Kamis, 21 Februari 2019


Senin, 12 Februari 2018 22:46 WIB

Ternyata Korban Penipuan Travel Umroh Bodong Banyak Guru SMP

Reporter : Ferdi
Kategori : Berita Hukrim

Korban travel umroh bodong membuat laporan ke Komisi IV DPRD Kota Jambi/ foto: Ferdi

Kajanglako.com, Jambi - Sekitar 15 orang korban penipuan agen travel umroh PT Reza Mulya Barokah menemui Komisi IV DPRD Kota Jambi, mereka bermaksud mengadukan nasib mereka yang menjadi korban penipuan. Rata-rata korban yang mendatangi DPRD Kota Jambi merupakan guru SMP Negeri 14 Kota Jambi.

Tidak hanya itu, para korban juga meminta pihak DPRD Kota Jambi menindaklanjuti serta mendalami terkait izin perusahaan travel umroh yang telah melakukan penipuan.



Didamping Ketua YLKI Provinsi Jambi, para korban ini berharap agar pelaku enipuan umroh ini bisa langsung ditindak.

"Kita disini hanya butuh bantuan pihak DPRD, karena kita disini korban dari travel bodong tersebut," ujar Anita, salah satu korban.

Anita juga mengatakan, selain melaporkan penipuan travel umroh ini, mereka juga meminta pihak DPRD bisa membantu proses tindak lanjut masalah ini, dimana para korban sebelumnya juga telah melaporkan ke pihak kepolisian, namun belum ada perkembangannya.

"Jadi semoga saja dengan melaporkan kejadian ini ke pihak DPRD, pemilik travel umroh bodong itu bisa diamankan secepatnya oleh pihak kepolisian, dan kami berharap uang- uang kami para korban disini bisa kembali lagi," ujarnya.

"Dari cerita yang kita dapatkan dari para korban ini ditawarkan pihak travel umroh dengan tawaran yang sangat menarik, dengan promo umroh murah dan lainnya untuk memperdayai para korban-korban ini," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Abdullah Thaib.

"Dan nanti setelah adanya laporan ini, kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait gimana tindakan selanjutnya, karena masalah ini juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan ini juga masuk dalam ranah pidana, maka kita pihak DPRD hanya bisa membantu terkait pemeriksaan izin-izin PT itu," terangnya.

Jikapun kantor travel umroh bodong tersebut harus disegel, kata Thaib, maka nantinya pihak DPRD akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk sama-sama melakukan penyegelan kantor travel umroh tersebut. 

"Dan kita juga berharap, karena beberapa korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, maka segera ditindaklanjuti, karena korbannya banyak ada sebanyak 31 orang dengan kerugian mulai Rp 15 hingga 25 juta perorang," tukasnya. (kjcom)


Tag : #Penipuan #Travel Umroh Bodong #Kota Jambi #DPRD Kota Jambi



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Februari 2019 21:35 WIB

Peringati HPSN, Wabup Robi dan Kapolres Pungut Sampah di Pasar Induk


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliansyah dan Kapolres Tanjabtim

 

Rakernas APPSI
Kamis, 21 Februari 2019 17:53 WIB

Rakernas APSI Bersama Wapres JK, Fachrori Tekankan Pengembangan Produk Lokal


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menekankan pengembangan produk unggulan daerah se-Provinsi Jambi dalam menyongsong kerjasama antar

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:51 WIB

Hadiri Sertijab DWP BPKP Provinsi Jambi, Ini Pesan Neta Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi, Neta Aryani Dianto, menghadiri Sertijab DWP BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. Sertijab

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:50 WIB

PDAM Batanghari Putus 328 Sambungan Pelanggan yang Menunggak Pembayaran


Kajanglako.com, Batanghari – Sekitar 328 Sambungan Rumah (SR) air bersih diputus oleh PDAM Tirta Batanghari. Direktur utama PDAM Batanghari, Abu

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:49 WIB

Pemkab Tanjabbar Dorong Kemandirian Kepala Sekolah Melalui Forum KKKS


Kajanglako.com, Jambi – Perhatian Tanoto Foundation terhadap dunia pendidikan di Provinsi Jambi terus berlanjut melalui program STEP (School Transition