Jumat, 22 Juni 2018


Sabtu, 06 Januari 2018 09:55 WIB

Sekali Provinsi Tetap Provinsi! (Kata Mereka, Januari - Februari 1957)

Reporter : Redaksi
Kategori : Ensklopedia

Kantor Gubernur Jambi

6 Januari 1957, melalui sidang Badan Kongres Rakyat Dambi (BKRD), Jambi diproklamirkan sebagai provinsi. Satu kebulatan tekad dari berbagai elemen masyarakat di Jambi menuju kehendak sejajar dengan saudara-saudara di daerah lain. Sanggupkah Jambi Menjadi Provinsi? itulah pertanyaan penting yang menyeruak dalam sidang maupun kongres sedaerah Jambi dalam rentang 1946 hingga kelak berhasil menjadi Provinsi (merujuk UU Darurat No. 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi).

Berikut percikan juang yang disampaikan oleh para tokoh Jambi pada 9 Januari hingga Februari 1957 terkait perjuangan menuju realisasi provinsi Jambi.



 

“Timbul Sama Terapung dan Tenggelam Sama Terbenam”  dengan maksud adanya kebersamaan dengan rasa tanggung jawab untuk memperjuangkan Jambi keresidenan menjadi Provinsi Jambi

(Raden Mardjoyo Pamuk, Ketua Gerakan Pembela Provinsi Jambi/GPPD, 9 Januari 1957)

 

"Kepada Saudara-saudara yang telah ditugaskan untuk menyiapkan segala sesuatu mengenai isi dan bentuk Daerah Otonomi Tingkat I Provinsi Jambi, agar bekerja segiat mungkin menunaikan tugas yang dipercayakan itu, demi kesalamatan dan kesejahteraan seluruh rakyat Jambi".

(Kolonel A. Husein, Ketua Dewan Banteng, 8 Febuari 1957)

 

"Rakyat Jambi lah atau orang-orang yang berada di Jambi lah, utamanya Pemuda-pemuda harus siap sedia menyumbangkan derma baktinya demi menyelamatkan cita-cita rakyat Jambi untuk bangun sejajar dengan kemajuan-kemajuan yang dicapai saudara-saudara kita di daerah-daerah lain. Sekali Provinsi Tetap Provinsi!".

(H. Hanafie, Ketua Badan Kongres Rakyat Djambi, 8 Februari 1957)

 

"Mari kita bergandengan tangan dan bahu membahu membangun Daerah kita ini dengan persatuan dan kekuatan yang tak lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan,  guna perbaikan, kemakmuran dan keadilan kita bersama-sama. Hidup Provinsi Djambi Jang Djaja!".

(Murad Alwi, perwakilan Veteran sedaerah Jambi, 8 Februari 1957) 

 

"Atas nama Rakyat Marga Tanah Sepenggal menyetujui segala tindakan-tindakan Badan Kongres Rakyat Jambi (BKRD) dan berdiri dengan sepenuhnya di belakang BKRD, dan bersedia untuk menghadapi segala kemungkinan.

(Muhammad Syukur, Ketua Rpat Tuo-tuo Cerdik Pandai, 26 Februari 1957)

 

Teks oleh Jumardi Putra

Sumber: Surat-surat Badan Kongres Rakyat Djambi (BKRD)


Tag : #Jambi #Sumatra #Tokoh Jambi #6 Januari 1957



Berita Terbaru

 

Kebakaran
Kamis, 21 Juni 2018 23:00 WIB

Kebakaran Rumah Makan di Bungo, Diduga Sengaja Dibakar Orang Tak Dikenal


Kajanglako.com, Bungo - Sebuah rumah pribadi dan sekaligus rumah makan di bungo ditinggal mudik di Jalan Ali Sudin, Kamis malam (21/6), hangus sekejap

 

Kebakaran
Kamis, 21 Juni 2018 22:54 WIB

Di Tinggal Mudik, Satu Rumah Makan Hangus Terbakar


Kajanglako.com, Bungo - Sebuah rumah pribadi dan sekaligus rumah makan di Bungo yang ditinggal mudik di Jalan Ali Sudin, Kamis malam (21/6) hangus sekejap

 

Curat
Kamis, 21 Juni 2018 19:08 WIB

Polsek Pelawan Singkut Tangkap Kawanan Spesialis Bongkar Rumah


Kajanglako.com, Sarolangun - Dua orang pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) berhasil ditangkap Polsek Pelawan Singkut.    Penangkapan

 

Pilwako Jambi 2018
Kamis, 21 Juni 2018 18:48 WIB

Dugaan Tak Netral, Oknum ASN Dilaporkan Fasha-Maulana ke Panwaslu


Kajanglako.com, Kota Jambi - Diduga tak netral di Pilwako, oknum ASN dilaporkan Tim Fasha-Maulana ke Panwaslu Kota Jambi.    Dugaan Ketidaknetralan

 

Pilkada Serentak 2018
Kamis, 21 Juni 2018 17:41 WIB

Fasha Diundang Warga Tionghoa Hadiri Malam Kekaraban


Kajanglako.com, Kota Jambi – Isu soal kenaikan pajak di Kota Jambi yang selama tahapan Pilkada Kota Jambi terus ditujukan kepada Pasangan Calon nomor