Senin, 21 Mei 2018


Rabu, 14 Februari 2018 14:02 WIB

Begini Proses Pemberian 'Uang Ketok Palu' Rp 5 Miliar dari Ahui ke Arfan

Reporter : Ahmad Riki S
Kategori : Berita Hukrim

Arfan saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jambi/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Bagaimana proses pemberian “uang ketok palu” dari pengusaha bernama Ali Tonang Alias Ahui ke Terdakwa Arfan yang saat itu menjabat sebagai Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi, juga terungkap dalam materi dakwaan yang dibacakan JPU KPK dalam sidang perdana kasus dugaan suap pengesahan RAPB Provinsi Jambi tahun anggaran 2018, di Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (14/2).

Dalam materi dakwaan itu dibeberkan, jika pada hari Senin tanggal 27 November 2017 sekitar jam 10.00 WIB bertempat di rumah Terdakwa Arfan di Jalan M Kukuh BTN Blok 3 Nomor 03 RT 09/RW 011 Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Arfan bertemu Nusa Suryadi dan Ali Tonang Alias Ahui dengan maksud untuk membicarakan bagaimana caranya Ahui menyerahkan uang sebesar Rp 5 miliar kepada Arfan.



Selanjutnya disepakati, Ahui menggunakan mobil Mitsubhisi Outlander milik Dheny Ivantriesyana Poetra Alias Ivan yang akan diserahkan kepada Arfan setelah di dalamnya telah dimasukan uang sebesar Rp 5 miliar tersebut.

Pada sore harinya sekitar jam 16.30 WIB, Robert (pegawai Ahui) memberitahu Nusa Suryadi supaya mengambil mobil Mitsubishi Outlander tersebut di Alfamart di daerah Simpang Ahok, Kota Jambi. Sekitar jam 17.00 WIB, Nusa Suryadi bersama Sabri datang ke Alfamart dan menemui Ahui yang berada di dalam Alfamart, kemudian Ahui menyerahkan kunci mobil Mitsubishi Outlander yang sudah berisi uang sebesar Rp 5 miliar kepada Nusa Suryadi.

Setelah itu, Ahui pergi meninggalkan Alfamart dengan diantar Sabri, sedangkan mobil Mitsubishi Outlander tersebut dibawa oleh Wahyudi Apdian Nizam dan Dheny Ivantriesyana Poetra Alias Ivan yang datang sesaat kemudian di Alfamart.

“Selanjutnya atas perintah Terdakwa Arfan, mobil Mitsubishi Outlander dibawa oleh Wahyudi Apdian dan Dheny Ivantriesyana Poetra Alias Ivan ke rumah Wasis Sudibyo untuk membagi uang sebesar Rp 5 miliar ke dalam beberapa kantong plastik yang akan diberikan kepada seluruh perwakilan fraksi yang ada di DPRD Provinsi Jambi, dengan besaran jumlah uang yang bervariasi sesuai dengan arahan Arfan dan Saipudin,” beber JPU KPK di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi. (kjcom)  


Tag : #KPK #Korupsi #Suap RAPBD #OTT



Berita Terbaru

 

Senin, 21 Mei 2018 14:28 WIB

Sekda Tanggapi Kabar Monopoli Bank Jambi di Pasar Angso Duo Baru


Kajanglako.com,  Jambi - Terkait beredar kabar di masyarakat bahwa pihak Bank Jambi disebut memonopoli PT EBN, dalam pengelolaan kredit tokok dan

 

Senin, 21 Mei 2018 14:21 WIB

Masalah Pemindahan Pedagang Angsoduo, Ini Kata Sekda Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M Dianto angkat bicara terkait permasalahan pemindahan pedagang Pasar Angso Duo lama ke Pasar

 

Senin, 21 Mei 2018 14:13 WIB

Hingga Pendaftaran Tutup, Hanya Satu Nama Mencalonkan Jadi Ketua KNPI Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bungo, siap menggelar Musyawarah Daerah (Musda)

 

Senin, 21 Mei 2018 13:58 WIB

Shoft Lounching Kantor Imigrasi, Bupati Bungo: Warga Urus Paspor Lebih Mudah


Kajanglako.com, Bungo - Bupati Bungo, H Mashuri, secara resmi melaksanakan Soft Launching Kantor Imigrasi Kabupaten Bungo, Senin 21 Mei 2018.  Dengan

 

Senin, 21 Mei 2018 13:31 WIB

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Fachrori Ajak Generasi Muda Teladani Bung Tomo


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, Senin (21/5) pagi memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-110 di lapangan Kantor Gubernur