Selasa, 18 Desember 2018


Selasa, 20 Februari 2018 09:47 WIB

Edan!! Dulu Mabuk Lem, Kini Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita Jadi Tren Baru

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Nasional

Salah satu pemuda di Karawang yang diamankan warga karena diduga mabuk air rebusan pembalut wanita, foto: istimewa

Kajanglako.com – Prilaku para ‘Pemabuk Kere’ sudah di luar logika, jika dulu sangat tren mabuk lem dan ‘Ngomix’ (menenggak obat batuk cair secara berlebihan) hingga mencampur ciu dengan deterjen plus minuman berenergi.

Sekarang ada tren baru di kalangan ‘Pemabuk Kere’ tersebut, yaitu menenggak air rebusan pembalut wanita. Perilaku tidak wajar itu sudah biasa dilakukan oleh ABG di Kecamatan Lemahabang, Tempuran, dan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.



Seperti dilansir dari Radar Kawarang (Pojoksatu.id Group), seorang siswa SMP di Lemahabang yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, mabuk air rebusan pembalut wanita lagi ngetren. Bisa langsung berhalusinasi tidak lama setelah menenggak air rebusan tersebut.

”Minum rebusan pembalut lagi ngetren di Lemahabang, Tempuran, dan Telagasari,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, cara lainnya yaitu air rebusan pembalut wanita, dicampur obat kuat dan obat batuk. Hasilnya lebih memabukan dibanding obat lainnya. ”Gak tahu anak-anak tahu darimana,” sebutnya.

Sekretaris Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang Mahmud mengatakan, ada dua tempat yang selalu jadi sarang sampah sachet obat batuk cair dan pembalut wanita.

Selain di pintu air Peundeuy, juga di depan gerbang masuk Desa Pulokalapa, tepatnya di rumah kosong Dusun Srijaya RT 01/04. Dirinya sering mendapati sampah obat batuk setelah malam mingguan di dua lokasi itu. Bahkan diakui Mahmud, sesekali didapati beberapa pembalut wanita.

Ia semula berpikir, bahwa pembalut itu bekas mesum sepasang anak muda yang nakal. Tapi baru-baru ini dia tahu, bahwa pembalut itu ternyata jadi media lain untuk mabuk.

”Saya bingung, anak muda zaman sekarang ini dapat informasi dari mana bahwa pembalut wanita bisa dijadikan media mabuk,” herannya.

Kasi Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Eka Mutia mengatakan, pihaknya sering dipanggil pengadilan untuk menjadi saksi ahli kaitan penyalahgunaan obat, seperti obat batuk cair, tramadol, dextro, obat kuat dan excimer yang sering disalahgunakan anak-anak untuk mabuk dan berhalusinasi.

”Saya juga dengar pembalut wanita mulai disasar untuk disalahgunakan. Saya juga tahu bahwa pembalutnya direbus dengan air panas, sementara air hasil rebusan campuran pembalut itu langsung diminum,” kata Eka.

Menurutnya perilaku menyimpang itu bisa menyebabkan kematian. Karena pembalut wanita mengandung klorin untuk memutihkan warna pembalutnya, sekaligus juga media pembunuh bakteri atau kuman di organ kewanitaan.

”Pembalut itu kan terbuat dari kapas dan rayon, jadi pake klorin untuk memutihkan sehingga bisa mencegah bakteri,” sebutnya.

Namun dia belum tahu seberapa parah dampak terhadap kesehatan jika meminum air rebusan tersebut. Sebab, klorin di pembalut ini merupakan racun, jadi tidak sepatutnya dimakan, diminum atau dikonsumsi dengan campuran apapun.

”Saya belum jauh mendalami efek samping, tempo reaksi dan kadarnya karena masih dalam penelitian lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara Kasi Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Karawang, Mohammad Alwi mengatakan, pembalut bukan makanan atau minuman, zat yang terkandung di dalamnya adalah klorin yang fungsinya untuk sterilisasi dan pemutihan.

”Kita masih cari ini kaitan pembalut kandungannya apa saja,” sebutnya. (kjcom)


Tag : #Mabuk Lem #Karawang #Mabuk Air Rebusan Pembalut Wanita



Berita Terbaru

 

Senin, 17 Desember 2018 18:32 WIB

Catatan Akhir Tahun KKI WARSI, Menagih Kejujuran Pengelolaan Sumber Daya Alam


Kajanglako.com, Jambi - Penambangan emas liar, banjir dan longsor dan konflik sumber daya alam masih menjadi problematika Jambi sepanjang  2018. Peristiwa

 

Senin, 17 Desember 2018 18:21 WIB

Sekda Dianto Diopname di RS Korea Selatan


Kajanglako.com, Jambi - Terkait adanya informasi yang menyatakan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M.Dianto, dirawat di salah satu rumah

 

Senin, 17 Desember 2018 18:14 WIB

Jambi Ternyata Pasok Daging Celeng 200 Ton Perbulan ke Sumut dan Pekanbaru


Kajanglako.com, Jambi - Provinsi Jambi ternyata merupakan salah satu pemasok terbesar daging celeng ke sejumlah provinsi di Pulau Sumatera, di antaranya

 

Senin, 17 Desember 2018 18:00 WIB

Satgas Pangan Sidak ke Pasar Angsoduo Jelang Tahun Baru, Ini Hasilnya


Kajanglako.com, Jambi - Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pasar Angso Duo Baru, Senin (17/12). Sidak dipimpin Agus

 

Senin, 17 Desember 2018 17:50 WIB

Wabup Apri ke ASN: Harus Netral di Tahun Politik, Terutama di Medsos


Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo melaksanakan upacara untuk memperingati Organisasi Korps Pegawai Republik Indonesia ke-47, PGRI ke-73