Rabu, 19 Desember 2018


Selasa, 27 Februari 2018 21:40 WIB

Sudah 3 Kali Sidang Berjalan, KPK Akan Buktikan Nama-nama yang Menerima Suap

Reporter : Ahmad Riki S
Kategori : Berita Nasional Hukrim

Jubir KPK, Febri Diansyah/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Sidang kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Erwan Malik, Saipudin dan Arfan sudah tiga kali berjalan di Pengadilan Negeri Jambi.

Sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU KPK, sidang kedua dan ketiga agendanya pemeriksaan saksi-saksi. Bahkan pada sidang ketiga, saksi yang diperiksa merupakan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi.



Banyak fakta baru dan mengejutkan yang terungkap pada sidang ketiga yang digelar Senin (26/2) kemarin, baik Pimpinan maupun Anggota Dewan Provinsi mengungkapkan bagaimana proses permintaan ‘uang ketok palu’ untuk pelicin pengesahan RAPBD hingga nominal uang suap yang disepakati.

Lantas bagaimana tanggapan KPK setelah tiga kali sidang kasus OTT ini berjalan? Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan jika pihaknya akan menyiimak terlebih dahulu fakta-fakta baru yang terungkap di persidangan, “Di dakwaan kami cukup jelas mengurai ada pihak-pihak yang diduga memberi ada yang mengarahkan, dan sejumlah pihak diduga yang menerima. Nanti kami akan uji fakta-fakta itu diproses persidangan,” katanya saat ditemui di gedung merah putih KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/2).

“Mulai dari pihak yang mengarahkan, yang memberikan atau yang menerima ada beberapa nama sebenarnya disana, nanti kita buktikan,” tegasnya.

Apakah pihak yang mengarahkan dan menerima berpotensi kuat menjadi tersangka? “Kita belum bicara potensi kuat atau tidak ya, yang dibicarakan adalah pembuktian diproses dakwaan. Sudah kita uraikan panjang lebar dan kewajiban JPU untuk membuktikan lebih lanjut di persidangan, tentu fokus pertama pembuktiannya adalah membuktikan proses perbuatan terdakwa. Bahwa nanti ada fakta-fakta baru yang muncul di persidangan itu nanti tentu akan kita cermati, kita analisis apakah memang fakta-fakta baru ini memperkuat bukti yang sudah ada,” ujar Febri.

Dia pun menyarankan agar masyarakat Jambi mengikuti persidangan kasus suap pengesahan RAPBD ini, “Saya kira kita tidak berandai-andai dulu ya, kita simak dulu saja fakta persidangan ini, masyarakat bisa melihat secara rinci karena sidang terbuka untuk umum,” ajaknya. (kjcom)


Tag : #KPK #Suap RAPBD #Korupsi #DPRD Provinsi Jambi



Berita Terbaru

 

Rabu, 19 Desember 2018 15:46 WIB

Belasan TKA Terdata Bekerja di Batanghari, Mayoritas China


Kajanglako.com, Batanghari - Tercatat di Kabupaten Batanghari, sekitar 13 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di tiga perusahaan. Hal ini berdasarkan

 

Rabu, 19 Desember 2018 15:37 WIB

Diduga Keracunan Soto Lontong, 2 Warga Teluk Nilau Meninggal Dunia


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Diduga keracunan, usai menyantap soto dalam pengajian ibu-ibu. Puluhan warga Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan

 

Rabu, 19 Desember 2018 15:23 WIB

4 Pos Disiapkan di Merangin untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru


Kajanglako.com, Merangin - Untuk pengamanan natal 2018 dan tahun baru 2019 sebanyak 4 pos pengamanan disiapkan di beberapa titik di wilayah Merangin. Pos

 

Rabu, 19 Desember 2018 12:19 WIB

Jambi Pasok Ikan Patin 20 ton Perhari ke Luar Daerah


Kajangalako.com, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan pada tahun 2018, produksi ikan patin sebesar 35 kg perkapital.Pada Januari-Desember 2018,

 

Rabu, 19 Desember 2018 12:06 WIB

Fachrori Upayakan 2019 Semua Desa Dialiri Listrik


Kajangalako.com, Jambi - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar, berharap agar tahun 2019 semua desa di Provinsi Jambi dialiri listrik. Hal