Minggu, 25 Februari 2018


Jumat, 09 Februari 2018 11:35 WIB

7 Ekor Anak Buaya Dilepasliarkan di Pantai Timur Nipah Panjang

Reporter : Ferdi Almunanda
Kategori : Ragam Berita Daerah

Pelepasan Anak Buaya di Perairan Nipah Panjang oleh BKIPM dan BKSDA. (Foto:BKIPM)

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Jambi bersama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi kembali melepasliarkan 7 ekor anak buaya, di Kawasan Konservasi yang merupakan habitat asli Buaya tersebut, tepatnya di Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur, Nipah Panjang Jambi

Ketujuh ekor anak Buaya tersebut terdiri dari, 4 ekor anak Buaya Muara (Crocodylus Porosus) dan 3 ekor anak Buaya Senyulong (Tomistoma Schelegelli). Anak buaya ini merupakan hasil penggagalan upaya penyelundupan beberapa waktu lalu.



Kepala SKIPM Kelas 1 Jambi, Rudi Barmara mengatakan, berdasarkan konvensi perdagangan internasional satwa dilindungi (CITES), Buaya termasuk Satwa Apendiks I. Satwa ini terancam punah jika perdagangan tak kunjung dihentikan. Rudi melanjutkan, pelepasliaran ini merupakan upaya dari pelestarian satwa yang dilindungi.

Selain itu, Rudi juga menjelaskan aksi penyelundupan satwa dilindungi tersebut, telah melanggar aturan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Ekosistemnya dan UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

"Sementara itu, pelaku penyelundupan saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) SKIPM Jambi dan BKSDA," terang Rudi, Jumat (09/02).

"Dengan kejadian ini, SKIPM Jambi akan lebih meningkatkan pengawasan bersama Aviation Security (AVSEC) Bandara Sultan Thaha di pintu pemasukan dan pengeluaran barang cargo, juga barang bawaan tentengan penumpang pesawat di terminal," tukasnya (kjcom)


Tag : #Konservasai Hayati #Satwa #Buaya #Ekosistem #Pelepasan Anak Buaya #Nipah Panjang #Konservasi #Penyelundupan #Satwa dilindungi #BKIPM #BKSDA



Berita Terbaru

 

Pusaran Korupsi Jambi
Minggu, 25 Februari 2018 21:48 WIB

Soal 'Uang Ketok Palu', Pengacara Arfan: Perintahnya Berjenjang


Kajanglako.com, Jambi - Sidang lanjutan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018, dengan terdakwa Erwan Malik,  Saipudin dan Arpan akan

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:23 WIB

Beri Dukungan, Masyarakat Siulak Sambangi Posko ZA


Kajanglako.com, Kerinci - Tak hanya dari masyarakat wilayah Kerinci wilayah hilir, dukungan untuk pasangan calon Bupati Kerinci dan Wakil Bupati Kerinci

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 25 Februari 2018 21:08 WIB

Enam Desa Kemantan Siap Menangkan Zainal-Arsal, Ini Alasannya


Kajanglako.com, Kerinci - Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci Nomor Urut 3, Zainal Abidin dan Arsal Apri terus mengalir.    Sabtu

 

Sidang Suap RAPBD
Minggu, 25 Februari 2018 20:45 WIB

Ini Daftar Anggota DPRD Provinsi yang Jalani Sidang OTT Besok


Kajanglako.com, Jambi - Senin (26/2) besok, dijadwalkan sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jambi akan menjalani sidang sebagai saksi, dalam sidang lanjutan

 

Minggu, 25 Februari 2018 15:28 WIB

2019, Tiga Kecamatan di Batanghari Bakal Dapat Jembatan Gantung Melalui APBD Provinsi


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah provinsi Jambi, pada tahun 2019 mendatang rencananya akan membangun jembatan gantung di wilayah Kabupaten Batanghari.