Senin, 21 Mei 2018


Senin, 12 Februari 2018 22:46 WIB

Ternyata Korban Penipuan Travel Umroh Bodong Banyak Guru SMP

Reporter : Ferdi
Kategori : Berita Hukrim

Korban travel umroh bodong membuat laporan ke Komisi IV DPRD Kota Jambi/ foto: Ferdi

Kajanglako.com, Jambi - Sekitar 15 orang korban penipuan agen travel umroh PT Reza Mulya Barokah menemui Komisi IV DPRD Kota Jambi, mereka bermaksud mengadukan nasib mereka yang menjadi korban penipuan. Rata-rata korban yang mendatangi DPRD Kota Jambi merupakan guru SMP Negeri 14 Kota Jambi.

Tidak hanya itu, para korban juga meminta pihak DPRD Kota Jambi menindaklanjuti serta mendalami terkait izin perusahaan travel umroh yang telah melakukan penipuan.



Didamping Ketua YLKI Provinsi Jambi, para korban ini berharap agar pelaku enipuan umroh ini bisa langsung ditindak.

"Kita disini hanya butuh bantuan pihak DPRD, karena kita disini korban dari travel bodong tersebut," ujar Anita, salah satu korban.

Anita juga mengatakan, selain melaporkan penipuan travel umroh ini, mereka juga meminta pihak DPRD bisa membantu proses tindak lanjut masalah ini, dimana para korban sebelumnya juga telah melaporkan ke pihak kepolisian, namun belum ada perkembangannya.

"Jadi semoga saja dengan melaporkan kejadian ini ke pihak DPRD, pemilik travel umroh bodong itu bisa diamankan secepatnya oleh pihak kepolisian, dan kami berharap uang- uang kami para korban disini bisa kembali lagi," ujarnya.

"Dari cerita yang kita dapatkan dari para korban ini ditawarkan pihak travel umroh dengan tawaran yang sangat menarik, dengan promo umroh murah dan lainnya untuk memperdayai para korban-korban ini," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Abdullah Thaib.

"Dan nanti setelah adanya laporan ini, kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait gimana tindakan selanjutnya, karena masalah ini juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan ini juga masuk dalam ranah pidana, maka kita pihak DPRD hanya bisa membantu terkait pemeriksaan izin-izin PT itu," terangnya.

Jikapun kantor travel umroh bodong tersebut harus disegel, kata Thaib, maka nantinya pihak DPRD akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk sama-sama melakukan penyegelan kantor travel umroh tersebut. 

"Dan kita juga berharap, karena beberapa korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, maka segera ditindaklanjuti, karena korbannya banyak ada sebanyak 31 orang dengan kerugian mulai Rp 15 hingga 25 juta perorang," tukasnya. (kjcom)


Tag : #Penipuan #Travel Umroh Bodong #Kota Jambi #DPRD Kota Jambi



Berita Terbaru

 

Senin, 21 Mei 2018 14:28 WIB

Sekda Tanggapi Kabar Monopoli Bank Jambi di Pasar Angso Duo Baru


Kajanglako.com,  Jambi - Terkait beredar kabar di masyarakat bahwa pihak Bank Jambi disebut memonopoli PT EBN, dalam pengelolaan kredit tokok dan

 

Senin, 21 Mei 2018 14:21 WIB

Masalah Pemindahan Pedagang Angsoduo, Ini Kata Sekda Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M Dianto angkat bicara terkait permasalahan pemindahan pedagang Pasar Angso Duo lama ke Pasar

 

Senin, 21 Mei 2018 14:13 WIB

Hingga Pendaftaran Tutup, Hanya Satu Nama Mencalonkan Jadi Ketua KNPI Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bungo, siap menggelar Musyawarah Daerah (Musda)

 

Senin, 21 Mei 2018 13:58 WIB

Shoft Lounching Kantor Imigrasi, Bupati Bungo: Warga Urus Paspor Lebih Mudah


Kajanglako.com, Bungo - Bupati Bungo, H Mashuri, secara resmi melaksanakan Soft Launching Kantor Imigrasi Kabupaten Bungo, Senin 21 Mei 2018.  Dengan

 

Senin, 21 Mei 2018 13:31 WIB

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Fachrori Ajak Generasi Muda Teladani Bung Tomo


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, Senin (21/5) pagi memimpin upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-110 di lapangan Kantor Gubernur