Sabtu, 15 Desember 2018


Rabu, 28 Maret 2018 05:59 WIB

Bagaimana Bisa Postingan Jose Naldi Pakpahan Pancing Kemarahan Umat Islam?

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Agama Hukrim

Foto kanan: massa menggeruduk kos tempat tinggal pemilik akun facebook Jose Naldi Pakpahan yang diduga menista agama Islam, kiri: pelaku penistaan agama Islam ditangkap/ Foto: Istimewa

Kajanglako.com, Jambi – Pemilik akun facebook atas nama Jose Naldi Pakpahan yang merupakan mahasiswa Universitas Jambi (Unja) harus berurusan dengan polisi. Pemuda ini diduga telah melakukan penodaan terhadap agama Islam lewat komentarnya di facebook.

Jose Naldi Pakpahan ditangkap tadi malam, Selasa (27/3) di seputaran kampus Unja Mendalo. Meski diburu massa dan dicari aparat kepolisian, namun menurut informasi, Jose Naldi Pakpahan pertama kali ditangkap oleh pihak keamanan kampus oranye tersebut.



“Jose telah ditangkap oleh securiti di dalam kampus Unja Mendalo,” ujar salah seorang saksi.

Sebelumnya, sejumlah orang sempat mendatangi kos-kosan yang menjadi tempat tinggalnya, di kawasan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Saat itu, massa harus mendapati pemuda yang disebut berasal dari Sarolangun ini tidak berada di lokasi. Diduga dia telah lebih dahulu kabur.

Dalam beberapa postingan aktivis media sosial, akun Jose Naldi Pakpahan sebelumnya sempat menuliskan komentar dalam percakapannya yang berbau SARA. Menyinggung agama Islam dan penganutnya. Dalam beberapa komentarnya Jose Naldi Pakpahan membuat pernyataan yang merendahkan Tuhan-nya umat Islam dan kalimat lainnya yang menghina umat Islam. Postingan itu kemudian viral dan memancing amarah warga Jambi.

Aktivis media sosial dengan cepat melacak pelaku penodaan agama tersebut dan mendapatkan informasi jika pelaku merupakan mahasiswa di Unja yang masih menginjak tahun pertama. Di akun facebook Eso Pamenan Piliang, informasi awal yang dikumpulkan pemilik akun ini, pelaku penista agama tidak terdaftar sebagai Jose Naldi Pakpahan di kampus tersebut.

Ia tercatat dengan nama Revanaldi Pakpahan. Lulus SMM PTN tahun 2017. Saat ini kuliah di Fakultas Ekonomi Program Studi Ekonomi Pembangunan. (kjcom)


Tag : #Penistaan Agama #Islam #Jambi



Berita Terbaru

 

Sabtu, 15 Desember 2018 12:40 WIB

Sepanjang 2018, BI Jambi Amankan 1.228 Lembar Uang Palsu


Kajanglako.com, Jambi - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, selama kurun waktu satu tahun ini telah mengamankan 1.228 lembar uang kertas

 

Sabtu, 15 Desember 2018 11:31 WIB

BI Jambi Siapkan Rp2,63 Triliun Hadapi Natal dan Tahun Baru


Kajanglako.com, Jambi - Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi merilis proyeksi dan realisasi kebutuhan uang menghadapi Natal dan akhir tahun 2018. "Kita sudah

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 15 Desember 2018 11:12 WIB

Persiapan Menuju Pedalaman Djambi


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Untuk sementara, cerita mengenai penjelajahan di Dataran Tinggi Padang, disimpan dulu. Van Hasselt (yang

 

Sabtu, 15 Desember 2018 11:09 WIB

BI Jambi Tarik Peredaran Uang Kertas Lama


Kajanglako.com, Jambi – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/33/PBI/2008 telah mencabut dan

 

Jumat, 14 Desember 2018 22:15 WIB

Nota Ponita, Bocah Penderita Penyempitan Usus dapat Bantuan Fachrori


Kajanglako.com, Jambi – Nasib malang dialami Nota Ponita, bocah berusia lima tahun warga Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi ini