Senin, 18 Juni 2018


Kamis, 08 Februari 2018 17:18 WIB

Jaringan Internet Milik Pemkab Tanjabtim Tak Bisa Lagi Akses Medsos dan Download

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Kepala Diskominfo Tanjab Timur, Herman Toni/ foto: Igun

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Pasca ditutupnya fasilitas jaringan sosial di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur tertanggal 31 Januari 2018 lalu, kini Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tanjab Timur, terus melakukan pemantau dalam pemakaian internet Egov melalui alat Unifi.

Dengan adanya alat Unifi ini, maka jumlah pemakai internet di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terdeteksi. Selain itu, tujuannya untuk melakukan optimalisasi penggunaan jaringan komputer dan internet di masing-masing OPD agar lebih efektif dan efisien dalam melayani keperluan masyarakat. 



Sehingga, internet yang telah disediakan oleh Pemkab Tanjabtim tidak lagi dapat mengakses jaringan sosial, seperti  Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, mengunduh file berformat video, audio atau file lain yang tidak ada kaitan dengan kepentingan kedinasan. 

Dengan menggunakan alat yang dinamakan Unifi, Diskominfo bisa mengetahui keperluan MBPS setiap OPD.  

"Dengan alat ini, kita dapat mendeteksi semua pemakaian di setiap OPD. Untuk awal, kita mencoba memasang Unifi di 15 titik, sehingga dapat mengetahui dinas tersebut pakai visi berapa banyak, pakai laptop berapa banyak dan juga berapa handphone yang memakai jaringan kita," kata Kepala Diskominfo Tanjabtim, Herman Toni.

Dulu sebelum jaringan internet ini ditutup, Herman mencoba melihat pemakaian internet Egov. Saat itu, banyak pengguna handphone menggunakan jaringan Egov, dan sekitar 9 GB yang terpakai.

"Saya tidak tahu siapa, lalu saya blokir jaringannya. Jadi dengan sistem kita sekarang ini, kalau seandainya orang akan membuka berapa pemakaian handphone atau android, maka akan dapat diketahui berapa besar pemakaiannya," paparnya. 

Jadi dengan adanya Unifi ini, tambahnya,  jika ada yang mengakses Facebook, Youtube dan yang lainnya, akses tersebut akan langsung tertutup sendiri.

"Kita baru 100 MBPS, dan keperluan dinas juga banyak yang kita layani. Maka dari itu, kami coba bagaimana mengefisiensikan penggunaan bandwith yang kita gunakan," ujarnya. (kjcom)


Tag : #Tanjab Timur #Medsos #Internet #Diskomonfo Tanjab Timur



Berita Terbaru

 

Senin, 18 Juni 2018 16:48 WIB

Puluhan Ketua RT di Pelayangan Keluhkan Insentif Dua Bulan yang Belum Dibayar


Kajanglako.com, Kota Jambi  - Puluhan Ketua RT di Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, mengeluhkan insentif selama dua bulan belum dibayar oleh Pemerintah

 

Pendidikan untuk Semua
Senin, 18 Juni 2018 08:24 WIB

'Bepak, nak Belajar Ape?'


Oleh: Jon Afrizal* "Bepak, nak belajar ape?"  (Bapak, kita hendak belajar apa?) Demikian Rika (14), murid kelas 4 "Sekolah Besamo" bertanya kepada

 

Pileg 2019
Minggu, 17 Juni 2018 22:31 WIB

Dibanding DPT Pilwako, DPS Pileg 2019 Naik Hingga 8 Ribu Mata Pilih


Kajanglako.com, Kota Jambi - Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 naik signifikan dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap

 

Kebakaran
Sabtu, 16 Juni 2018 22:45 WIB

Api Hanguskan Satu Rumah di Kasang Kumpe


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Saat umat muslim masih merayakan hari Idul fitri, musibah kebakaran terjadi di wilayah Muaro Jambi, tepatnya di Kelurahan

 

Sabtu, 16 Juni 2018 20:34 WIB

Ini Kepala Daerah di Jambi Pemilik Follower Instagram Terbanyak


Kajanglako.com, Kota Jambi - Pesona Walikota Jambi non aktif, Sy Fasha, ternyata tidak hanya di dunia nyata. Di dunia maya pun, Fasha tetap jadi idola