Selasa, 25 September 2018


Rabu, 14 Februari 2018 12:35 WIB

Erwan Lobi Fraksi-Fraksi DPRD Setujui RAPBD, Zola: Ya Coba, Coba, Coba

Reporter : Ahmad Riki S
Kategori : Berita Hukrim

Gubernur Jambi, Zumi Zola/ foto: dok kajanglako.com

Kajanglako.com, Jambi - Fakta-fakta yang terkuak di persidangan perdana kasus suap pengesahan RAPBD 2018 di Pengadilan Tipikor Jambi sangat mengejutkan, dalam materi dakwaan yang dibacakan JPU KPK. Terungkap siapa inisiator "uang ketok palu" tersebut dan bagaimana peran Erwan Cs serta keterlibatan Gubernur Jambi, Zumi Zola.

Pada tanggal 24 November 2017, sekitar pukul 16.16 WIB, Erwan Malik melaporkan kepada Zola terkait kegiatannya dalam mengambil langkah-langkah agar rapat paripurna persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018, menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018, pada hari Senin tanggal 27 November 2017, berhasil dilaksanakan dan disetujui oleh Anggota DPRD Provinsi Jambi.



Erwan juga melaporkan telah meminta jaminan kepada Pimpinan DPRD termasuk kepada Chumaidi Zaidi agar anggota DPRD Provinsi Jambi menyetujui Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018, dengan kompensasi “uang ketok palu”.

Namun saat itu, Zola merasa khawatir dalam rapat Paripurna pada hari Senin tersebut banyak fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jambi yang menolak Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018, sehingga akan membuat malu dan menjadi berita yang tidak bagus.

"Erwan Malik juga melaporkan bahwa telah menghubungi Asrul tetapi masih belum terhubung, untuk itu rencananya Erwan akan bergerak sampai menjelang malam Senin, agar fraksi-fraksi menyetujui Raperda APBD Provinsi Jambi menjadi Perda APBD Tahun Anggaran 2018 dan dijawab oleh Zola, “ya coba, coba, coba”," kata JPU KPK membacakan materi dakwaan.

Menindaklanjuti laporan Erwan kepada Zola, pada hari Minggu tanggal 26 November 2017, Arfan dan Saipudin diminta oleh Erwan untuk menemui Cornelis Buston di rumah dinas Ketua DPRD Provinsi Jambi, guna menanyakan kepastian kedatangan seluruh Anggota DPRD pada saat rapat paripurna persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018.

Namun pada saat itu Cornelis belum dapat memastikan kedatangan seluruh Anggota DPRD Provinsi Jambi dalam rapat paripurna. Selanjutnya Arfan dan Saipudin menemui para Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jambi, diantaranya yaitu Tadjuddin, Zainal Abidin, Nasri Umar, Effendi Hatta, Parlagutan Nasution, Cekman dan Sufardi Nurzain untuk memastikan bahwa Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 disetujui oleh anggota DPRD Provinsi Jambi menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018, dalam rapat paripurna tanggal 27 November 2017. (kjcom)


Tag : #KPK #Korupsi #Suap RAPBD #OTT #DPRD Provinsi Jambi



Berita Terbaru

 

Kekerasan Terhadap Jurnalis
Selasa, 25 September 2018 15:05 WIB

Penyidikan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan, Camat Marosebo Ulu Berhalangan Hadir


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN Kantor

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga

 

Selasa, 25 September 2018 12:35 WIB

Di Tungkal Marak Penipuan Berkedok Undian Berhadiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Ada cara saja pelaku penipuan untuk mengelabui korban, saat ini di Kuala Tungkal tengah marak penipuan berkedok