Selasa, 23 Januari 2018
Pencarian


Kamis, 11 Januari 2018 22:59 WIB

Sutan Adil Angkat Bicara Soal Dukungan Ganda Gerindra di Pilkada Kerinci

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Dukungan ganda Partai Gerindra di Pilkada Kerinci makin berpolemik. Bagaimana tidak, Gerindra yang awalnya sudah menyerahkan SK dukungan resmi ke pasangan Monadi-Edison. Di menit-menit akhir masa pendaftaran justru menganulir dukungan tersebut dan mengalihkannya ke pasangan Zainal-Arsal.

Bahkan, saat Zainal-Arsal mendaftar ke KPU Kerinci pada Rabu (11/1) malam. Namun Ketua dan Sekretaris DPC Gerindra Kerinci, justru muncul saat pasangan Monadi-Edison mendaftar.



Hasilnya, DPP Gerindra mengambil alih dan memberikan mandat kepada Arsal dan Yanti Maria untuk menandatangani berkas berita acara pendaftaran di KPU Kerinci. Zainal-Arsal pun akhirnya resmi mendaftar ke KPU .

Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra (SAH) yang sebelumnya bungkam soal dukungan ganda partainya itu, akhirnya angkat bicara. Anggota DPR RI itu mengaku tidak tahu adanya pembekuan ketua dan sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Kerinci saat pendaftaran pasangan Zainal-Arsal.

“Saya tidak dilibatkan oleh DPP soal dukungan ke Zainal-Arsal, saya tidak tahu soal itu," katanya.

Menurutnya, dukungan ke Monadi-Edison sudah melalui mekanisme partai, dimana sesuai usulan DPC ke DPD lalu disampaikan ke DPP.

"Sudah sesuai mekanisme, itu juga sesuai survei, karena salah satu syaratnya adalah hasil survei," ungkapnya.

Saat ini kata dia, pihaknya masih mempelajari hal tersebut. Nanti dirinya akan menghadap ke DPP. "Kita pelajari dulu, baru kita ke DPP," sebutnya.

Lalu bagaimana dengan kader Gerindra di Kerinci, mengingat saat ini dukungan mulai terpecah. Sebagian sudah merapat ke pasangan Monadi-Edison dan juga ada yang ke Zainal-Arsal? SAH mengatakan pihaknya masih mempelajari terkait dukungan tersebut terlebih dulu.

"Untuk kader di Kerinci harap menunggu dulu, nanti apapun keputusan dari DPP tetap kita ikuti," ucapnya.

Ia pun mengaku tidak mengetahui jika salah satu kadernya tersebut bakal maju di Pilkada Kerinci. Selain itu kata SAH, Arsal juga tidak pernah berkomunikasi soal niatannya maju di perebutan BH 1 DZ.

"Beliau tidak pernah berkomunikasi soal mau maju, begitu juga mekanisme partai tidak juga diikuti. Tahu-tahunya sudah berpasangan. Yang jelas DPD Gerindra sudah memberikan dukungan sesuai mekanisme partai," sebutnya.

Terpisah, Bacabup Kerinci Monadi mengaku jika ini merupakan ranahnya partai. "Saya tidak ingin mencampuri urusan ini, ini kan ranahnya partai. Kita tunggu saja," katanya,

Saat ini kata dia, dirinya fokus terhadap pencalonannya, mengingat tahapan Pilkada sudah berjalan. (kjcom)


Tag : #Pilkada Kerinci 2018 #Gerindra #Monadi-Edison #Zainal-Arsal #Politik



Berita Terbaru

 

Senin, 22 Januari 2018 19:57 WIB

Polisi Dalami Keberadaan Dugaan Adanya Aliran Sesat di Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari – Dugaan adanya aliran sesat yang meresahkan warga di Kecamatan Muara Tembesi, langsung direspon pihak kepolisian. Polisi

 

Senin, 22 Januari 2018 19:44 WIB

Diduga Ada Aliran Sesat di Wilayahnya, Bupati Sahirsyah Mengaku Belum Dapat Laporan


Kajanglako.com, Batanghari - Isu aliran sesat yang dibawa oleh Majelis Tafsir Alqur'an (MTA) di bawah pimpinan Ustadz Ahmad Saukina di Kecamatan Muara

 

Senin, 22 Januari 2018 18:52 WIB

Diduga Gangguan Jiwa, Trinawan Tiga Kali Tusuk Korbannya


Kajanglako.com, Batanghari - Ahmad Syamsi bin Samin (29) warga RT 10 Kelurahan Sridadi menjadi korban penganiayaan. Korban ditusuk tiga kali pada bagian

 

OTT KPK di Jambi
Senin, 22 Januari 2018 18:22 WIB

Begini Kata Zola Usai Jalani Pemeriksaan yang Kedua di KPK


Kajanglako.com, Jakarta – Gubernur Jambi, Zumi Zola keluar dari gedung KPK, sekitar pukul 17.00 WIB, dalam pemeriksaan yang kedua, Senin (22/1). Kepada

 

OTT KPK di Jambi
Senin, 22 Januari 2018 17:53 WIB

Zola Keluar Gedung KPK Setelah Lewati 8 Jam Pemeriksaan


Kajanglako.com, Jakarta – Setelah melewati hampir delapan jam pemeriksaan, Gubernur Jambi, Zumi Zola terlihat keluar dari Gedung Merah Putih KPK.