Minggu, 25 Februari 2018


Senin, 12 Februari 2018 22:46 WIB

Ternyata Korban Penipuan Travel Umroh Bodong Banyak Guru SMP

Reporter : Ferdi
Kategori : Berita Hukrim

Korban travel umroh bodong membuat laporan ke Komisi IV DPRD Kota Jambi/ foto: Ferdi

Kajanglako.com, Jambi - Sekitar 15 orang korban penipuan agen travel umroh PT Reza Mulya Barokah menemui Komisi IV DPRD Kota Jambi, mereka bermaksud mengadukan nasib mereka yang menjadi korban penipuan. Rata-rata korban yang mendatangi DPRD Kota Jambi merupakan guru SMP Negeri 14 Kota Jambi.

Tidak hanya itu, para korban juga meminta pihak DPRD Kota Jambi menindaklanjuti serta mendalami terkait izin perusahaan travel umroh yang telah melakukan penipuan.



Didamping Ketua YLKI Provinsi Jambi, para korban ini berharap agar pelaku enipuan umroh ini bisa langsung ditindak.

"Kita disini hanya butuh bantuan pihak DPRD, karena kita disini korban dari travel bodong tersebut," ujar Anita, salah satu korban.

Anita juga mengatakan, selain melaporkan penipuan travel umroh ini, mereka juga meminta pihak DPRD bisa membantu proses tindak lanjut masalah ini, dimana para korban sebelumnya juga telah melaporkan ke pihak kepolisian, namun belum ada perkembangannya.

"Jadi semoga saja dengan melaporkan kejadian ini ke pihak DPRD, pemilik travel umroh bodong itu bisa diamankan secepatnya oleh pihak kepolisian, dan kami berharap uang- uang kami para korban disini bisa kembali lagi," ujarnya.

"Dari cerita yang kita dapatkan dari para korban ini ditawarkan pihak travel umroh dengan tawaran yang sangat menarik, dengan promo umroh murah dan lainnya untuk memperdayai para korban-korban ini," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Abdullah Thaib.

"Dan nanti setelah adanya laporan ini, kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait gimana tindakan selanjutnya, karena masalah ini juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, dan ini juga masuk dalam ranah pidana, maka kita pihak DPRD hanya bisa membantu terkait pemeriksaan izin-izin PT itu," terangnya.

Jikapun kantor travel umroh bodong tersebut harus disegel, kata Thaib, maka nantinya pihak DPRD akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk sama-sama melakukan penyegelan kantor travel umroh tersebut. 

"Dan kita juga berharap, karena beberapa korban telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, maka segera ditindaklanjuti, karena korbannya banyak ada sebanyak 31 orang dengan kerugian mulai Rp 15 hingga 25 juta perorang," tukasnya. (kjcom)


Tag : #Penipuan #Travel Umroh Bodong #Kota Jambi #DPRD Kota Jambi



Berita Terbaru

 

Pusaran Korupsi Jambi
Minggu, 25 Februari 2018 21:48 WIB

Soal 'Uang Ketok Palu', Pengacara Arfan: Perintahnya Berjenjang


Kajanglako.com, Jambi - Sidang lanjutan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018, dengan terdakwa Erwan Malik,  Saipudin dan Arpan akan

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:23 WIB

Beri Dukungan, Masyarakat Siulak Sambangi Posko ZA


Kajanglako.com, Kerinci - Tak hanya dari masyarakat wilayah Kerinci wilayah hilir, dukungan untuk pasangan calon Bupati Kerinci dan Wakil Bupati Kerinci

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:08 WIB

Enam Desa Kemantan Siap Menangkan Zainal-Arsal, Ini Alasannya


Kajanglako.com, Kerinci - Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Nomor Urut 3, Zainal Abidin dan Arsal Apri terus mengalir.    Sabtu

 

Sidang Suap RAPBD
Minggu, 25 Februari 2018 20:45 WIB

Ini Daftar Anggota DPRD Provinsi yang Jalani Sidang OTT Besok


Kajanglako.com, Jambi - Senin (26/2) besok, dijadwalkan sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jambi akan menjalani sidang sebagai saksi, dalam sidang lanjutan

 

Minggu, 25 Februari 2018 15:28 WIB

2019, Tiga Kecamatan di Batanghari Bakal Dapat Jembatan Gantung Melalui APBD Provinsi


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah provinsi Jambi, pada tahun 2019 mendatang rencananya akan membangun jembatan gantung di wilayah Kabupaten Batanghari.