Kamis, 21 Februari 2019


Rabu, 24 Januari 2018 22:15 WIB

Inspektorat Dalami Kasus Perselingkuhan Kades Padang Kelapo

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah Batanghari

Mukhlis, Kepala Inspektorat Kabupaten Batanghari/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Hingga saat ini, kasus perselingkuhan Kades Padang Kelapo dengan seorang wanita yang sudah bersuami, masih dalam proses pengumpulan data dan keterangan saksi. Pihak Inspektorat mengaku, masih banyak saksi yang belum dimintai keterangan terkait kasus ini.

Satu per satu saksi dari pelapor dan terlapor dimintai keterangan, bahkan kedua pelaku dalam kasus ini sudah diperiksa Inspektorat. Hanya saja, pihak Inspektorat belum berani memberikan pernyataan tentang hasil pemeriksaan beberapa waktu lalu. Mereka beralasan, pemeriksaan dalam kasus tersebut masih berlanjut.



"Iya, pemeriksaan dalam kasus ini masih dalam proses. Masih banyak saksi yang harus dimintai keterangan, baik dari pihak pelapor maupun terlapor," kata Kepala Inspektorat Batanghari Mukhlis, saat dikonfirmasi via ponselnya Rabu (24/1).

Lebih jauh Kepala Inspektorat menjelaskan, setelah semua saksi dan kedua tersangka dalam kasus ini diperiksa, tahapan selanjutnya akan disampaikan nota dinas kepada Bupati Batanghari. Nota dinas tersebut sesuai dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat.

"Tahap selanjutnya, kita akan menyampaikan nota dinas kepada Bupati Batanghari terkait kasus ini. Untuk pemeriksaan dalam kasus ini, keterangan para saksi harus jelas dan benar tanpa direkayasa. Inspektorat hanya mengumpulkan keterangan dari pihak pelapor dan terlapor, pengambil keputusan ada di tangan Bupati Batanghari," jelas Mukhlis.

Dalam menangani kasus ini, pihak Inspektorat Batanghari harus jeli dengan keterangan tersangka dan para saksi. Masalahnya, kedua belah pihak tetap bertahan dengan kebenaran mereka masing-masing.

Belum lama ini, Juanda yang tidak lain merupakan suami dari 'EN' yang dikabarkan menjadi selingkuhan Kades Padang Kelapo, mengaku ikut memergoki istrinya dalam semak-semak. Saat itu, Juanda melihat jelas bahwa istrinya dan Kades kabur tanpa busana.

"Selain sayo, ado empat saksi lagi yang melihat jelas mereka beduo lari sambil bawa pakaian," kata Juanda.

Kedua belah pihak tetap bertahan dengan kebenaran masing masing. 'SA', Kades Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu, menepis tuduhan tersebut. Saat ditemui beberapa hari lalu, Sarbaini menegaskan bahwa dirinya lari bukan karena kepergok bugil melainkan lari karena menghindari kejadian fatal.

"Kalau kami tidak lari, bakal ada keributan besar. Mereka mengatakan saya kabur dengan Endang tanpa busana itu tidak benar. Saya berani bersumpah atas nama tuhan. Sekarang kita serakan kepada penyidik Inspektorat, jika saya bersalah dalam kasus ini saya bersedia turun dari jabatan Kades. Begitu juga sebaliknya, jika saya tidak bersalah, saya akan tuntut pencemaran nama baik," tegas 'SA'. (kjcom)


Tag : #Kades #Padang Kelapo #selingkuh #penganiayaan #Btanghari



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Februari 2019 21:35 WIB

Peringati HPSN, Wabup Robi dan Kapolres Pungut Sampah di Pasar Induk


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Wakil Bupati Tanjabtim Robby Nahliansyah dan Kapolres Tanjabtim

 

Rakernas APPSI
Kamis, 21 Februari 2019 17:53 WIB

Rakernas APSI Bersama Wapres JK, Fachrori Tekankan Pengembangan Produk Lokal


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menekankan pengembangan produk unggulan daerah se-Provinsi Jambi dalam menyongsong kerjasama antar

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:51 WIB

Hadiri Sertijab DWP BPKP Provinsi Jambi, Ini Pesan Neta Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi, Neta Aryani Dianto, menghadiri Sertijab DWP BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. Sertijab

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:50 WIB

PDAM Batanghari Putus 328 Sambungan Pelanggan yang Menunggak Pembayaran


Kajanglako.com, Batanghari – Sekitar 328 Sambungan Rumah (SR) air bersih diputus oleh PDAM Tirta Batanghari. Direktur utama PDAM Batanghari, Abu

 

Kamis, 21 Februari 2019 17:49 WIB

Pemkab Tanjabbar Dorong Kemandirian Kepala Sekolah Melalui Forum KKKS


Kajanglako.com, Jambi – Perhatian Tanoto Foundation terhadap dunia pendidikan di Provinsi Jambi terus berlanjut melalui program STEP (School Transition