Rabu, 14 November 2018


Kamis, 31 Agustus 2017 17:31 WIB

Ulah First Travel, Tabungan 20 Tahun Penjual Nasi Gemuk Ini Sia-Sia

Reporter : Ferdi
Kategori : Kota Jambi

Parmiliani Korban First Travel Biro Perjalanan Haji Dan Umroh Yang Merupakan Warga Kota Jambi (foto : Ferdi)

Kajanglako.com, Kota Jambi – Lagi, korban First Travel bertambah. Kali ini yang menjadi korban merupakan warga kota Jambi, RT 05 Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur.

Parmiliani (67), begitu nama lengkap biasa dipanggil. Ibu empat orang anak ini diketahui menjadi korban keganasan First Travel, salah satu perusahaan agent travel haji dan umroh.



Parmiliani diketahui belakangan batal berangkat ibadah haji tahun ini. Padahal dirinya telah menyetor sejumlah uang kepada First Travel sebagai tanda pembayaran keberangkatan haji.

“Saya tidak tahu kalau saya ini menjadi korban dari First Travel tersebut, karena saya tidak menyangka kalau biro perjalanan haji umroh itu telah menipu saya,” ujar Parmi saat ditemui awak media di rumahnya, Kamis (31/8/2017)

Menurut keterangan Parmiliani, dirinya telah menyetor uang senilai Rp 28 juta lebih. Mirisnya lagi, uang sebanyak itu diperolehnya setelah menabung selama 20 tahun lamanya. Maklum Parmiliani hanyalah seorang penjual nasi gemuk diwilayah kota Jambi.

Tak banyak yang dapat dilakukan Parmi saat ini, hanya kata pasrah lah yang dapat ia terima, karena selain merasakan kehilangan uang puluhan juta dari uang tabungannya itu, Parmi juga harus merasakan kesedihan akibat gagal dalam menjalani perintah Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah.

“Ya rasanya hanya kata-kata pasrah lah yang saya terima kini, bukan masalah uang, tapi lebih dari itu, kesedihan yang saya rasakan karena tidak dapat melaksanakan perintah Allah SWT untuk dapat berangkat haji,” ungkap ibu tersebut dengan penuh haru.

“Sayo tau nyo dari siaran TV lah nak, kalau first travel itu telah menjadi para ribuan Jamaah Haji Indonesia, kalau tidak mengetahui dari tayangan TV Sayo tidak bakal tau jugo First Travel ini menipu”, ceritanya kepada kontributor kajanglakonews.com.

Hingga sekarang Parmi pun mengaku belum mendapatkan kepastian apakah uang yang sudah mereka setor tersebut akan kembali utuh atau tidak. Namun ia dan anaknya berusaha agar uang mereka bisa kembali dan merencanakan kembali untuk berangkat haji dengan travel lain.

“Kalau saya ini dak ada biaya lagi nak untuk ke Jakarta agar dapat memperjuangkan duit itu saya itu. Cuman Anak saya lah yang berusaha kesana,” tukasnya itu.

Sebagaimana diketahui, First Travel saat ini tengah menjalani proses hukum di Bareskrim Mabes Polri akibat kasus penipuan para ribuan jamaah haji di Indonesia. (Fer)


Tag : #Firs Travel #Penipuan #Umroh dan Haji



Berita Terbaru

 

Rabu, 14 November 2018 00:18 WIB

Politik Identitas Jelang Pemilu, Al Makin: Menghilangkan Substansi Masalah Sebenarnya


Kajanglako.com, Kota Jambi - Semakin mendekati Pemilu 2019, isu politik identitas semakin kentara disebarluaskan ke tengah masyarakat. Medium utamanya,

 

Operasi Zebra 2018
Selasa, 13 November 2018 20:25 WIB

Satlantas Sarolangun Keluarkan 1.318 Surat Tilang Selama Operasi Zebra


Kajanglako.com, Sarolangun - Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2018, Satlantas Polres Sarolangun sedikitnya mengeluarkan 1.318 surat tilang, baik

 

Selasa, 13 November 2018 20:13 WIB

Percobaan Penculikan Anak, Dewan Sarolangun Minta TNI/Polri Bersinergi


Kajanglako.com, Sarolangun – Kabar dugaan  percobaan penculikan  anak  di  RT 11 Desa Bernai, Sabtu malam lalu, membuat Anggota

 

Selasa, 13 November 2018 19:56 WIB

Kejari Tanjabbar Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Barang bukti hasil tangkapan kasus Narkoba dan tindak pidana umum dimusnahkan yang di Halaman Kantor Kejaksaan

 

Selasa, 13 November 2018 19:36 WIB

Mau Damai, Kepala MTS Simpang Babeko yang 'Pecut' Siswanya Harus Setor Rp200 Juta


Kajanglako.com, Bungo - Kasus pemukulan yang dilakukan oleh Kepala MTS Negeri Simpang Babeko, Kabupaten Bungo, terhadap siswanya atas nama M Fiqri Ardiansyah