Rabu, 25 April 2018


Rabu, 10 Januari 2018 15:56 WIB

Kajari Janji Bantu Tagih Tunggakan Pajak Retribusi Daerah

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan

Kajari Batanghari tanda tangani MoU antara Kejari dengan BKD Kabupaten Batanghari

Kajanglako.com, Batanghari - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari, berjanji akan membantu Pemkab Batanghari dalam penagihan semua pajak daerah yang menunggak. Hal ini bertujuan agar uang negara bisa dipulihkan, khususnya di wilayah kabupaten Batanghari. 

Perjanjian kerja sama antara Kejaksaan Negeri Batanghari dengan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Batanghari sudah ditandatangani pada Rabu (10/1), di ruang pola kantor Bupati Batanghari. 



Hadir pada acara tersebut, Bupati Batanghari yang diwakili asisten I, Kapolres Batanghari AKBP Ade Rahmat Idnal, Kajari Batanghari Novika Muzairiah Rauf, Kepala Keuangan daerah M Azan, Wakil ketua DPRD Batanghari Elpisina dan tamu undangan lainnya.

Usai acara penandatanganan kerjasama tersebut, Kajari Batanghari Novika Muzairiah Rauf dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, tujuan perjanjian kerja sama bidang perdata dan tata usaha ini bertujuan untuk memulihkan keuangan negara yang belum tertagihkan.

Novika menjelaskan, sebagai pengacara Negara, pihaknya ingin membantu baik dari pemerintah daerah, BUMN dan BUMD, untuk menagih kembali agar retribusi pajak daerah bisa dipulihkan. 

Diakuinya, jaksa sebagai pengacara negera di Kabupaten Batanghari selama ini kurang populer, karena Tupoksi Kejaksaan lebih banyak dan diketahui ada di bidang penuntutan. Pada kesempatan kali ini, lanjtu Novika, pihaknya ingin agar BUMN maupun BUMD bisa mengenal lebih jauh Kejaksaan di Batanghari.

"Sehingga banyak yang kita bantu nantinya, seperti bantuan hukum dan pertimbangan hukum lainnya. Harapan kami, keuangan negara yang belum tertagihkan bisa ditagih," katanya.

Saat ditanyakan apa langkah awal dari kerja sama tersebut? Kajari menjelaskan, setelah MoU kemudian ada SKK dari Badan Keuangan Daerah maka SKK tersebut akan ditindaklanjuti pihak Kejaksaan.

"Setelah SKK turun, kami berencana akan mengumpulkan wajib pajak yang menunggak pajak. Untuk jumlah tunggakan pajak retribusi daerah dan lainnya belum kami ketahui. Nanti akan diketahui jumlah tunggakannya setelah data dari badan keuangan daerah sampai ke pihak kejaksaan," ungkapnya. 

Bupati Batanghari Syahirsah, dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Very Ardiansyah menyampaikan, bahwa pemerintah Kabupaten Batanghari sangat setuju dengan adanya kerja sama tersebut.

"Kami selaku pemerintah daerah Kabupaten Batanghari sangat setuju sekali adanya kerja sama ini. Semua tunggakan retribusi pajak daerah yang belum tertagihkan, dengan adanya MoU ini semoga bisa tertagihkan. Jika uang daerah dari tunggakan pajak bisa dipulihkan, otomatis APBD kabupaten Batanghari meningkat," kata Asisten I. (kjcom)


Tag : #Kejari #MoU #Retribusi Daerah #Pajak #BKD



Berita Terbaru

 

Selasa, 24 April 2018 23:36 WIB

Asik Minum Tuak di Arena MTQ, Empat Pemuda Ditangkap Satpol PP


Kajanglako.com, Batanghari - Jelang perhelatan akbar MTQ ke-48 Tingkat Provinsi yang akan digelar beberapa bulan mendatang, Satpol PP Kabupaten Batanghari

 

Selasa, 24 April 2018 23:28 WIB

Tiga Nama Calon Ketua DPW PAN Pengganti Zola Beredar


Kajanglako.com, Jambi – Posisi Ketua DPW PAN Provinsi Jambi saat ini tengah kosong, pasca ditahannya Zola oleh KPK. Untuk mengisi posisi Zola, tiga

 

Selasa, 24 April 2018 22:59 WIB

Gara-gara Ini, Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Bungo Ditunda Hingga Tiga Hari


Kajanglako.com, Bungo - Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo dalam rangka, "Pengantar LKPJ Bupati Bungo Tahun 2017 disertai

 

Selasa, 24 April 2018 22:47 WIB

Begini Kondisi Jalan Alternatif Truk Batubara


Kajanglako.com, Batanghari - Setelah menggelar rapat bersama terkait perbaikan jalan alternatif untuk truk angkutan batubara. Sekda Batanghari, Asisten

 

Selasa, 24 April 2018 21:10 WIB

Jalan Alternatif Angkutan Batubara Segera Dibangun


  Kajanglako.com, Batanghari - Permasalahan angkutan batubara belum menemui titik terang. Selasa (24/4) Pemkab Batanghari menggelar rapat bersama