Selasa, 25 September 2018


Kamis, 08 Februari 2018 17:18 WIB

Jaringan Internet Milik Pemkab Tanjabtim Tak Bisa Lagi Akses Medsos dan Download

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Kepala Diskominfo Tanjab Timur, Herman Toni/ foto: Igun

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Pasca ditutupnya fasilitas jaringan sosial di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur tertanggal 31 Januari 2018 lalu, kini Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tanjab Timur, terus melakukan pemantau dalam pemakaian internet Egov melalui alat Unifi.

Dengan adanya alat Unifi ini, maka jumlah pemakai internet di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terdeteksi. Selain itu, tujuannya untuk melakukan optimalisasi penggunaan jaringan komputer dan internet di masing-masing OPD agar lebih efektif dan efisien dalam melayani keperluan masyarakat. 



Sehingga, internet yang telah disediakan oleh Pemkab Tanjabtim tidak lagi dapat mengakses jaringan sosial, seperti  Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, mengunduh file berformat video, audio atau file lain yang tidak ada kaitan dengan kepentingan kedinasan. 

Dengan menggunakan alat yang dinamakan Unifi, Diskominfo bisa mengetahui keperluan MBPS setiap OPD.  

"Dengan alat ini, kita dapat mendeteksi semua pemakaian di setiap OPD. Untuk awal, kita mencoba memasang Unifi di 15 titik, sehingga dapat mengetahui dinas tersebut pakai visi berapa banyak, pakai laptop berapa banyak dan juga berapa handphone yang memakai jaringan kita," kata Kepala Diskominfo Tanjabtim, Herman Toni.

Dulu sebelum jaringan internet ini ditutup, Herman mencoba melihat pemakaian internet Egov. Saat itu, banyak pengguna handphone menggunakan jaringan Egov, dan sekitar 9 GB yang terpakai.

"Saya tidak tahu siapa, lalu saya blokir jaringannya. Jadi dengan sistem kita sekarang ini, kalau seandainya orang akan membuka berapa pemakaian handphone atau android, maka akan dapat diketahui berapa besar pemakaiannya," paparnya. 

Jadi dengan adanya Unifi ini, tambahnya,  jika ada yang mengakses Facebook, Youtube dan yang lainnya, akses tersebut akan langsung tertutup sendiri.

"Kita baru 100 MBPS, dan keperluan dinas juga banyak yang kita layani. Maka dari itu, kami coba bagaimana mengefisiensikan penggunaan bandwith yang kita gunakan," ujarnya. (kjcom)


Tag : #Tanjab Timur #Medsos #Internet #Diskomonfo Tanjab Timur



Berita Terbaru

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga

 

Selasa, 25 September 2018 12:35 WIB

Di Tungkal Marak Penipuan Berkedok Undian Berhadiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Ada cara saja pelaku penipuan untuk mengelabui korban, saat ini di Kuala Tungkal tengah marak penipuan berkedok

 

Pembahasan APBD 2019
Selasa, 25 September 2018 11:51 WIB

Edi Minta Seluruh Fraksi PDIP di DPRD Perjuangkan Jamkes dan Insentif Honorer


Kajanglako.com, Jambi - Pembahasan APBD 2019 menjadi perhatian Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto.   Ia pun menginstruksikan ke

 

Selasa, 25 September 2018 11:28 WIB

Jangan Malu Jadi Petani, Murady: Kemakmuran Bangsa Juga Ditentukan oleh Petani


Kajanglako.com, Jambi – Politisi Nasional Drs. H. A Murady Darmansyah kembali angkat bicara terkait banyaknya lahan yang saat ini masih tidak dikerjakan