Rabu, 19 Desember 2018


Kamis, 08 Februari 2018 17:18 WIB

Jaringan Internet Milik Pemkab Tanjabtim Tak Bisa Lagi Akses Medsos dan Download

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Kepala Diskominfo Tanjab Timur, Herman Toni/ foto: Igun

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Pasca ditutupnya fasilitas jaringan sosial di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjab Timur tertanggal 31 Januari 2018 lalu, kini Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tanjab Timur, terus melakukan pemantau dalam pemakaian internet Egov melalui alat Unifi.

Dengan adanya alat Unifi ini, maka jumlah pemakai internet di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terdeteksi. Selain itu, tujuannya untuk melakukan optimalisasi penggunaan jaringan komputer dan internet di masing-masing OPD agar lebih efektif dan efisien dalam melayani keperluan masyarakat. 



Sehingga, internet yang telah disediakan oleh Pemkab Tanjabtim tidak lagi dapat mengakses jaringan sosial, seperti  Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, mengunduh file berformat video, audio atau file lain yang tidak ada kaitan dengan kepentingan kedinasan. 

Dengan menggunakan alat yang dinamakan Unifi, Diskominfo bisa mengetahui keperluan MBPS setiap OPD.  

"Dengan alat ini, kita dapat mendeteksi semua pemakaian di setiap OPD. Untuk awal, kita mencoba memasang Unifi di 15 titik, sehingga dapat mengetahui dinas tersebut pakai visi berapa banyak, pakai laptop berapa banyak dan juga berapa handphone yang memakai jaringan kita," kata Kepala Diskominfo Tanjabtim, Herman Toni.

Dulu sebelum jaringan internet ini ditutup, Herman mencoba melihat pemakaian internet Egov. Saat itu, banyak pengguna handphone menggunakan jaringan Egov, dan sekitar 9 GB yang terpakai.

"Saya tidak tahu siapa, lalu saya blokir jaringannya. Jadi dengan sistem kita sekarang ini, kalau seandainya orang akan membuka berapa pemakaian handphone atau android, maka akan dapat diketahui berapa besar pemakaiannya," paparnya. 

Jadi dengan adanya Unifi ini, tambahnya,  jika ada yang mengakses Facebook, Youtube dan yang lainnya, akses tersebut akan langsung tertutup sendiri.

"Kita baru 100 MBPS, dan keperluan dinas juga banyak yang kita layani. Maka dari itu, kami coba bagaimana mengefisiensikan penggunaan bandwith yang kita gunakan," ujarnya. (kjcom)


Tag : #Tanjab Timur #Medsos #Internet #Diskomonfo Tanjab Timur



Berita Terbaru

 

Rabu, 19 Desember 2018 15:46 WIB

Belasan TKA Terdata Bekerja di Batanghari, Mayoritas China


Kajanglako.com, Batanghari - Tercatat di Kabupaten Batanghari, sekitar 13 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) bekerja di tiga perusahaan. Hal ini berdasarkan

 

Rabu, 19 Desember 2018 15:37 WIB

Diduga Keracunan Soto Lontong, 2 Warga Teluk Nilau Meninggal Dunia


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Diduga keracunan, usai menyantap soto dalam pengajian ibu-ibu. Puluhan warga Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan

 

Rabu, 19 Desember 2018 15:23 WIB

4 Pos Disiapkan di Merangin untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru


Kajanglako.com, Merangin - Untuk pengamanan natal 2018 dan tahun baru 2019 sebanyak 4 pos pengamanan disiapkan di beberapa titik di wilayah Merangin. Pos

 

Rabu, 19 Desember 2018 12:19 WIB

Jambi Pasok Ikan Patin 20 ton Perhari ke Luar Daerah


Kajangalako.com, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan pada tahun 2018, produksi ikan patin sebesar 35 kg perkapital.Pada Januari-Desember 2018,

 

Rabu, 19 Desember 2018 12:06 WIB

Fachrori Upayakan 2019 Semua Desa Dialiri Listrik


Kajangalako.com, Jambi - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi Fachrori Umar, berharap agar tahun 2019 semua desa di Provinsi Jambi dialiri listrik. Hal