Rabu, 20 Juni 2018


Rabu, 28 Februari 2018 19:30 WIB

Kerap Picu Kecelakaan, Dewan Minta Zola Instruksikan Truk Batubara Taat Aturan

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita

Deretan truk batubara di jalan lintas

Kajanglako.com, Batanghari - Truk angkutan batubara saat ini melintas tidak mengikuti aturan lagi, Perda Nomor 13 Tahun 2012  dan Pergub Nomor 18 tahun 2013 tentang Angkutan Batu Bara sudah tak digubris lagi.

Bahkan, seringkali truk batubara melintas pada pagi hari dan siang bolong di saat lalu lintas tengah ramai dan anak sekolah masih ramai. Sehingga kerap kali, truk batubara pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Terbaru, guru SMPN 21 Batanghari merenggang nyawa terlindas truk batu bara saat menjemput anaknya sekolah.



Tingginya angka kecelakaan yang disebabkan oleh truk angkutan batubara membuat Anggota Dewan Provinsi Jambi Syahbandar angkat bicara. Dirinya meminta agar Gubernur Jambi Zuimi Zola menghimbau perusahaan batubara untuk mengikuti aturan yang ada.

"Selaku anggota dewan provinsi, saya berharap agar Pak Gubernur Jambi menghimbau semua perusahaan tambang batubara dan berkoordinasi dengan Bupati setempat. Perusahaan harus menyesuaikan aturan yang ada. Pemkab setempat sebisa mungkin memerintahkan dinas terkait agar bisa mengatur rute-rute yang tidak boleh dilalui angkutan batubara," papar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi tersebut.

Senada juga dikatakan Kasat Lantas Polres Batanghari, AKP La Ode Prasetyo Fuad. Dia juga meminta agar Pemkab Batanghari bisa menegakkan Peraturan Bupati Batanghari Nomor 20 tahun 2013 tentang Cara Pelaksanaan Pengangkutan Batubara di Kabupaten Batanghari. 

Kasat Lantas menyebutkan, untuk menertibkan truk batubara yang melintas di Kabupaten Batanghari pada siang hari, peran Pemkab untuk menegakkan Perbup tentang batubara sangat dibutuhkan.

"Pemkab Batanghari harus tegakkan Perbup tentang batubara," kata AKP La Ode.

Menurutnya saat ini tim terpadu yang menangani masalah batubara juga tidak berjalan dengan baik, karena semenjak tim terpadu tersebut dibentuk, belum ada rapat antara sesama anggota tim.

"Timdu juga tidak jalan, rapat pun tidak pernah dengan alasan belum ada dana," ungkap AKP La Ode.

Lebih jauh ia menyebutkan, sepanjang tahun 2017 lalu, dari 64 orang yang meninggal dunia di jalan, sebanyak 22 orang meninggal akibat truk batubara.

"Iya, tahun lalu 22 orang meninggal akibat batubara," ujarnya. (kjcom)


Tag : #Batu Bara #Batanghari #Lakalantas #Kecelakaan Maut



Berita Terbaru

 

Arus Balik Lebaran
Selasa, 19 Juni 2018 19:21 WIB

Puncak Arus Balik, Basarnas Jambi Intensifkan Patroli


Kajanglako.com, Jambi – Memasuki puncak arus balik lebaran tahun 2018, Badan Sar Nasional (Basarnas) Jambi terus melakukan patroli di sejumlah ruas

 

Pilwako Jambi 2018
Selasa, 19 Juni 2018 17:32 WIB

Video Money Politik Disebut Skenario Jatuhkan Citra Fasha-Maulana


Kajanglako.com, Kota Jambi - Adanya video politik uang yang beredar diduga direkam tim sukses pasangan calon nomor urut 1, Abdullah Sani dan Kemas Alfarizi,

 

Selasa, 19 Juni 2018 13:30 WIB

Fasha Hadiri Reuni dan Halal Bilhalal IKAPOLSRI


Kajanglako.com, Sumatera Selatan - Ikatan alumni Politeknik Sriwijaya (IKAPOLSRI) menggelar reuni akbar sekaligus halal bilhalal dengan seluruh alumni

 

Kebakaran
Selasa, 19 Juni 2018 12:59 WIB

Video [KJTV] - Detik-detik Evakuasi Korban Kebakaran di Kuala Tungkal


 

Kebakaran
Selasa, 19 Juni 2018 11:43 WIB

Daftar Korban Terdampak Kebakaran di Jalan Bahagia Kuala Tungkal


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Puluhan warga menjadi korban terdampak kebakaran di Jalan Bahagia Lorong Kendari RT 01, Kelurahan Sriwijaya,