Minggu, 19 Agustus 2018


Kamis, 31 Agustus 2017 17:31 WIB

Ulah First Travel, Tabungan 20 Tahun Penjual Nasi Gemuk Ini Sia-Sia

Reporter : Ferdi
Kategori : Kota Jambi

Parmiliani Korban First Travel Biro Perjalanan Haji Dan Umroh Yang Merupakan Warga Kota Jambi (foto : Ferdi)

Kajanglako.com, Kota Jambi – Lagi, korban First Travel bertambah. Kali ini yang menjadi korban merupakan warga kota Jambi, RT 05 Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur.

Parmiliani (67), begitu nama lengkap biasa dipanggil. Ibu empat orang anak ini diketahui menjadi korban keganasan First Travel, salah satu perusahaan agent travel haji dan umroh.



Parmiliani diketahui belakangan batal berangkat ibadah haji tahun ini. Padahal dirinya telah menyetor sejumlah uang kepada First Travel sebagai tanda pembayaran keberangkatan haji.

“Saya tidak tahu kalau saya ini menjadi korban dari First Travel tersebut, karena saya tidak menyangka kalau biro perjalanan haji umroh itu telah menipu saya,” ujar Parmi saat ditemui awak media di rumahnya, Kamis (31/8/2017)

Menurut keterangan Parmiliani, dirinya telah menyetor uang senilai Rp 28 juta lebih. Mirisnya lagi, uang sebanyak itu diperolehnya setelah menabung selama 20 tahun lamanya. Maklum Parmiliani hanyalah seorang penjual nasi gemuk diwilayah kota Jambi.

Tak banyak yang dapat dilakukan Parmi saat ini, hanya kata pasrah lah yang dapat ia terima, karena selain merasakan kehilangan uang puluhan juta dari uang tabungannya itu, Parmi juga harus merasakan kesedihan akibat gagal dalam menjalani perintah Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah.

“Ya rasanya hanya kata-kata pasrah lah yang saya terima kini, bukan masalah uang, tapi lebih dari itu, kesedihan yang saya rasakan karena tidak dapat melaksanakan perintah Allah SWT untuk dapat berangkat haji,” ungkap ibu tersebut dengan penuh haru.

“Sayo tau nyo dari siaran TV lah nak, kalau first travel itu telah menjadi para ribuan Jamaah Haji Indonesia, kalau tidak mengetahui dari tayangan TV Sayo tidak bakal tau jugo First Travel ini menipu”, ceritanya kepada kontributor kajanglakonews.com.

Hingga sekarang Parmi pun mengaku belum mendapatkan kepastian apakah uang yang sudah mereka setor tersebut akan kembali utuh atau tidak. Namun ia dan anaknya berusaha agar uang mereka bisa kembali dan merencanakan kembali untuk berangkat haji dengan travel lain.

“Kalau saya ini dak ada biaya lagi nak untuk ke Jakarta agar dapat memperjuangkan duit itu saya itu. Cuman Anak saya lah yang berusaha kesana,” tukasnya itu.

Sebagaimana diketahui, First Travel saat ini tengah menjalani proses hukum di Bareskrim Mabes Polri akibat kasus penipuan para ribuan jamaah haji di Indonesia. (Fer)


Tag : #Firs Travel #Penipuan #Umroh dan Haji



Berita Terbaru

 

HUT ke-73 RI
Minggu, 19 Agustus 2018 21:41 WIB

Serunya Lomba Pacu Perahu di Desa Mendalo Laut, Ada Kategori untuk Ibu-ibu


Kajanglako.com, Muarojambi - Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Mendalo Laut mengadakan lomba pacu perahu tradisional

 

HUT ke-73 RI
Minggu, 19 Agustus 2018 21:25 WIB

Bupati Syahirsah Saksikan Atraksi Pawai Kebudayaan


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Ir Syahirsah Sy, beserta istri menyaksikan langsung pawai kebudayaan. Terlihat ribuan masyarakat Batanghari

 

HUT ke-73 RI
Minggu, 19 Agustus 2018 16:52 WIB

Video [KJTV] - Upacara Pengibaran Bendera Peringati HUT 73 RI


 

Minggu, 19 Agustus 2018 12:53 WIB

Lempar Guyonan di Gowes BI, Fasha: Jelang Pileg Bakal Banyak Kegiatan Gowes


Kajanglako.com, Jambi - Walikota Jambi, Syarif Fasha, menghadiri acara Gowes 73 KM yang digelar Bank Indonesia, Minggu (19/8).   Saat memberikan sambutan,

 

Minggu, 19 Agustus 2018 09:00 WIB

Diduga Ingin Selundupkan Ganja, Pengunjung Lapas Bungo Diamankan


Kajanglako.com – Nekat membawa ganja saat berkunjung ke Lapas Klas 2B Bungo, ID (19) warga Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, ditangkap