Rabu, 20 Juni 2018


Minggu, 11 Maret 2018 09:50 WIB

Simpang Datuk, Surganya Pemancing Ikan Gabus

Reporter : Soni Setiawan
Kategori : Ragam

Novriyanto, Pemancing asal Nipah Panjang perlihatkan ikan gabus hasil pancingannya/ foto: Soni Setiawan

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Anda Mancing Mania? di Kecamatan Nipah Panjang, kawasan Desa Simpang Datuk merupakan lokasi paling cocok untuk memancing ikan gabus. Sebab di lokasi tersebut banyak parit-parit kecil bekas galian, lubuk ikan gabus berhabitat.
 
Dikutip dari laman Wikipedia, ikan gabus adalah sejenis ikan predator yang hidup di air tawar. Ikan ini dikenal dengan banyak nama di pelbagai daerah: bocek dari riau, aruan, haruan (Melayu,Bjn), kocolan (betawi), bogo (Sd.), bayong, bogo, licingan (Bms.), kutuk (Jawa), kabos (Mhs.) dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama seperti common snakehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakeheaddan juga aruan. Nama ilmiahnya adalah Channa striata (Bloch, 1793).
 
"Ikan gabus biasanya menyukai air tenang dan sedikit berlumpur," ungkap Novriyanto (27), penghobi memancing dari Nipah Panjang, Minggu (11/3).
 
Seperti diketahui, ikan gabus memiliki kandungan nutrisi yang cukup melimpah dan digemari masyarakat. Bahkan saat ini, tak sedikit masyarakat yang mulai membudidayakan ikan yang satu ini karena harga di pasaran  yang cukup menggiurkan.
 
Masih menurut Novri, lokasi Desa Simpang Datuk yang banyak memiliki parit-parit buatan banyak dihuni kawanan ikan gabus yang disukai pemancing. Bagi para penggemar mancing, ada kiat tersendiri untuk mendapatkan ikan buruannya.
 
"Memancing dengan cara memainkan joran agar umpan seperti hidup, atau menjatuhkan umpan dengan keras ke air agar ikan gabus tertarik untuk menyambar umpan. Cara lain juga bisa dengan di tajur (memasang dalam jumlah banyak dan ditinggal pergi)," paparnya.
 
Menurut Novri, cara tersebut banyak digunakan untuk memburu gabus, tapi masing-masing pemancing tidak selalu sama dalam menerapkan kiatnya.
 
"Namun yang pasti memancing gabus bisa dilakukan pagi ataupun sore hari. Jika pagi sekitar pukul 6 hingga 9, sore pukul 16 hingga 18. Akan tetapi ada kalanya ikan gabus akan bereaksi menyantap umpan pada siang hari sekitar pukul 11 hingga 13," tambahnya menjelaskan.
 
Menyalurkan hobi memancing ikan gabus merupakan cara berekreasi yang cukup tepat untuk melepas kejenuhan setelah sibuk bekerja sehari-hari. Di wilayah Nipah Panjang dan sekitarnya, terdapat beberapa tempat dan anak sungai yang dihuni ikan gabus, seperti di Kecamatan Berbak misalnya. Di tempat-tempat tersebut ikan gabus yang ada besar kecilnya beragam.
 
"Pemancing biasanya mendapatkan dengan berat setengah hingga satu setengah kilogram. Tetapi tidak jarang pula hanya memperoleh yang beratnya tidak sampai setengah kilogram," ujar Novri mengakhiri. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Rabu, 20 Juni 2018 12:14 WIB

Bentrok dengan Polsek Pelepat, Lima SAD Terkena Tembakan


Kajanglako.com, Bungo – Setelah Polsek Mandiangin, Sarolangun, yang keos dengan masyarakat pada Minggu (17/6) malam. Selasa sore (19/6) giliran Polsek

 

Arus Balik Lebaran
Selasa, 19 Juni 2018 19:21 WIB

Puncak Arus Balik, Basarnas Jambi Intensifkan Patroli


Kajanglako.com, Jambi – Memasuki puncak arus balik lebaran tahun 2018, Badan Sar Nasional (Basarnas) Jambi terus melakukan patroli di sejumlah ruas

 

Pilwako Jambi 2018
Selasa, 19 Juni 2018 17:32 WIB

Video Money Politik Disebut Skenario Jatuhkan Citra Fasha-Maulana


Kajanglako.com, Kota Jambi - Adanya video politik uang yang beredar diduga direkam tim sukses pasangan calon nomor urut 1, Abdullah Sani dan Kemas Alfarizi,

 

Selasa, 19 Juni 2018 13:30 WIB

Fasha Hadiri Reuni dan Halal Bilhalal IKAPOLSRI


Kajanglako.com, Sumatera Selatan - Ikatan alumni Politeknik Sriwijaya (IKAPOLSRI) menggelar reuni akbar sekaligus halal bilhalal dengan seluruh alumni

 

Kebakaran
Selasa, 19 Juni 2018 12:59 WIB

Video [KJTV] - Detik-detik Evakuasi Korban Kebakaran di Kuala Tungkal