Rabu, 17 Oktober 2018


Sabtu, 06 Januari 2018 09:55 WIB

Sekali Provinsi Tetap Provinsi! (Kata Mereka, Januari - Februari 1957)

Reporter : Redaksi
Kategori : Ensklopedia

Kantor Gubernur Jambi

6 Januari 1957, melalui sidang Badan Kongres Rakyat Dambi (BKRD), Jambi diproklamirkan sebagai provinsi. Satu kebulatan tekad dari berbagai elemen masyarakat di Jambi menuju kehendak sejajar dengan saudara-saudara di daerah lain. Sanggupkah Jambi Menjadi Provinsi? itulah pertanyaan penting yang menyeruak dalam sidang maupun kongres sedaerah Jambi dalam rentang 1946 hingga kelak berhasil menjadi Provinsi (merujuk UU Darurat No. 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi).

Berikut percikan juang yang disampaikan oleh para tokoh Jambi pada 9 Januari hingga Februari 1957 terkait perjuangan menuju realisasi provinsi Jambi.



 

“Timbul Sama Terapung dan Tenggelam Sama Terbenam”  dengan maksud adanya kebersamaan dengan rasa tanggung jawab untuk memperjuangkan Jambi keresidenan menjadi Provinsi Jambi

(Raden Mardjoyo Pamuk, Ketua Gerakan Pembela Provinsi Jambi/GPPD, 9 Januari 1957)

 

"Kepada Saudara-saudara yang telah ditugaskan untuk menyiapkan segala sesuatu mengenai isi dan bentuk Daerah Otonomi Tingkat I Provinsi Jambi, agar bekerja segiat mungkin menunaikan tugas yang dipercayakan itu, demi kesalamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Jambi".

(Kolonel A. Husein, Ketua Dewan Banteng, 8 Febuari 1957)

 

"Rakyat Jambi lah atau orang-orang yang berada di Jambi lah, utamanya Pemuda-pemuda harus siap sedia menyumbangkan derma baktinya demi menyelamatkan cita-cita rakyat Jambi untuk bangun sejajar dengan kemajuan-kemajuan yang dicapai saudara-saudara kita di daerah-daerah lain. Sekali Provinsi Tetap Provinsi!".

(H. Hanafie, Ketua Badan Kongres Rakyat Djambi, 8 Februari 1957)

 

"Mari kita bergandengan tangan dan bahu membahu membangun Daerah kita ini dengan persatuan dan kekuatan yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan,  guna perbaikan, kemakmuran dan keadilan kita bersama-sama. Hidup Provinsi Djambi Jang Djaja!".

(Murad Alwi, perwakilan Veteran sedaerah Jambi, 8 Februari 1957) 

 

"Atas nama Rakyat Marga Tanah Sepenggal menyetujui segala tindakan-tindakan Badan Kongres Rakyat Jambi (BKRD) dan berdiri dengan sepenuhnya di belakang BKRD, dan bersedia untuk menghadapi segala kemungkinan.

(Muhammad Syukur, Ketua Rpat Tuo-tuo Cerdik Pandai, 26 Februari 1957)

 

Teks oleh Jumardi Putra

Sumber: Surat-surat Badan Kongres Rakyat Djambi (BKRD)


Tag : #Jambi #Sumatra #Tokoh Jambi #6 Januari 1957



Berita Terbaru

 

HUT ke-53 Bungo
Rabu, 17 Oktober 2018 22:50 WIB

Petani Bungo Lomba Pamerkan Keunikan Hasil Kebun, Pisang Aneh Ini Salah Satunya


Kajanglako.com, Bungo - Meriahkan sekaligus menyambut HUT ke-53 Kabupaten Bungo, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan ( TPHbun) Kabupaten Bungo

 

Jelang Pemilu 2019
Rabu, 17 Oktober 2018 20:12 WIB

42 Perguruan Tinggi se-Indonesia Ikuti Road Show Pendidikan Politik KOPIPEDE di Unja


Kajanglako.com, Jambi - Road Show Pendidikan Politik Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KOPIPEDE) Prov. Jambi yang ke-5 hari ini singgah di Fakultas

 

Razia Pelajar
Rabu, 17 Oktober 2018 17:12 WIB

Satpol PP Temukan Sajam dan Diduga Alat Hisap Sabu di Tas Pelajar


Kajanglako.com, Sarolangun - Dalam razia pelajar yang dilakukan Satpol PP Sarolangun, petugas juga menggeledah tas 11 pelajar SMA yang terjaring razia.    Dari

 

Razia Pelajar
Rabu, 17 Oktober 2018 16:54 WIB

Bolos Sekolah, 11 Pelajar Terjaring Razia


Kajanglako.com, Sarolangun - Satpol PP Sarolangun melakukan razia pelajar, Rabu pagi, menyisir pusat Kota Sarolangun, petugas melakukan razia  terhadap

 

PAW
Rabu, 17 Oktober 2018 14:46 WIB

Divonis Melakukan Korupsi, M Jamaah Diberhentikan dari Anggota DPRD Muaro Jambi


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Jabatan Anggota DPRD Muaro Jambi dari Fraksi Gerindra periode 2014-2019 yang diemban Muhammad Jamaah akhirnya harus