Rabu, 14 November 2018


Senin, 18 September 2017 17:15 WIB

Kesal Listrik Sering Padam, Warga Geruduk PLN Tungkal

Reporter : Dayat
Kategori : Tanjabbar

Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga di Kantor PLN Kuala Tungkal

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Pemadaman listrik terus menghantui warga Tanjab Barat, kesal aliran listrik hidup mati. Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Rayon Kuala Tungkal, Senin (18/9).

"PLN harus bertanggung jawab untuk menormalkan aliran listrik, kami memohon kepada pihak PLN untuk mmebangun Gardu Induk untuk menormalkan tegangan voltase listrik saat ini,” kata Sudirman, Koordinator Aksi.



Kekesalan warga makin menjadi, karena tegangan listrik yang tidak stabil dan telah berlangsung cukup lama mengakibatkan banyak perangkat elektronik masyarakat yang rusak. Bahkan, pemadaman listrik juga menganggu kegiatan belajar mengajar. Belum lagi perkonomian warga yang mata pencariannya tergantung dengan listrik juga terkena imbasnya.

“Padahal masyarakat bayar terus, ini adalah hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan maksimal," pekik Sudirman melalui pengeras suara. 

Aksi unjuk rasa di Kantor PLN Rayon Kuala Tungkal ini mendapat pengawalan ketat personel Polres Tanjab Barat, Polsek Tungkal Ilir, Kodim 0419/Tanjab dan Satpol PP Tanjab Barat.

Usia melakukan orasi, perwakilan masyarakat diterima Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal untuk melakukan diskusi di Kantor PLN. Diskusi juga diikuti sejumlah perwira dari Polres Tanjab Barat.

Dalam pertemuan ini, untuk memenuhi tuntutan warga. PLN berjanji akan mengoperasikan kembali PLTG yang terletak di Desa Pematang Lumut sebagai langkah untuk menormalkan tegangan listrik di Kota Kuala Tungkal, selanjutnya terkait pembangunan Gardu Induk di Kabupaten Tanjab Barat, PLN menyebut jika itu merupakan kewenangan PLN Pusat yang bekerjasama dengan Pemkab Tanjab Barat.

Masalah lain yang menjadi keluhan warga adalah masih adanya tiang listrik yang masih terbuat dari kayu. PLN Rayon Kuala Tungkal memberi jawaban berencana melakukan perawatan dan penggantian dengan menggunakan tiang beton.

“Untuk menampung aspirasi masyarakat, PLN Rayon Kuala Tungkal akan membuat akun media sosial facebook dan akan dipublikasikan kepada masyarakat," Terang Budi Setiawan, Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal dihadapan perwakilan warga.

Melalui pertemuan ini, Budi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Khususnya Kota Kuala Tungkal, atas kondisi kelistrikan yang terjadi saat ini.

“Insya Allah kami akan terus berupaya untuk terus memperbaiki pelayanan menjadi lebih maksimal," ujar Budi (kjcom)


Tag : #PLN #kuala tungkal #pemadaman listrik #Tanjab Barat #unjuk rasa



Berita Terbaru

 

Rabu, 14 November 2018 00:18 WIB

Politik Identitas Jelang Pemilu, Al Makin: Menghilangkan Substansi Masalah Sebenarnya


Kajanglako.com, Kota Jambi - Semakin mendekati Pemilu 2019, isu politik identitas semakin kentara disebarluaskan ke tengah masyarakat. Medium utamanya,

 

Operasi Zebra 2018
Selasa, 13 November 2018 20:25 WIB

Satlantas Sarolangun Keluarkan 1.318 Surat Tilang Selama Operasi Zebra


Kajanglako.com, Sarolangun - Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2018, Satlantas Polres Sarolangun sedikitnya mengeluarkan 1.318 surat tilang, baik

 

Selasa, 13 November 2018 20:13 WIB

Percobaan Penculikan Anak, Dewan Sarolangun Minta TNI/Polri Bersinergi


Kajanglako.com, Sarolangun – Kabar dugaan  percobaan penculikan  anak  di  RT 11 Desa Bernai, Sabtu malam lalu, membuat Anggota

 

Selasa, 13 November 2018 19:56 WIB

Kejari Tanjabbar Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Barang bukti hasil tangkapan kasus Narkoba dan tindak pidana umum dimusnahkan yang di Halaman Kantor Kejaksaan

 

Selasa, 13 November 2018 19:36 WIB

Mau Damai, Kepala MTS Simpang Babeko yang 'Pecut' Siswanya Harus Setor Rp200 Juta


Kajanglako.com, Bungo - Kasus pemukulan yang dilakukan oleh Kepala MTS Negeri Simpang Babeko, Kabupaten Bungo, terhadap siswanya atas nama M Fiqri Ardiansyah