Selasa, 21 Agustus 2018


Jumat, 15 September 2017 15:15 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Desa, 15 Kades Diincar Kejari

Reporter : Sonny
Kategori : Bungo

Wabup Bungo Syafrudin Dwi Afrianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan

Kajanglako.com, Bungo - Korupsi kian menggurita di Indonesia, tidak hanya di Pemerintah Pusat, tindak pidana korupsi juga mulai menggeregoti desa-desa. Gelontoran dana desa yang jumlahnya cukup menggiurkan memang membuat potensi korupsi dalam penggunaan dana desa ini semakin besar terjadi.

Di Kabupaten Bungo, 15 Kepala Desa telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat lantaran diduga telah melakukan penyelewengan dana desa.



"Data yang masuk hingga hari ini, yang kami ketahui itu sudah 15 Kepala Desa yang dilaporkan ke Kejaksaan, semuanya aduan oleh masyarakat ,” ungkap Wakil Bupati Bungo Syafrudin Dwi Afrianto, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (15/9).

Disebutkan, 15 Kades yang dilaporkan rata-rata terindikasi melakukan mark up harga dan kuantitas barang saat melakukan pembangunan menggunakan dana desa. Hal itu, lanjut Wabup, merupakan salah satu penyakit korupsi yang kerap diadukan oleh masyarakat.

“Laporan yang masuk rata-rata mark up harga dan kuantitas. Misalnya dimahalkan dan beli barang 5 ngaku 8 dalam laporannya,” ungkap Wabup

Untuk saat ini, hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan laporan itu sudah dilakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan dugaan korupsi penggunaan dana desa di sejumlah desa. 

Saat ditanya desa mana saja yang penggunaan dana desanya bermasalah, Wabup enggan menyebutkan lebih lanjut, ia hanya berkenan menjawab jumlah desa saja.

“Ya karena masih proses, kita belum bisa menyebutkan, desa-desa tersebut masih dalam pemeriksaan,” jawabnya singkat.

Melihat fakta itu, Anggota DPRD Bungo Komisi III Dharmawan saat dikonfirmasi via telpon menjawab kasus tersebut harus ditindak tegas dan adili yang bersalah.

"Inikan  jelas-jelas kasus merugikan negara dan masyarakat, saya minta pihak Kejaksaan harus mengusut terus dan tindak tegas sampai selesai," sebut Dharman. (kjcom)


Tag : #dana desa #bungo #korupsi



Berita Terbaru

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:55 WIB

Ini Penjelasan Panitia Terkait Aksi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Aksi Pengeroyokan yang terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi, Senin sore (20/08),

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:30 WIB

Terjadi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Aksi pengeroyokan terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi. Diduga aksi pengeroyokan

 

Senin, 20 Agustus 2018 22:01 WIB

Ihsan Yunus Beri Masukan Penyelenggaraan OSS


Kajanglako.com, Jakarta - Berlakunya pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih menyimpan pro

 

HUT ke-73 RI
Senin, 20 Agustus 2018 17:04 WIB

Wabup Buka Lomba Panjat Pinang 45 Batang


Kajanglako.com, Batanghari -Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-73, Kabupaten Batanghari mengadakan pesta rakyat berupa perlombaan panjat pinang yang

 

Jelang Idul Adha
Senin, 20 Agustus 2018 15:57 WIB

Sidak Pasar, Wabup Hillal: Tak Ada Kenaikan Harga


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 Idul adha, Tim Satgas Pangan Pemkab Sarolangun melakukan Sidak ke Pasar Atas sarolangun, untuk memastikan ketersediaan