Selasa, 22 Mei 2018


Selasa, 03 April 2018 13:47 WIB

Forum Perempuan Peduli Hutan Adat dan Pelestarian TNKS Terbentuk di Kabupaten Kerinci

Reporter : Jhoni Imron/*
Kategori : Berita Daerah

Forum Perempuan Peduli Hutan Adat dan Pelestarian Taman Nasional Kerinci-Seblat Terbentuk di Kabupaten Kerinci/ foto: Istimewa

Kajanglako.com, Kerinci – Hutan penting artinya, baik sebagai sumber kehidupan, sumber penghidupan, serta sebagai sumber pengetahuan. Hal itu pula yang dirasakan para perempuan yang tinggal di bentang alam Kerinci-Seblat, di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Menyadari begitu pentingnya keberadaan kawasan hutan bagi kehidupan kaum perempuan, Sabtu tanggal 31 Maret 2018 lalu, bertempat di Balai Desa Koto Tuo Kabupaten Kerinci, para perempuan yang berasal dari 14 (empat belas) desa di Kerinci, menyamakan persepsi dan menggabungkan daya upaya mereka dalam sebuah wadah komunikasi kaum perempuan.



Ini adalah wadah organisasi pertama kaum perempuan yang terbentuk di daerah itu. Mereka memberi nama organisasi ini  “Forum Perempuan Peduli Hutan Adat dan Pelestarian Taman Nasional Kerinci-Seblat”. Forum perempuan ini diketuai oleh Yen Ekawati.

Selain karena kaum perempuan yang ingin terlibat aktif dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan yang ada di ruang kehidupannya, mereka juga ingin terlibat aktif dalam mendukung pelestarian kawasan Taman Nasional Kerinci-Seblat yang berada di Kabupaten Kerinci. Dua poin itu menjadi misi dari lahirnya organisasi ini.

Forum Perempuan Peduli Hutan Adat dan Pelestarian Taman Nasional Kerinci-Seblat ini beranggotakan kaum perempuan yang berasal dari 14 desa penyangga Taman Nasional Kerinci-Seblat yang berada di Kabupaten Kerinci. Dalam pembentukannya, para perempuan ini difasilitasi oleh Perkumpulan Walestra, sebuah NGO lingkungan yang berkedudukan di Jambi.

 “Semoga dengan lahirnya Forum Perempuan Peduli Hutan Adat dan Pelestarian Taman Nasional Kerinci-Seblat di Kabupaten Kerinci, dapat menjadi wadah aspirasi dan perjuangan kaum perempuan di dalam merealisasikan kesetaraan hak perempuan dalam pengelolaan sumber daya alam,” kata Riko Kurniawan, Direktur Perkumpulan Walestra.

Forum ini, lanjut dia, juga akan menjadi wadah bagi kaum perempuan dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam. “Khususnya sumber daya hutan yang ada di ruang kehidupan mereka secara berkelanjutan dan berkeadilan,” pungkasnya. (kjcom)


Tag : #Hutan Adat #TNKS #Forum Perempuan #Kerinci



Berita Terbaru

 

Selasa, 22 Mei 2018 09:39 WIB

Kebutuhan Uang Selama Ramadhan dan Idul Fitri di Jambi Rp 2,27 Triliun


Kajanglako.com, Jambi – Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan uang masyarakat periode Ramadhan dan Idul Fitri 1439H/2018M, Kantor Perwakilan Bank

 

Selasa, 22 Mei 2018 09:24 WIB

Warga Mengeluh, Disperindag Ingatkan Agen dan Pangkalan Gas Soal HET


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur – Tingginya kebutuhan penggunaan gas bersubsidi saat Ramadhan, dimamfaatkan sejumlah agen dan pangkalan gas

 

Pencemaran Lingkungan
Selasa, 22 Mei 2018 09:04 WIB

Limbah PT LSP Diduga Cemari Aliran Sungai


Kajanglako.com, Sarolangun – Dugaan pembuangan limbah ke sungai secara sengaja oleh PT Lambang Sawit Perkasa (LSP) yang berlokasi di Kecamatan Bathin

 

Senin, 21 Mei 2018 23:29 WIB

Dua Incumbent Lolos, Ini Lima Komisioner KPU Provinsi Jambi Terpilih


Kajanglako.com, Jambi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan peserta calon Anggota KPU Provinsi yang terpilih menjadi Komisioner

 

Senin, 21 Mei 2018 21:29 WIB

Charta Politika Rilis Hasil Surnas: Ada Fakta Menarik


Kajanglako.com, Jakarta - Lembaga survei Charta Politika Indonesia, Senin (21/5), merilis hasil Survei Nasional (Surnas) di Jakarta. Survei yang dilakukan