Minggu, 18 Februari 2018
Pencarian


Kamis, 31 Agustus 2017 17:34 WIB

50 Unit Perumahan Nelayan Terancam Dibongkar

Reporter :
Kategori : Tanjabbar

Pembangunan perumahan khusus nelayan di Parit VII Kuala Tungkal yang diduga tidak sesuai spesifikasi

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Pembangunan 50 unit Perumahan Khusus (Rusus) Nelayan di kawasan Parit VII Kuala Tungkal Tanjab Barat, diduga tidak sesuai spesifikasi pekerjaan, puluhan unit rumah yang dibangun melalui dana APBN itu terancam dibongkar.

Munculnya dugaan penyimpangan, ketika ditemukan plester dinding yang seharusnya dalam Bills Of Qwanties (BQ) setebal 15 milimeter, kenyataannya hanya 10 milimeter.



Begitu juga dalam segi pembesian, pemakaian behel tapak juga diduga tidak memenuhi spesifikasi. Besi yang semula menggunakan ukuran 12 milimeter, hanya menggunakan besi ukuran 10 milimeter.

“Awalnya digunakan besi behel untuk tapak berukuran 12 milimeter sebanyak 50 batang. Pemasangan selanjutnya hanya pakai ukuran 10 mm,” ungkap seorang pekerja yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Konsultan pembangunan rumah nelayan ini juga mengungkapkan adanya indikasi kecurangan, untuk ukuran bangunan satu unit rumah tapak pondasi biasa menggunakan besi sekitar 20 batang untuk tipe 36.

“Kalau dikalikan 50 unit, tapak pondasi bangunan perumahan nelayan itu butuh seribu batang,” kata konsultan itu.

Ironisnya, dari informasi pekerja di lapangan, besi tapak ukuran 12 milimeter hanya didatangkan sekitar 50 batang. Kekuatan fisik bangunan ini dikhawatirkan tidak maksimal.

Masih menurut konsultan tersebut, balok slop juga minim pembesian. “Jika bangunan ini terus dikerjakan, jelas tidak akan sesuai harapan,” sebutnya.

Menanggapi adanya dugaan kekurangan volume dalam pembangunan rumah nelayan tersebut, Kabid Pemukiman dan Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Tanjabbar, Arif Sambudi, menegaskan jika pihaknya tak ada hubungan permanen dalam mengawasi pembangunan 50 unit rumah nelayan ini.

“Kami tidak ada hubungan langsung untuk mengawasinya. Jika benar dugaan itu, secara teknis harus ditinjau kembali. Bisa saja dibongkar dan dibangun kembali agar tidak memakan korban,” tegas Arif.

Meski pihaknya diikutsertakan dalam pembangunan rumah nelayan tersebut, namun hanya sebatas penyediaan lahan lokasi. “Kami dari Kimrum tidak tahu soal teknisnya,” ujarnya. (die)


Tag : #Tanjjabbar #Nelayan #Perumahan



Berita Terbaru

 

Pilwako Jambi 2018
Sabtu, 17 Februari 2018 18:07 WIB

Siapkan 3 Mobil Pawai Pilkada Damai, Tim Fasha Tonjolkan Ikon Kota Jambi


Kajanglako.com, Kota Jambi - Pawai Pilkada Damai akan digelar besok pagi (18/2) oleh KPU Kota Jambi. Pasangan calon Fasha-Maulana sudah melakukan berbagai

 

Pilwako Jambi 2018
Sabtu, 17 Februari 2018 16:58 WIB

Wein Arifin Harapkan Deklarasi Kampanye Damai Lahirkan ini


Kajanglako.com, Kota Jambi – Pawai Kendaraan Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Jambi tahun 2018, akan digelar Minggu,

 

Pilwako Jambi 2018
Sabtu, 17 Februari 2018 16:43 WIB

Ini Rute Pawai Kendaraan Deklarasi Kampanye Damai Pilwako 2018


Kajanglako.com, Kota Jambi – Minggu, 18 Februari 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi akan menggelar Pawai Kendaraan Deklarasi Kampanye Damai

 

Pilwako Jambi 2018
Sabtu, 17 Februari 2018 16:19 WIB

Gelar Pawai Kendaraan Deklarasi Kampanye Damai, KPU Kota Jambi Batasi Jumlah Kendaraan


Kajanglako.com, Kota Jambi – Setelah ditetapkannya pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Jambi beserta nomor urut masing-masing calon, Komisi

 

Sabtu, 17 Februari 2018 15:27 WIB

Pujakesuma Salut Kemajuan Kota Jambi dengan Polesan Tangan Dingin Fasha


Kota Jambi - Ketua Paguyuban Putera Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), H Suparyono mengapresiasi pembangunan Kota Jambi di bawah kepemimpinan DR H Sy