Selasa, 21 Agustus 2018


Rabu, 14 Februari 2018 12:55 WIB

Ini Pembagian 'Uang Ketok Palu' untuk Masing-masing Fraksi DPRD Provinsi Jambi

Reporter : Ahmad Riki S
Kategori : Berita Hukrim

Suasana Paripurna DPRD Provinsi Jambi/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Jambi - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuka satu-persatu berbagai fakta dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018, dalam sidang perdana yang digelar Rabu (14/2) di Pengadilan Negeri Jambi. JPU KPK membeberkan fakta aliran dana "uang ketok palu" ke fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jambi.

Dalam materi dakwaan JPU KPK disebutkan, setelah ada kepastian akan terjadi quorum di paripurna pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 menjadi Perda APBD tahun 2018 yang dilaksanakan Selasa 28 November 2017, pada Senin malam 26 November 2017, bertempat di Hotel Aston Jambi lantai 10 kamar nomor 1023. Arfan, Saipudin, Wahyudi Apdian Nizam dan Dheny Ivantriesyana Poetra Alias Ivan membahas persiapan perhitungan “uang ketok palu” untuk anggota DPRD Provinsi Jambi, dengan perincian sebagai berikut :



1. Fraksi Demokrat ada 8 (delapan) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

2. Fraksi Golkar ada 7 (tujuh) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

3. Fraksi Restorasi Nurani (gabungan Hanura dan Nasdem) ada 7 (tujuh) orang anggota, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 700.000.000,00 (tujuh ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

4. Fraksi PKB ada 6 (enam) orang anggota, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

5. Fraksi PDIP ada 6 (enam) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

6. Fraksi Gerindra ada 5 (lima) orang anggota dan 1 (satu) pimpinan, dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah), namun untuk jatah pimpinan belum dihitung, yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Saipudin.

7. Fraksi PPP ada 4 (empat) orang anggota dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

8. Fraksi PAN ada 4 (empat) orang anggota dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah), yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

9. Fraksi Bintang Keadilan ada 3 (tiga) orang anggota aktif, 1 (satu) orang anggota tidak aktif namun belum dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) dan uang yang akan disiapkan sejumlah Rp 300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) yang rencananya uang tersebut akan diserahkan oleh Wahyudi Apdian Nizam.

Setelah Arfan, Saipudin, Wahyudi dan Ivan selesai menghitung pengalokasian untuk pembagian “uang ketok palu”, Supriyono dan Elhelwi datang ke kamar 1023 di Hotel Aston Jambi tersebut dengan maksud untuk menanyakan kepastian adanya pemberian “uang ketok palu” kepada anggota DPRD Provinsi Jambi untuk persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018.

"Kemudian pada saat itu, Elhelwi meminta jaminan dari Saipudin mengenai kepastian pemberian “uang ketok palu” dan Saipudin menyanggupi kepastian pemberian “uang ketok palu” dimaksud," beber JPU KPK dalam dakwaannya di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (14/2). (kjcom)


Tag : #KPK #Korupsi #Uang Ketok Palu #OTT #Suap RAPBD #DPRD Provinsi Jambi



Berita Terbaru

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:55 WIB

Ini Penjelasan Panitia Terkait Aksi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Jambi – Aksi Pengeroyokan yang terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi, Senin sore (20/08),

 

Aksi Pengeroyokan
Senin, 20 Agustus 2018 23:30 WIB

Terjadi Pengeroyokan di Kampus UIN STS Jambi


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Aksi pengeroyokan terjadi di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Taha Syaifudin (UIN STS) Jambi. Diduga aksi pengeroyokan

 

Senin, 20 Agustus 2018 22:01 WIB

Ihsan Yunus Beri Masukan Penyelenggaraan OSS


Kajanglako.com, Jakarta - Berlakunya pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih menyimpan pro

 

HUT ke-73 RI
Senin, 20 Agustus 2018 17:04 WIB

Wabup Buka Lomba Panjat Pinang 45 Batang


Kajanglako.com, Batanghari -Dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-73, Kabupaten Batanghari mengadakan pesta rakyat berupa perlombaan panjat pinang yang

 

Jelang Idul Adha
Senin, 20 Agustus 2018 15:57 WIB

Sidak Pasar, Wabup Hillal: Tak Ada Kenaikan Harga


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 Idul adha, Tim Satgas Pangan Pemkab Sarolangun melakukan Sidak ke Pasar Atas sarolangun, untuk memastikan ketersediaan