Selasa, 21 Agustus 2018


Rabu, 14 Februari 2018 13:42 WIB

Meski Lahan Tergenang Banjir, Petani Tetap Panen Padi

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi lahan padi tergenang banjir/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur – Kondisi air pasang yang tinggi akibat angin kencang dan tingginya curah hujan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini, membuat lahan padi petani terendam banjir. Meski demikian, petani tetap memanen padinya, karena kondisi batang padi yang cukup tinggi.

“Petani tetap bisa panen, karena padinya sudah tinggi-tinggi, walaupun lahannya terendam banjir,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabtim, Sunarno melalui Sekdis, Husni Rahman, belum lama ini.



Tanaman padi yang batangnya tidak terendam oleh air hingga ke atas masih bisa dipanen. Namun, kata Husni, jika padi terendam sepenuhnya, maka petani gagal panen.

“Kalau sekarang kan tidak, padinya tidak sampai ke atas, dan memang sudah masuk musim panen, jadi bisa di panen,” terangnya.

Cara memanen padi dengan kondisi banjir, petani membuat terpal berbentuk perahu, lalu hasil panen tersebut diletakan ke dalam terpal tersebut. Hal itu dilakukan supaya hasil yang dipanen tidak terkena air yang menggenangi lahan.

“Kan terpal itu di air mengapung, jadi petani berinisiatif terpal itu dijadikan perahu, supaya bisa memanen padi mereka,” sebutnya.

Namun lanjutnya, akibat sebagian padi ada yang terendam, tidak menutup kemungkinan bisa mengurangi kualitas beras. Selain itu, kualitas beras di musim hujan bisa lebih rendah dari kondisi normal, karena bisa menyebabkan lembab dan merusak gabah.

“Alat pengering kita kan sekarang ini juga kurang, jadi dengan kondisi musim hujan sekarang, gabah tidak terlalu kering dan bisa merusak kualitasnya,” jelas Husni.

Untuk diketahui, musim panen dimulai pada awal bulan Januari kemarin, namun hanya didapat dihitung luas panennya. Kemudian musim panen dilanjutkan pada awal Februari kemarin dan akan berakhir pada akhir Februari mendatang. Saat ini yang sudah melakukan panen. Yakni Kecamatan Berbak, Muarasabak Timur dan Rantau Rasau sebagian. (kjcom)


Tag : #Banjir #Tanjabtim #Padi



Berita Terbaru

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:55 WIB

Ini Penjelasan Panitia Terkait Aksi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Aksi Pengeroyokan yang terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi, Senin sore (20/08),

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:30 WIB

Terjadi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Aksi pengeroyokan terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi. Diduga aksi pengeroyokan

 

Senin, 20 Agustus 2018 22:01 WIB

Ihsan Yunus Beri Masukan Penyelenggaraan OSS


Kajanglako.com, Jakarta - Berlakunya pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih menyimpan pro

 

HUT ke-73 RI
Senin, 20 Agustus 2018 17:04 WIB

Wabup Buka Lomba Panjat Pinang 45 Batang


Kajanglako.com, Batanghari -Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-73, Kabupaten Batanghari mengadakan pesta rakyat berupa perlombaan panjat pinang yang

 

Jelang Idul Adha
Senin, 20 Agustus 2018 15:57 WIB

Sidak Pasar, Wabup Hillal: Tak Ada Kenaikan Harga


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 Idul adha, Tim Satgas Pangan Pemkab Sarolangun melakukan Sidak ke Pasar Atas sarolangun, untuk memastikan ketersediaan