Selasa, 24 April 2018


Kamis, 11 Januari 2018 22:59 WIB

Sutan Adil Angkat Bicara Soal Dukungan Ganda Gerindra di Pilkada Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Dukungan ganda Partai Gerindra di Pilkada Kerinci makin berpolemik. Bagaimana tidak, Gerindra yang awalnya sudah menyerahkan SK dukungan resmi ke pasangan Monadi-Edison. Di menit-menit akhir masa pendaftaran justru menganulir dukungan tersebut dan mengalihkannya ke pasangan Zainal-Arsal.

Bahkan, saat Zainal-Arsal mendaftar ke KPU Kerinci pada Rabu (11/1) malam. Namun Ketua dan Sekretaris DPC Gerindra Kerinci, justru muncul saat pasangan Monadi-Edison mendaftar.



Hasilnya, DPP Gerindra mengambil alih dan memberikan mandat kepada Arsal dan Yanti Maria untuk menandatangani berkas berita acara pendaftaran di KPU Kerinci. Zainal-Arsal pun akhirnya resmi mendaftar ke KPU .

Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra (SAH) yang sebelumnya bungkam soal dukungan ganda partainya itu, akhirnya angkat bicara. Anggota DPR RI itu mengaku tidak tahu adanya pembekuan ketua dan sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Kerinci saat pendaftaran pasangan Zainal-Arsal.

“Saya tidak dilibatkan oleh DPP soal dukungan ke Zainal-Arsal, saya tidak tahu soal itu," katanya.

Menurutnya, dukungan ke Monadi-Edison sudah melalui mekanisme partai, dimana sesuai usulan DPC ke DPD lalu disampaikan ke DPP.

"Sudah sesuai mekanisme, itu juga sesuai survei, karena salah satu syaratnya adalah hasil survei," ungkapnya.

Saat ini kata dia, pihaknya masih mempelajari hal tersebut. Nanti dirinya akan menghadap ke DPP. "Kita pelajari dulu, baru kita ke DPP," sebutnya.

Lalu bagaimana dengan kader Gerindra di Kerinci, mengingat saat ini dukungan mulai terpecah. Sebagian sudah merapat ke pasangan Monadi-Edison dan juga ada yang ke Zainal-Arsal? SAH mengatakan pihaknya masih mempelajari terkait dukungan tersebut terlebih dulu.

"Untuk kader di Kerinci harap menunggu dulu, nanti apapun keputusan dari DPP tetap kita ikuti," ucapnya.

Ia pun mengaku tidak mengetahui jika salah satu kadernya tersebut bakal maju di Pilkada Kerinci. Selain itu kata SAH, Arsal juga tidak pernah berkomunikasi soal niatannya maju di perebutan BH 1 DZ.

"Beliau tidak pernah berkomunikasi soal mau maju, begitu juga mekanisme partai tidak juga diikuti. Tahu-tahunya sudah berpasangan. Yang jelas DPD Gerindra sudah memberikan dukungan sesuai mekanisme partai," sebutnya.

Terpisah, Bacabup Kerinci Monadi mengaku jika ini merupakan ranahnya partai. "Saya tidak ingin mencampuri urusan ini, ini kan ranahnya partai. Kita tunggu saja," katanya,

Saat ini kata dia, dirinya fokus terhadap pencalonannya, mengingat tahapan Pilkada sudah berjalan. (kjcom)


Tag : #Pilkada Kerinci 2018 #Gerindra #Monadi-Edison #Zainal-Arsal #Politik



Berita Terbaru

 

Selasa, 24 April 2018 22:59 WIB

Gara-gara Ini, Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Bungo Ditunda Hingga Tiga Hari


Kajanglako.com, Bungo - Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo dalam rangka, "Pengantar LKPJ Bupati Bungo Tahun 2017 disertai

 

Selasa, 24 April 2018 22:47 WIB

Begini Kondisi Jalan Alternatif Truk Batubara


Kajanglako.com, Batanghari - Setelah menggelar rapat bersama terkait perbaikan jalan alternatif untuk truk angkutan batubara. Sekda Batanghari, Asisten

 

Selasa, 24 April 2018 21:10 WIB

Jalan Alternatif Angkutan Batubara Segera Dibangun


  Kajanglako.com, Batanghari - Permasalahan angkutan batubara belum menemui titik terang. Selasa (24/4) Pemkab Batanghari menggelar rapat bersama

 

Kasus Gratifikasi Zola
Selasa, 24 April 2018 18:35 WIB

KPK Ternyata Juga Geledah Rumah Apif di Muara Sabak


Kajanglako.com, Jambi – Selain menggeledah rumah H Jais, kontraktor yang merupakan Timses Zola. Penyidik KPK ternyata juga menggeledah rumah Apif

 

Selasa, 24 April 2018 18:14 WIB

Diancam dengan Senpi, Yulianto Serahkan Uang ke Orang Tak Dikenal


Kajanglako.com, Merangin - Yulianto (25) warga Sungai Suhut, Kecamatan Tabir Selatan, tidak berkutik ketika uangnya dibawa kabur orang tak dikenal. Informasi