Rabu, 26 September 2018


Senin, 12 Maret 2018 16:06 WIB

Dewan Sebut Toleransi Perusahaan Minim untuk Korban Batu Bara

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Pemerintahan Peristiwa

M Amin Z, Ketua Komisi III DPRD Batanghari dari Partai Demokrat/ Foto: Hur

Kajanglako.com, Batanghari - Kecelakaan yang disebabkan oleh truk angkutan batu bara khususnya di Kabupaten Batanghari akhir-akhir ini semakin tinggi. Kendati demikian, toleransi dari pihak perusahaan untuk membantu korban kecelakaan masih minim. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Batanghari, M Amin Z, yang lebih akrab disapa Amin Tajam. Dirinya menegaskan, untuk bantuan korban kecelakaan akibat truk batubara dari perusahaan masih sangat jauh dari harapan. 



"Banyak warga yang kecelakaan akibat truk batubara, namun tidak ada sedikitpun bantuan dari perusahaan. Ini terbukti, banyaknya laporan dari warga korban yang masuk ke meja dewan," kata M Amin Z.

Ketua Komisi III DPRD Batanghari dari Partai Demokrat ini, mengharapkan agar pihak perusahaan segera mendata korban kecelakaan yang selama ini terjadi. 

"Harusnya pihak perusahaan mendata ulang nama nama korban kecelakaan akibat truk batubara. Masalahnya, mayoritas korban kecelakaan tersebut warga miskin. Kasihan keluarga yang ditinggalkan. Kalau ada toleransi dari perusahaan, ada juga yang diharapkan untuk sedekah arwah dan sebagainya," ungkapnya.

Untuk diketahui, selama tahun 2017 lalu sedikitnya ada 22 nyawa melayang akibat truk batubara. Kecelakaan tidak memandang waktu, terkadang bisa terjadi malam hari dan bahkan terjadi pada siang hari. Truk batubara selama ini leluasa melintasi kawasan Kota Muarabulian pada siang hari. Belum lama ini, Aliansi Masyarakat Kota Muarabulian menggelar aksi penertiban batubara. Mereka menuntut agar truk batubara melintasi kota dari pukul 23.00 WIB hingga pukul 06.00 pagi.

Supan Sopyan, Ketua LSM GPKJ yang mendampingi warga Muarabulian, menegaskan, laporan warga kepada lembaga yang ia pimpin sudah banyak terkait truk batubara. Menanggapi komentar dewan yang menyebutkan bahwa toleransi perusahaan minim terhadap korban batu bara? Sopyan mengatakan sependapat dengan hal tersebut.

"Iya, saya setuju apa yang dikatakan Pak Dewan, setiap kecelakaan yang disebabkan truk batubara, pihak perusahaan harus tanggap. Berikan toleransi yang sesuai dengan nyawa korban," kata Supan Sopyan. (kjcom)


Tag : #Batu Bara #Muarabulian #Batanghari #Truk Batubara



Berita Terbaru

 

Rabu, 26 September 2018 12:15 WIB

Bacakan Visi Misi MANTAP, Al Haris Ajak Fauzi dan Nalim Bangun Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri, Rabu (26/9), membacakan visi dan misi membangun Merangin 2018-2023.   Visi

 

Rabu, 26 September 2018 12:03 WIB

Santriwati Korban Nikah Paksa Habib Bahrun Datangi Polres Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (26/9), P Batubara dengan anaknya MG (18) korban ataupun santriwati yang pernah bernaung di Pondok

 

Rabu, 26 September 2018 11:51 WIB

Sempat Tertunda, Akhirnya Kapolri Mendarat di Bandara Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beserta rombongan akhirnya tiba di Bandara Muara Bungo, sekira pukul 10.22 WIB, Rabu (26/9).   Kedantangan

 

Rabu, 26 September 2018 11:40 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Tak Hadiri Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi HAMAS


Kajanglako.com, Merangin - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin dengan agenda penyampaian pidato visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Haris

 

Agama dan Pemikiran
Rabu, 26 September 2018 10:51 WIB

Corak Pemikiran 4 Imam Mazhab


Oleh: K.H. Husein Muhammad* Memenuhi permintaan beberapa orang kiyai muda (ustaz) tentang corak pemikiran para Imam mazhab empat, aku menulis ini : Dr.