Minggu, 25 Februari 2018


Rabu, 14 Februari 2018 13:42 WIB

Meski Lahan Tergenang Banjir, Petani Tetap Panen Padi

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi lahan padi tergenang banjir/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur – Kondisi air pasang yang tinggi akibat angin kencang dan tingginya curah hujan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini, membuat lahan padi petani terendam banjir. Meski demikian, petani tetap memanen padinya, karena kondisi batang padi yang cukup tinggi.

“Petani tetap bisa panen, karena padinya sudah tinggi-tinggi, walaupun lahannya terendam banjir,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabtim, Sunarno melalui Sekdis, Husni Rahman, belum lama ini.



Tanaman padi yang batangnya tidak terendam oleh air hingga ke atas masih bisa dipanen. Namun, kata Husni, jika padi terendam sepenuhnya, maka petani gagal panen.

“Kalau sekarang kan tidak, padinya tidak sampai ke atas, dan memang sudah masuk musim panen, jadi bisa di panen,” terangnya.

Cara memanen padi dengan kondisi banjir, petani membuat terpal berbentuk perahu, lalu hasil panen tersebut diletakan ke dalam terpal tersebut. Hal itu dilakukan supaya hasil yang dipanen tidak terkena air yang menggenangi lahan.

“Kan terpal itu di air mengapung, jadi petani berinisiatif terpal itu dijadikan perahu, supaya bisa memanen padi mereka,” sebutnya.

Namun lanjutnya, akibat sebagian padi ada yang terendam, tidak menutup kemungkinan bisa mengurangi kualitas beras. Selain itu, kualitas beras di musim hujan bisa lebih rendah dari kondisi normal, karena bisa menyebabkan lembab dan merusak gabah.

“Alat pengering kita kan sekarang ini juga kurang, jadi dengan kondisi musim hujan sekarang, gabah tidak terlalu kering dan bisa merusak kualitasnya,” jelas Husni.

Untuk diketahui, musim panen dimulai pada awal bulan Januari kemarin, namun hanya didapat dihitung luas panennya. Kemudian musim panen dilanjutkan pada awal Februari kemarin dan akan berakhir pada akhir Februari mendatang. Saat ini yang sudah melakukan panen. Yakni Kecamatan Berbak, Muarasabak Timur dan Rantau Rasau sebagian. (kjcom)


Tag : #Banjir #Tanjabtim #Padi



Berita Terbaru

 

Pusaran Korupsi Jambi
Minggu, 25 Februari 2018 21:48 WIB

Soal 'Uang Ketok Palu', Pengacara Arfan: Perintahnya Berjenjang


Kajanglako.com, Jambi - Sidang lanjutan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018, dengan terdakwa Erwan Malik,  Saipudin dan Arpan akan

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:23 WIB

Beri Dukungan, Masyarakat Siulak Sambangi Posko ZA


Kajanglako.com, Kerinci - Tak hanya dari masyarakat wilayah Kerinci wilayah hilir, dukungan untuk pasangan calon Bupati Kerinci dan Wakil Bupati Kerinci

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:08 WIB

Enam Desa Kemantan Siap Menangkan Zainal-Arsal, Ini Alasannya


Kajanglako.com, Kerinci - Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Nomor Urut 3, Zainal Abidin dan Arsal Apri terus mengalir.    Sabtu

 

Sidang Suap RAPBD
Minggu, 25 Februari 2018 20:45 WIB

Ini Daftar Anggota DPRD Provinsi yang Jalani Sidang OTT Besok


Kajanglako.com, Jambi - Senin (26/2) besok, dijadwalkan sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jambi akan menjalani sidang sebagai saksi, dalam sidang lanjutan

 

Minggu, 25 Februari 2018 15:28 WIB

2019, Tiga Kecamatan di Batanghari Bakal Dapat Jembatan Gantung Melalui APBD Provinsi


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah provinsi Jambi, pada tahun 2019 mendatang rencananya akan membangun jembatan gantung di wilayah Kabupaten Batanghari.