Rabu, 24 Januari 2018
Pencarian


Jumat, 15 September 2017 16:32 WIB

Misteri Orang Pendek Sumatra

Reporter :
Kategori : Ensklopedia

Dugaan tapak kaki orang pendek (gips)

Orang Pendek (dengan ragam sebutan di beberapa wilayah daerah Sumatra) hingga saat ini masuk ke dalam kategori cryptid dengan subkelompok monster laut atau humanoids berbulu.  Nah, kajian tentang Orang Pendek ini digolongkan ke dalam Cryptozoology, sebuah disiplin ilmu yang meneliti hewan yang belum teridentifikasi. Sebagai disiplin ilmu tentu belum begitu familiar di Jambi atau mungkin di Indonesia.

Legenda orang pendek ada di seluruh hutan Sumatera. Termasuk di Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat, di bagian Jambi. Di sana, ada legenda Uhang Pandak yang berarti orang pendek dalam bahasa setempat.



Sejauh ini temuan lapangan masih bertumpu pada jejak tapak kaki (gips) dan pengakuan saksi mata dari penduduk Desa, pengelana Barat, ilmuwan dan kolonis Belanda. Pembicaraan mengenai legenda orang pendek yang hidup dalam tradisi tutur masyarakat di Sumatra diawali abad 20, tepatnya Agustus 1915 oleh David Jacobs, berlanjut oleh Ootings (1923) dan Van Herwaarden 1924, hingga kemudian diteliti secara intensif pada1989-an oleh Dabie Martyr, lalu Adam Davies bersama Andrew Anderson serta Ricard Freeman (1999-2015-an).

Diakui oleh warga Kerinci, Uhang (Orang) Pendek masih merupakan misteri. Sekalipun itu, optimisme dan kerja kongkrit meneliti Orang Pendek terus dilakukan oleh peneliti. Salah satunya, yaitu Dally Sandradiputra, penulis pria berusia 30-an tahun warga Sungaipenuh, Jambi yang sudah sejak 2009 berburu orang pendek, baik secara individu maupun bergabung dengan para peneliti asing.  

Menurut Dally, yang disampaikannya dalam dialog beranda Budaya TVRI Jambi (23 April 2017), beberapa warga sepuh di Kerinci mengaku pernah melihat Uhang Pendek itu dengan ciri berjalan tegak, tinggi sekitar 1 meter, dan berbulu cokelat. Tetapi itu perlu pembuktian lanjutan, yang hingga kini masih terus dilakukan. Beberapa petunjuk seperti tapak kaki ditemukan di beberapa tempat di hutan Kerinci maupun Sumatera Barat. [Kajanglako-JP]


Tag : #Cryptozoology #orang pendek #sumatra #kerinci #jambi #legenda #misteri



Berita Terbaru

 

Selasa, 23 Januari 2018 23:50 WIB

Dugaan Kecurangan Toke Karet Terkuak, Warga Bandingkan Hasil Timbangan dengan Milik Sendiri


Kajanglako.com, Bungo – Petani Karet yang ada di Wilayah Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, mulai resah dengan hasil timbangan yang

 

Penyelundupan Satwa Langka
Selasa, 23 Januari 2018 20:26 WIB

BKIPM Jambi Gagalkan Penyelundupan 7 Anak Buaya Via Bandara


Kajanglako.com, Jambi – Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Jambi bekerja sama dengan Avsec Bandara Sultan Thaha, berhasil menggagalkan

 

Selasa, 23 Januari 2018 20:14 WIB

Selain Diselingkuhi, Juanda Mengaku Juga Sering Dianiaya Istrinya


Kajanglako.com, Batanghari - Sebelum belang sang istri yang kedapatan selingkuh dengan Kades Padang Kelapo mencuat. Juanda akui sudah seringkali dianiaya

 

Selasa, 23 Januari 2018 20:03 WIB

Juanda Lapor ke Inspektorat, Kades Padang Kelapo Berdalih Hanya Ajak 'EN' Rapat


Kajanglako.com, Batanghari - Kasus perselingkuhan Kades Padang Kelapo akhirnya berlanjut. Juanda, beserta sejumlah saksi melaporkan kasus tersebut ke Inspektorat

 

Selasa, 23 Januari 2018 19:49 WIB

Heboh, Kades Padang Kelapo Dikabarkan 'Gituan' di Semak-semak


Kajanglako.com, Batanghari - Selaku pemimpin desa harusnya bisa membimbing warga desanya dengan baik. Namun, yang terjadi kali ini bertolak belakang. Jangankan