Kamis, 15 November 2018


Rabu, 14 Februari 2018 13:42 WIB

Meski Lahan Tergenang Banjir, Petani Tetap Panen Padi

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi lahan padi tergenang banjir/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur – Kondisi air pasang yang tinggi akibat angin kencang dan tingginya curah hujan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini, membuat lahan padi petani terendam banjir. Meski demikian, petani tetap memanen padinya, karena kondisi batang padi yang cukup tinggi.

“Petani tetap bisa panen, karena padinya sudah tinggi-tinggi, walaupun lahannya terendam banjir,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabtim, Sunarno melalui Sekdis, Husni Rahman, belum lama ini.



Tanaman padi yang batangnya tidak terendam oleh air hingga ke atas masih bisa dipanen. Namun, kata Husni, jika padi terendam sepenuhnya, maka petani gagal panen.

“Kalau sekarang kan tidak, padinya tidak sampai ke atas, dan memang sudah masuk musim panen, jadi bisa di panen,” terangnya.

Cara memanen padi dengan kondisi banjir, petani membuat terpal berbentuk perahu, lalu hasil panen tersebut diletakan ke dalam terpal tersebut. Hal itu dilakukan supaya hasil yang dipanen tidak terkena air yang menggenangi lahan.

“Kan terpal itu di air mengapung, jadi petani berinisiatif terpal itu dijadikan perahu, supaya bisa memanen padi mereka,” sebutnya.

Namun lanjutnya, akibat sebagian padi ada yang terendam, tidak menutup kemungkinan bisa mengurangi kualitas beras. Selain itu, kualitas beras di musim hujan bisa lebih rendah dari kondisi normal, karena bisa menyebabkan lembab dan merusak gabah.

“Alat pengering kita kan sekarang ini juga kurang, jadi dengan kondisi musim hujan sekarang, gabah tidak terlalu kering dan bisa merusak kualitasnya,” jelas Husni.

Untuk diketahui, musim panen dimulai pada awal bulan Januari kemarin, namun hanya didapat dihitung luas panennya. Kemudian musim panen dilanjutkan pada awal Februari kemarin dan akan berakhir pada akhir Februari mendatang. Saat ini yang sudah melakukan panen. Yakni Kecamatan Berbak, Muarasabak Timur dan Rantau Rasau sebagian. (kjcom)


Tag : #Banjir #Tanjabtim #Padi



Berita Terbaru

 

Kamis, 15 November 2018 08:11 WIB

Menikahlah, Tapi Jangan Menikah yang Dilarang


Kajanglako.com, Kota Jambi - Menikah lalu punya anak, hidup normal di tengah masyarakat, itu sudah biasa. Tapi bagaimana dengan menikah atau melangsungkan

 

Rabu, 14 November 2018 20:55 WIB

Ahli Waris Zulkarnain, Jamaah Haji yang Wafat di Makkah Terima Asuransi Rp18 Juta


Kajanglako.com, Sarolangun - Kanwil Kemenag Kabupaten Sarolangun telah mengeluarkan dana asuransi bagi jamaah haji yang meninggal dunia, saat menjalankan

 

Penerimaan CPNS 2018
Rabu, 14 November 2018 20:37 WIB

Peserta CPNS Nilai Tertinggi namun di Bawah Passing Grade Masih Ada Harapan Lolos


Kajanglako.com, Sarolangun - Tingkat kelulusan CPNS pada tes tertulis sistem Computer Assisted Test (CAT) yang melamar pada Pemerintah Kabupaten 

 

Rabu, 14 November 2018 20:32 WIB

Perseteruan Teori Negara dan Agama di Indonesia


Kajanglako.com, Kota Jambi - Pada banyak negara post kolonial, mendefenisikan identitas negara bukanlah perkara mudah. Di negara-negara muslim, nasionalisme

 

Rabu, 14 November 2018 20:19 WIB

Terjaring Razia, Anak Punk Diambil Sampel Darahnya


Kajanglako.com, Bungo - Belasan anak jalanan atau yang disebut anak punk terjaring razia Satpol PP Bungo.    Mereka terjaring saat nongkrong