Kamis, 15 November 2018


Jumat, 15 September 2017 15:15 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Desa, 15 Kades Diincar Kejari

Reporter : Sonny
Kategori : Bungo

Wabup Bungo Syafrudin Dwi Afrianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan

Kajanglako.com, Bungo - Korupsi kian menggurita di Indonesia, tidak hanya di Pemerintah Pusat, tindak pidana korupsi juga mulai menggeregoti desa-desa. Gelontoran dana desa yang jumlahnya cukup menggiurkan memang membuat potensi korupsi dalam penggunaan dana desa ini semakin besar terjadi.

Di Kabupaten Bungo, 15 Kepala Desa telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat lantaran diduga telah melakukan penyelewengan dana desa.



"Data yang masuk hingga hari ini, yang kami ketahui itu sudah 15 Kepala Desa yang dilaporkan ke Kejaksaan, semuanya aduan oleh masyarakat ,” ungkap Wakil Bupati Bungo Syafrudin Dwi Afrianto, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (15/9).

Disebutkan, 15 Kades yang dilaporkan rata-rata terindikasi melakukan mark up harga dan kuantitas barang saat melakukan pembangunan menggunakan dana desa. Hal itu, lanjut Wabup, merupakan salah satu penyakit korupsi yang kerap diadukan oleh masyarakat.

“Laporan yang masuk rata-rata mark up harga dan kuantitas. Misalnya dimahalkan dan beli barang 5 ngaku 8 dalam laporannya,” ungkap Wabup

Untuk saat ini, hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan laporan itu sudah dilakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan dugaan korupsi penggunaan dana desa di sejumlah desa. 

Saat ditanya desa mana saja yang penggunaan dana desanya bermasalah, Wabup enggan menyebutkan lebih lanjut, ia hanya berkenan menjawab jumlah desa saja.

“Ya karena masih proses, kita belum bisa menyebutkan, desa-desa tersebut masih dalam pemeriksaan,” jawabnya singkat.

Melihat fakta itu, Anggota DPRD Bungo Komisi III Dharmawan saat dikonfirmasi via telpon menjawab kasus tersebut harus ditindak tegas dan adili yang bersalah.

"Inikan  jelas-jelas kasus merugikan negara dan masyarakat, saya minta pihak Kejaksaan harus mengusut terus dan tindak tegas sampai selesai," sebut Dharman. (kjcom)


Tag : #dana desa #bungo #korupsi



Berita Terbaru

 

Kamis, 15 November 2018 08:11 WIB

Menikahlah, Tapi Jangan Menikah yang Dilarang


Kajanglako.com, Kota Jambi - Menikah lalu punya anak, hidup normal di tengah masyarakat, itu sudah biasa. Tapi bagaimana dengan menikah atau melangsungkan

 

Rabu, 14 November 2018 20:55 WIB

Ahli Waris Zulkarnain, Jamaah Haji yang Wafat di Makkah Terima Asuransi Rp18 Juta


Kajanglako.com, Sarolangun - Kanwil Kemenag Kabupaten Sarolangun telah mengeluarkan dana asuransi bagi jamaah haji yang meninggal dunia, saat menjalankan

 

Penerimaan CPNS 2018
Rabu, 14 November 2018 20:37 WIB

Peserta CPNS Nilai Tertinggi namun di Bawah Passing Grade Masih Ada Harapan Lolos


Kajanglako.com, Sarolangun - Tingkat kelulusan CPNS pada tes tertulis sistem Computer Assisted Test (CAT) yang melamar pada Pemerintah Kabupaten 

 

Rabu, 14 November 2018 20:32 WIB

Perseteruan Teori Negara dan Agama di Indonesia


Kajanglako.com, Kota Jambi - Pada banyak negara post kolonial, mendefenisikan identitas negara bukanlah perkara mudah. Di negara-negara muslim, nasionalisme

 

Rabu, 14 November 2018 20:19 WIB

Terjaring Razia, Anak Punk Diambil Sampel Darahnya


Kajanglako.com, Bungo - Belasan anak jalanan atau yang disebut anak punk terjaring razia Satpol PP Bungo.    Mereka terjaring saat nongkrong