Selasa, 16 Oktober 2018


Kamis, 11 Januari 2018 22:59 WIB

Sutan Adil Angkat Bicara Soal Dukungan Ganda Gerindra di Pilkada Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Dukungan ganda Partai Gerindra di Pilkada Kerinci makin berpolemik. Bagaimana tidak, Gerindra yang awalnya sudah menyerahkan SK dukungan resmi ke pasangan Monadi-Edison. Di menit-menit akhir masa pendaftaran justru menganulir dukungan tersebut dan mengalihkannya ke pasangan Zainal-Arsal.

Bahkan, saat Zainal-Arsal mendaftar ke KPU Kerinci pada Rabu (11/1) malam. Namun Ketua dan Sekretaris DPC Gerindra Kerinci, justru muncul saat pasangan Monadi-Edison mendaftar.



Hasilnya, DPP Gerindra mengambil alih dan memberikan mandat kepada Arsal dan Yanti Maria untuk menandatangani berkas berita acara pendaftaran di KPU Kerinci. Zainal-Arsal pun akhirnya resmi mendaftar ke KPU .

Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra (SAH) yang sebelumnya bungkam soal dukungan ganda partainya itu, akhirnya angkat bicara. Anggota DPR RI itu mengaku tidak tahu adanya pembekuan ketua dan sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Kerinci saat pendaftaran pasangan Zainal-Arsal.

“Saya tidak dilibatkan oleh DPP soal dukungan ke Zainal-Arsal, saya tidak tahu soal itu," katanya.

Menurutnya, dukungan ke Monadi-Edison sudah melalui mekanisme partai, dimana sesuai usulan DPC ke DPD lalu disampaikan ke DPP.

"Sudah sesuai mekanisme, itu juga sesuai survei, karena salah satu syaratnya adalah hasil survei," ungkapnya.

Saat ini kata dia, pihaknya masih mempelajari hal tersebut. Nanti dirinya akan menghadap ke DPP. "Kita pelajari dulu, baru kita ke DPP," sebutnya.

Lalu bagaimana dengan kader Gerindra di Kerinci, mengingat saat ini dukungan mulai terpecah. Sebagian sudah merapat ke pasangan Monadi-Edison dan juga ada yang ke Zainal-Arsal? SAH mengatakan pihaknya masih mempelajari terkait dukungan tersebut terlebih dulu.

"Untuk kader di Kerinci harap menunggu dulu, nanti apapun keputusan dari DPP tetap kita ikuti," ucapnya.

Ia pun mengaku tidak mengetahui jika salah satu kadernya tersebut bakal maju di Pilkada Kerinci. Selain itu kata SAH, Arsal juga tidak pernah berkomunikasi soal niatannya maju di perebutan BH 1 DZ.

"Beliau tidak pernah berkomunikasi soal mau maju, begitu juga mekanisme partai tidak juga diikuti. Tahu-tahunya sudah berpasangan. Yang jelas DPD Gerindra sudah memberikan dukungan sesuai mekanisme partai," sebutnya.

Terpisah, Bacabup Kerinci Monadi mengaku jika ini merupakan ranahnya partai. "Saya tidak ingin mencampuri urusan ini, ini kan ranahnya partai. Kita tunggu saja," katanya,

Saat ini kata dia, dirinya fokus terhadap pencalonannya, mengingat tahapan Pilkada sudah berjalan. (kjcom)


Tag : #Pilkada Kerinci 2018 #Gerindra #Monadi-Edison #Zainal-Arsal #Politik



Berita Terbaru

 

Penerimaan CPNS 2018
Selasa, 16 Oktober 2018 15:31 WIB

Pendaftaran CPNS Ditutup, Formasi Disabilitas dan 14 Guru SD di Sarolangun Tanpa Peminat


Kajanglako.com, Sarolangun - Pendaftaran CPNS telah ditutup, di Kabupaten Sarolangun tercatat 2.347 pelamar CPNS masuk data BKN.    Waldi Bakri,

 

Selasa, 16 Oktober 2018 12:58 WIB

Diamankan Satpol PP Sarolangun, Anak Punk: Kami Hanya Sekedar Ngamen


Kajanglako.com, Sarolangun – Tiga orang anak punk berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sarolangun. Mereka diamankan di sekitar

 

Penerimaan CPNS 2018
Selasa, 16 Oktober 2018 11:34 WIB

243 Pelamar CPNS Pemprov Jambi Tak Lolos Verifikasi


Kajanglako.com, Jambi - Pendaftaran online CPNS 2018, secara resmi telah ditutup Minggu (14/10) pukul 23.59 WIB  Khusus pelamar CPNS Pemprov Jambi,

 

Selasa, 16 Oktober 2018 11:21 WIB

Pendirian Tempat Ibadah Harus Rekom FKUB


Kajanglako.com, Merangin - Untuk pendirian tempat ibadah baru di Merangin harus mendapat izin Bupati. Pada prosesnya setiap pembangunan tempat ibadah harus

 

Penerimaan CPNS 2018
Selasa, 16 Oktober 2018 09:43 WIB

Bagi yang Lolos Seleksi CPNS 2018, Ini Gaji yang Kamu Terima


Kajanglako.com - Tahun 2018 ini, Pemerintah telah resmi membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Baik untuk Kementerian, Lembaga dan Pemerintah