Kamis, 21 Maret 2019

Selasa, 13 Maret 2018 22:49 WIB

Sidak ke Sekolah, Dewan Batanghari Kesal Komputer UNBK Rusak

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah Pendidikan

Dewan saat melakukan Sidak ke sejumlah sekolah di Batanghari/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Ketua Komisi I DPRD Batanghari, M Alpandi menggelar Sidak terkait persiapan UNBK di sejumlah sekolah. Namun saat Sidak, Alpandi mengaku kesal terkait pengadaan komputer tahun 2017. Masalahnya, komputer sebanyak 202 unit yang disalurkan ke tiga SMP tersebut banyak dalam kondisi bermasalah, padahal ujian akhir nasional berbasis komputer sudah semakin dekat.

Alpandi saat Sidak bersama Sekretaris Komisi I Quswaini, terlihat sangat emosi ketika mendapatkan laporan dari Kepala SMP 21 Batanghari, Budi Cahyono yang menyebutkan sebanyak 8 unit adaptor komputer pengadaan tersebut tidak bisa difungsikan. Untuk mengoperasikan komputer tersebut Budi harus menggunakan dana sekolah untuk membeli adaptor baru.



"Loh kok sekolah harus mengeluarkan dana lagi, seharusnya pihak penyedia harus tanggap untuk menganti adaptor tersebut,” kesal Alpandi.

Alpandi menegaskan, pihak penyedia harus segera mengecek kondisi komputer, apabila ada komputer yang bermasalah harus segera diganti dengan komputer yang baru.

Diketahui komputer tersebut sudah disalurkan ke sekolah pada bulan Agustus 2017 lalu. Namun sampai saat ini masih ditemukan di lapangan komputer yang belum bisa difungsikan tersimpan dalam gudang sekolah.

"Iya, sudah lebih setengah tahun penyaluran komputer tersebut, kok masih ada yang belum bisa difungsikan," sesal Alpandi.

Dia menambahkan, pada saat mendatangi SMP 3 Batanghari, di dalam ruangan komputer milik sekolah terdapat satu unit server yang bertuliskan rusak. Hal ini seharusnya tidak terjadi, saat server dinyatakan rusak, pihak sekolah harus langsung berkoordinasi dengan pihak pengadaan untuk segera diperbaiki ataupun diganti baru, bukan disimpan digudang.

"Untuk server yang rusak di SMP 3 Batanghari tersebut harus segera diganti, bukan di simpan di gudang," kesalnya.

Menanggapi hal ini, PPTK pengadaan komputer UNBK Fransiska Boang Manalu membenarkan kondisi tersebut. Saat ini adaptor komputer milik SMP 21 Batanghari dalam proses perbaikan. Sementara server komputer di SMP 3 Batanghari akan segera diambil untuk diganti atau diperbaiki.

"Semua sudah kita koordinasikan dengan pihak pabrik bang untuk kita ganti ataupun kita perbaiki," kata Siska.

Diketahui pengadaan komputer pada tahun 2017 lalu menelan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar lebih menggunakan dana DAK dari APBD Kabupaten Batanghari tahun 2017. Untuk proses pengadaan sendiri mengunakan sistem e-Katalog. Pengadaan komputer tersebut sudah diperiksa oleh BPK RI perwakilan Jambi. Saat ini sedang menunggu hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan BPK. (kjcom)


Tag : #Batanghari #DPRD Batanghari #UNBK #Komputer



Berita Terbaru

 

Rabu, 20 Maret 2019 21:38 WIB

Gubernur Fachrori dan Bupati Romi Panen Benih Padi di Simpang Datuk


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Dalam mewujudkan kemandirian benih di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), penangkaran padi kegiatan pembenihan

 

Rabu, 20 Maret 2019 21:37 WIB

Di Pra Musrenbang, Sekda Dianto Marah-marah dan Luapkan Kekecewaan


Kajanglako.com, Jambi - Sekda Provinsi Jambi, M Dianto, meluapkan kekecewaannya saat membuka Rakor Pra Musrenbang yang digelar Bappeda Provinsi Jambi,

 

Rabu, 20 Maret 2019 21:20 WIB

Ciptakan Pemilu Damai, Bupati Safrial: Tanggung Jawab Semua Lintas Sektor


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Guna menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2019 yang sejuk, aman dan damai. Pemerintah Tanjung Jabung

 

Rabu, 20 Maret 2019 21:19 WIB

Sekda Dianto Beberkan Kendala Penyaluran Alokasi DAK Fisik dan Dana Desa


Kajanglako.com, Jambi – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto berharap agar Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa disalurkan

 

Rabu, 20 Maret 2019 19:08 WIB

Parah!! Staf Perempuan Minta Tandatangan Surat Pindah, Kabiro AUPK UIN Minta Pesan Kamar Hotel Dahulu


Kajanglako.com. Jambi - Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh J, Kabiro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) UIN STS Jambi, kepada