Selasa, 25 September 2018


Minggu, 11 Maret 2018 09:50 WIB

Simpang Datuk, Surganya Pemancing Ikan Gabus

Reporter : Soni Setiawan
Kategori : Ragam

Novriyanto, Pemancing asal Nipah Panjang perlihatkan ikan gabus hasil pancingannya/ foto: Soni Setiawan

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Anda Mancing Mania? di Kecamatan Nipah Panjang, kawasan Desa Simpang Datuk merupakan lokasi paling cocok untuk memancing ikan gabus. Sebab di lokasi tersebut banyak parit-parit kecil bekas galian, lubuk ikan gabus berhabitat.
 
Dikutip dari laman Wikipedia, ikan gabus adalah sejenis ikan predator yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: bocek dari riau, aruan, haruan (Melayu,Bjn), kocolan (betawi), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jawa), kabos (Mhs.) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakeheaddan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793).
 
"Ikan gabus biasanya menyukai air tenang dan sedikit berlumpur," ungkap Novriyanto (27), penghobi memancing dari Nipah Panjang, Minggu (11/3).
 
Seperti diketahui, ikan gabus memiliki kandungan nutrisi yang cukup melimpah dan digemari masyarakat. Bahkan saat ini, tak sedikit masyarakat yang mulai membudidayakan ikan yang satu ini karena harga di pasaran  yang cukup menggiurkan.
 
Masih menurut Novri, lokasi Desa Simpang Datuk yang banyak memiliki parit-parit buatan banyak dihuni kawanan ikan gabus yang disukai pemancing. Bagi para penggemar mancing, ada kiat tersendiri untuk mendapatkan ikan buruannya.
 
"Memancing dengan cara memainkan joran agar umpan seperti hidup, atau menjatuhkan umpan dengan keras ke air agar ikan gabus tertarik untuk menyambar umpan. Cara lain juga bisa dengan di tajur (memasang dalam jumlah banyak dan ditinggal pergi)," paparnya.
 
Menurut Novri, cara tersebut banyak digunakan untuk memburu gabus, tapi masing-masing pemancing tidak selalu sama dalam menerapkan kiatnya.
 
"Namun yang pasti memancing gabus bisa dilakukan pagi ataupun sore hari. Jika pagi sekitar pukul 6 hingga 9, sore pukul 16 hingga 18. Akan tetapi ada kalanya ikan gabus akan bereaksi menyantap umpan pada siang hari sekitar pukul 11 hingga 13," tambahnya menjelaskan.
 
Menyalurkan hobi memancing ikan gabus merupakan cara berekreasi yang cukup tepat untuk melepas kejenuhan setelah sibuk bekerja sehari-hari. Di wilayah Nipah Panjang dan sekitarnya, terdapat beberapa tempat dan anak sungai yang dihuni ikan gabus, seperti di Kecamatan Berbak misalnya. Di tempat-tempat tersebut ikan gabus yang ada besar kecilnya beragam.
 
"Pemancing biasanya mendapatkan dengan berat setengah hingga satu setengah kilogram. Tetapi tidak jarang pula hanya memperoleh yang beratnya tidak sampai setengah kilogram," ujar Novri mengakhiri. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga

 

Selasa, 25 September 2018 12:35 WIB

Di Tungkal Marak Penipuan Berkedok Undian Berhadiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Ada cara saja pelaku penipuan untuk mengelabui korban, saat ini di Kuala Tungkal tengah marak penipuan berkedok

 

Pembahasan APBD 2019
Selasa, 25 September 2018 11:51 WIB

Edi Minta Seluruh Fraksi PDIP di DPRD Perjuangkan Jamkes dan Insentif Honorer


Kajanglako.com, Jambi - Pembahasan APBD 2019 menjadi perhatian Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto.   Ia pun menginstruksikan ke