Selasa, 25 September 2018


Jumat, 19 Januari 2018 09:59 WIB

Tubuh Membiru, Razka Butuh Cangkok Hati Rp 1,2 Miliar

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Ragam Berita Daerah

Razka di pangkuan ibunya, bayi 16 bulan warga merangin ini menderita gangguan fungsi hati

Kajanglako.com, Merangin - Kondisi kesehatan Razka Alviando yang mengalami gangguan fungsi hati kian memprihatinkan. Bayi usia 16 bulan anak pasangan Tuti Marleni (30) dan Heri Susanto (34) ini kondisinya kian lemas.

Bahkan sejak usia sembilan bulan, putra pasangan suami istri warga RT 07 RW 04, Desa Pulau Tujuh, Kecamatan Pamenang Barat ini kondisi tubuhnya membiru.



Tuti Marleni ibunda Razka menuturkan jika mereka sudah melakukan berbagai upaya pengobatan, bersama suami dan keluarga besarnya untuk kesembuhan Razka.

Katanya, Sudah tak terhitung keluar masuk rumah sakit, tidak hanya rumah sakit di wilayah Jambi. Tapi juga sudah pernah ke rumah sakit di Padang, Palembang, bahkan ke Jakarta. Namun kondisi Razka juga tak kunjung membaik.

"Sejak lahir dulu mas, pada usia 40 hari matanya kuning. Kami sudah keluar masuk rumah sakit, rumah sakit Bangko, Bungo, Padang dua kali, Palembang berkali-kali dan bawa ke Jakarta juga sudah dua kali," kata Tuti Marleni.

Tuti Marleni yang terus memangku Razka tampak begitu iba melihat kondisi buah hatinya. Di sela isak tangisnya, Tuti melanjutkan bahwa masih ada asa untuk kesembuhan anaknya.

Ia disarankan dokter agar anaknya mendapat tranfusi atau donor hati. Namun kondisi keuangan sudah tidak memadi, apalagi sudah banyak biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan Razka selama ini, tentu kondisinya semakin menyesakkan bagi ia dan suaminya.

Sambil menyeka air matanya, Tuti Marleni mengatakan cangkok hati bisa dilakukan di RSCM Jakarta. Tapi itu membutuhkan biaya lebih dari Rp 1,2 miliar.

"Kata dokter harus cangkok hati, cuma bianya mahal. Lebih Rp 1,2 Milyar, kalau untuk untuk donor bisa hati bapaknya," lirih Tuti.

"Dari sekian banyak dana itu, cuma sekitar Rp 250 juta yang bisa ditanggung BPJS, atau memang surat keterangan keluarga tidak mampu itu bisa dibantu biaya subsidi Rp 500 juta," ujar Tuti lagi.

Biaya sangat mahal. "Untuk scarining hati bapaknya yang akan didonor saja itu butuh biaya Rp 60 juta, belum yang lain dan itu harus biaya sendiri," tutur Tuti lagi.

Saat ini, Tuti sangat mengharapkan ada uluran tangan dari para dermawan ataupun pihak pemerintah, agar putranya itu bisa diobati. (kjcom)


Tag : #Gangguan Fungsi Hati #Cangkok Hati #Razka #Merangin #Pamenang Barat



Berita Terbaru

 

Kekerasan Terhadap Jurnalis
Selasa, 25 September 2018 15:05 WIB

Penyidikan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan, Camat Marosebo Ulu Berhalangan Hadir


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN Kantor

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga

 

Selasa, 25 September 2018 12:35 WIB

Di Tungkal Marak Penipuan Berkedok Undian Berhadiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Ada cara saja pelaku penipuan untuk mengelabui korban, saat ini di Kuala Tungkal tengah marak penipuan berkedok