Minggu, 25 Februari 2018


Rabu, 14 Februari 2018 12:55 WIB

Ini Pembagian 'Uang Ketok Palu' untuk Masing-masing Fraksi DPRD Provinsi Jambi

Reporter : Ahmad Riki S
Kategori : Berita Hukrim

Suasana Paripurna DPRD Provinsi Jambi/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Jambi - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuka satu-persatu berbagai fakta dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018, dalam sidang perdana yang digelar Rabu (14/2) di Pengadilan Negeri Jambi. JPU KPK membeberkan fakta aliran dana "uang ketok palu" ke fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jambi.

Dalam materi dakwaan JPU KPK disebutkan, setelah ada kepastian akan terjadi quorum di paripurna pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 menjadi Perda APBD tahun 2018 yang dilaksanakan Selasa 28 November 2017, pada Senin malam 26 November 2017, bertempat di Hotel Aston Jambi lantai 10 kamar nomor 1023. Arfan, Saipudin, Wahyudi Apdian Nizam dan Dheny Ivantriesyana Poetra Alias Ivan membahas persiapan perhitungan “uang ketok palu” untuk anggota DPRD Provinsi Jambi, dengan perincian sebagai berikut :



1. Fraksi Demokrat ada 8 (delapan) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

2. Fraksi Golkar ada 7 (tujuh) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

3. Fraksi Restorasi Nurani (gabungan Hanura dan Nasdem) ada 7 (tujuh) orang anggota, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

4. Fraksi PKB ada 6 (enam) orang anggota, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

5. Fraksi PDIP ada 6 (enam) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

6. Fraksi Gerindra ada 5 (lima) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

7. Fraksi PPP ada 4 (empat) orang anggota dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

8. Fraksi PAN ada 4 (empat) orang anggota dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

9. Fraksi Bintang Keadilan ada 3 (tiga) orang anggota aktif, 1 (satu) orang anggota tidak aktif namun belum dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

Setelah Arfan, Saipudin, Wahyudi dan Ivan selesai menghitung pengalokasian untuk pembagian “uang ketok palu”, Supriyono dan Elhelwi datang ke kamar 1023 di Hotel Aston Jambi tersebut dengan maksud untuk menanyakan kepastian adanya pemberian “uang ketok palu” kepada anggota DPRD Provinsi Jambi untuk persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018.

"Kemudian pada saat itu, Elhelwi meminta jaminan dari Saipudin mengenai kepastian pemberian “uang ketok palu” dan Saipudin menyanggupi kepastian pemberian “uang ketok palu” dimaksud," beber JPU KPK dalam dakwaannya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (14/2). (kjcom)


Tag : #KPK #Korupsi #Uang Ketok Palu #OTT #Suap RAPBD #DPRD Provinsi Jambi



Berita Terbaru

 

Pusaran Korupsi Jambi
Minggu, 25 Februari 2018 21:48 WIB

Soal 'Uang Ketok Palu', Pengacara Arfan: Perintahnya Berjenjang


Kajanglako.com, Jambi - Sidang lanjutan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018, dengan terdakwa Erwan Malik,  Saipudin dan Arpan akan

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:23 WIB

Beri Dukungan, Masyarakat Siulak Sambangi Posko ZA


Kajanglako.com, Kerinci - Tak hanya dari masyarakat wilayah Kerinci wilayah hilir, dukungan untuk pasangan calon Bupati Kerinci dan Wakil Bupati Kerinci

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:08 WIB

Enam Desa Kemantan Siap Menangkan Zainal-Arsal, Ini Alasannya


Kajanglako.com, Kerinci - Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Nomor Urut 3, Zainal Abidin dan Arsal Apri terus mengalir.    Sabtu

 

Sidang Suap RAPBD
Minggu, 25 Februari 2018 20:45 WIB

Ini Daftar Anggota DPRD Provinsi yang Jalani Sidang OTT Besok


Kajanglako.com, Jambi - Senin (26/2) besok, dijadwalkan sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jambi akan menjalani sidang sebagai saksi, dalam sidang lanjutan

 

Minggu, 25 Februari 2018 15:28 WIB

2019, Tiga Kecamatan di Batanghari Bakal Dapat Jembatan Gantung Melalui APBD Provinsi


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah provinsi Jambi, pada tahun 2019 mendatang rencananya akan membangun jembatan gantung di wilayah Kabupaten Batanghari.