Senin, 17 Desember 2018


Senin, 12 Maret 2018 16:06 WIB

Dewan Sebut Toleransi Perusahaan Minim untuk Korban Batu Bara

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Pemerintahan Peristiwa

M Amin Z, Ketua Komisi III DPRD Batanghari dari Partai Demokrat/ Foto: Hur

Kajanglako.com, Batanghari - Kecelakaan yang disebabkan oleh truk angkutan batu bara khususnya di Kabupaten Batanghari akhir-akhir ini semakin tinggi. Kendati demikian, toleransi dari pihak perusahaan untuk membantu korban kecelakaan masih minim. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Batanghari, M Amin Z, yang lebih akrab disapa Amin Tajam. Dirinya menegaskan, untuk bantuan korban kecelakaan akibat truk batubara dari perusahaan masih sangat jauh dari harapan. 



"Banyak warga yang kecelakaan akibat truk batubara, namun tidak ada sedikitpun bantuan dari perusahaan. Ini terbukti, banyaknya laporan dari warga korban yang masuk ke meja dewan," kata M Amin Z.

Ketua Komisi III DPRD Batanghari dari Partai Demokrat ini, mengharapkan agar pihak perusahaan segera mendata korban kecelakaan yang selama ini terjadi. 

"Harusnya pihak perusahaan mendata ulang nama nama korban kecelakaan akibat truk batubara. Masalahnya, mayoritas korban kecelakaan tersebut warga miskin. Kasihan keluarga yang ditinggalkan. Kalau ada toleransi dari perusahaan, ada juga yang diharapkan untuk sedekah arwah dan sebagainya," ungkapnya.

Untuk diketahui, selama tahun 2017 lalu sedikitnya ada 22 nyawa melayang akibat truk batubara. Kecelakaan tidak memandang waktu, terkadang bisa terjadi malam hari dan bahkan terjadi pada siang hari. Truk batubara selama ini leluasa melintasi kawasan Kota Muarabulian pada siang hari. Belum lama ini, Aliansi Masyarakat Kota Muarabulian menggelar aksi penertiban batubara. Mereka menuntut agar truk batubara melintasi kota dari pukul 23.00 WIB hingga pukul 06.00 pagi.

Supan Sopyan, Ketua LSM GPKJ yang mendampingi warga Muarabulian, menegaskan, laporan warga kepada lembaga yang ia pimpin sudah banyak terkait truk batubara. Menanggapi komentar dewan yang menyebutkan bahwa toleransi perusahaan minim terhadap korban batu bara? Sopyan mengatakan sependapat dengan hal tersebut.

"Iya, saya setuju apa yang dikatakan Pak Dewan, setiap kecelakaan yang disebabkan truk batubara, pihak perusahaan harus tanggap. Berikan toleransi yang sesuai dengan nyawa korban," kata Supan Sopyan. (kjcom)


Tag : #Batu Bara #Muarabulian #Batanghari #Truk Batubara



Berita Terbaru

 

Senin, 17 Desember 2018 18:32 WIB

Catatan Akhir Tahun KKI WARSI, Menagih Kejujuran Pengelolaan Sumber Daya Alam


Kajanglako.com, Jambi - Penambangan emas liar, banjir dan longsor dan konflik sumber daya alam masih menjadi problematika Jambi sepanjang  2018. Peristiwa

 

Senin, 17 Desember 2018 18:21 WIB

Sekda Dianto Diopname di RS Korea Selatan


Kajanglako.com, Jambi - Terkait adanya informasi yang menyatakan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M.Dianto, dirawat di salah satu rumah

 

Senin, 17 Desember 2018 18:14 WIB

Jambi Ternyata Pasok Daging Celeng 200 Ton Perbulan ke Sumut dan Pekanbaru


Kajanglako.com, Jambi - Provinsi Jambi ternyata merupakan salah satu pemasok terbesar daging celeng ke sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, di antaranya

 

Senin, 17 Desember 2018 18:00 WIB

Satgas Pangan Sidak ke Pasar Angsoduo Jelang Tahun Baru, Ini Hasilnya


Kajanglako.com, Jambi - Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Angso Duo Baru, Senin (17/12). Sidak dipimpin Agus

 

Senin, 17 Desember 2018 17:50 WIB

Wabup Apri ke ASN: Harus Netral di Tahun Politik, Terutama di Medsos


Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo melaksanakan upacara untuk memperingati Organisasi Korps Pegawai Republik Indonesia ke-47, PGRI ke-73