidak pernah sakit ayan. Kami sangat mengenal keluarga mereka, karena pelaku merupakan mantan Ketua RT di sini," sebutnya.

Arisman menilai aksi sadis pelaku ini berlatar belakang sakit hati. Pasalnya, korban sempat menolak keinginan pelaku untuk kembali rujuk. Korban juga diketahui dalam waktu dekat akan kembali menikah dengan pria lain.

"Korban mengaku kepada orang tua angkatnya hari ini akan pergi ke Bogor untuk menemui calon suaminya. Mungkin inilah yang membuat pelaku kalap mata sehingga menghabisi nyawa korban," sebut Arisman.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Afrito M Macan membenarkan adanya kejadian ini. Hingga Rabu malam pelaku bersama sang anak masih diperiksa di Mapolres Bungo untuk dimintai keterangan.

"Setelah divisum, jasad korban langsung dikebumikan," ucap Afrito melalui telepon seluler. (kjcom)


Tag : #Pembunuhan #Polres Bungo



Berita Terbaru

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:30 WIB

Mahahsiswa UIN STS Jambi Dikeroyook Oknum Panitia Ospek


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Aksi pengeroyokan terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi. Diduga aksi pengeroyokan

 

Senin, 20 Agustus 2018 22:01 WIB

Ihsan Yunus Beri Masukan Penyelenggaraan OSS


Kajanglako.com, Jakarta - Berlakunya pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih menyimpan pro

 

HUT ke-73 RI
Senin, 20 Agustus 2018 17:04 WIB

Wabup Buka Lomba Panjat Pinang 45 Batang


Kajanglako.com, Batanghari -Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-73, Kabupaten Batanghari mengadakan pesta rakyat berupa perlombaan panjat pinang yang

 

Jelang Idul Adha
Senin, 20 Agustus 2018 15:57 WIB

Sidak Pasar, Wabup Hillal: Tak Ada Kenaikan Harga


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 Idul adha, Tim Satgas Pangan Pemkab Sarolangun melakukan Sidak ke Pasar Atas sarolangun, untuk memastikan ketersediaan

 

Karhutla
Senin, 20 Agustus 2018 15:45 WIB

Polisi Amankan Warga yang Buka Lahan dengan Cara Dibakar di Merlung


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - MS (50) warga RT 1 Payo Lebar Desa Penyabungan, Kecamatan Merlung, harus berurusan dengan polisi karena ia membuka