Kamis, 21 Februari 2019


Rabu, 14 Februari 2018 13:42 WIB

Meski Lahan Tergenang Banjir, Petani Tetap Panen Padi

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi lahan padi tergenang banjir/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur – Kondisi air pasang yang tinggi akibat angin kencang dan tingginya curah hujan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini, membuat lahan padi petani terendam banjir. Meski demikian, petani tetap memanen padinya, karena kondisi batang padi yang cukup tinggi.

“Petani tetap bisa panen, karena padinya sudah tinggi-tinggi, walaupun lahannya terendam banjir,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabtim, Sunarno melalui Sekdis, Husni Rahman, belum lama ini.



Tanaman padi yang batangnya tidak terendam oleh air hingga ke atas masih bisa dipanen. Namun, kata Husni, jika padi terendam sepenuhnya, maka petani gagal panen.

“Kalau sekarang kan tidak, padinya tidak sampai ke atas, dan memang sudah masuk musim panen, jadi bisa di panen,” terangnya.

Cara memanen padi dengan kondisi banjir, petani membuat terpal berbentuk perahu, lalu hasil panen tersebut diletakan ke dalam terpal tersebut. Hal itu dilakukan supaya hasil yang dipanen tidak terkena air yang menggenangi lahan.

“Kan terpal itu di air mengapung, jadi petani berinisiatif terpal itu dijadikan perahu, supaya bisa memanen padi mereka,” sebutnya.

Namun lanjutnya, akibat sebagian padi ada yang terendam, tidak menutup kemungkinan bisa mengurangi kualitas beras. Selain itu, kualitas beras di musim hujan bisa lebih rendah dari kondisi normal, karena bisa menyebabkan lembab dan merusak gabah.

“Alat pengering kita kan sekarang ini juga kurang, jadi dengan kondisi musim hujan sekarang, gabah tidak terlalu kering dan bisa merusak kualitasnya,” jelas Husni.

Untuk diketahui, musim panen dimulai pada awal bulan Januari kemarin, namun hanya didapat dihitung luas panennya. Kemudian musim panen dilanjutkan pada awal Februari kemarin dan akan berakhir pada akhir Februari mendatang. Saat ini yang sudah melakukan panen. Yakni Kecamatan Berbak, Muarasabak Timur dan Rantau Rasau sebagian. (kjcom)


Tag : #Banjir #Tanjabtim #Padi



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Februari 2019 23:28 WIB

Bupati Mashuri Ajak Insan Pers Bersama-sama Membangun Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Bungo (PWB), Ikatan Wartawan Bungo (IWB), Persatuan Wartawan Indonesia

 

Kamis, 21 Februari 2019 21:35 WIB

Peringati HPSN, Wabup Robi dan Kapolres Pungut Sampah di Pasar Induk


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliansyah dan Kapolres Tanjabtim

 

Rakernas APPSI
Kamis, 21 Februari 2019 17:53 WIB

Rakernas APSI Bersama Wapres JK, Fachrori Tekankan Pengembangan Produk Lokal


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menekankan pengembangan produk unggulan daerah se-Provinsi Jambi dalam menyongsong kerjasama antar

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:51 WIB

Hadiri Sertijab DWP BPKP Provinsi Jambi, Ini Pesan Neta Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi, Neta Aryani Dianto, menghadiri Sertijab DWP BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. Sertijab

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:50 WIB

PDAM Batanghari Putus 328 Sambungan Pelanggan yang Menunggak Pembayaran


Kajanglako.com, Batanghari – Sekitar 328 Sambungan Rumah (SR) air bersih diputus oleh PDAM Tirta Batanghari. Direktur utama PDAM Batanghari, Abu