Selasa, 16 Oktober 2018


Kamis, 04 Januari 2018 13:56 WIB

Tanggapi Pernyataan Pengacara EWM, Zola : Daripada Kita Terjebak

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Nasional Hukrim

Erwan Malik saat memasuki gedung merah putih KPK/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Pernyataan salah satu tersangka kasus dugaan suap RAPBD Provinsi Jambi 2018, Erwan Malik, melalui kuasa hukumnya Lifa Malahanum Ibrahim, mengarah pada kuatnya dugaan keterlibatan mantan atasannya di Pemprov Jambi. Saat ditemui di Gedung KPK, Erwan tak banyak bicara. Hanya kuasa hukumnya yang memberikan keterangan.

“Klien kami adalah sekda plt melaksanakan tugas sudah habis. Waktu tugas definitifnya 2 bulan sebelum yang kasus ini. Sekda yang definitif sudah lewat 2 bulan yang lalu diganti, jadi klien kami hanya menjalankan arahan dari pimpinan,” terang Lifa.



Saat ditanya terkait siapa pimpinan yang dia maksud, kuasa hukum mantan Plt Sekda Provinsi Jambi itu memberikan jawaban yang gamblang jika yang dimaksud adalah Gubernur. Dia bahkan yakin jika kebijakan yang diambil kliennya, sepenuhnya atas arahan sang Gubernur.

“Sangat jelas, jelas sekali,” ujarnya meyakinkan.

Terkait pernyataan yang menyebut perannya dalam perkara rasuah tersebut, Gubernur Jambi Zumi Zola menepis tudingan itu. Ia bahkan menyebut pemberitaan terkait kasus dugaan suap tersebut, sedari awal sudah banyak yang simpang siur.

“Berita-berita ini kan sudah banyak simpang siur, dari awal sampai sekarang ini. Mungkin teman-teman juga baca di media online, pernah ada mengatakan bahwa saya tidak terlibat. Itu sampai ke media nasional lho. Itu kenapa sekarang berubah lagi,” ujar Zola.

Zola mengatakan, lebih baik semua pihak menunggu proses hukum yang saat ini sedang berlangsung, tanpa membuat asumsi-asumsi.

“Jadi begini, daripada nanti kita terjebak dari berita yang kalau kalau, asumsi, spekulasi dan segala macam seperti itu, sudah saya sampaikan kita mengacu satu saja, kepada pernyataan KPK. KPK juga masih bekerja dengan profesional. Yang ditakutkan ini akan menjadi fitnah,” ujar Zola.

“Jadi kita ikuti saja proses hukum yang berlaku. Yang kita pegang pernyataan KPK. KPK belum ada pernyataan resmi. KPK pasti tidak akan membuat peryataan yang spekulatif. Ada dasar-dasar hukumnya, bukan katanya katanya, begitu,” tambahnya. (kjcom)


Tag : #Pasca OTT KPK #Zola #KPK



Berita Terbaru

 

Penerimaan CPNS 2018
Selasa, 16 Oktober 2018 15:31 WIB

Pendaftaran CPNS Ditutup, Formasi Disabilitas dan 14 Guru SD di Sarolangun Tanpa Peminat


Kajanglako.com, Sarolangun - Pendaftaran CPNS telah ditutup, di Kabupaten Sarolangun tercatat 2.347 pelamar CPNS masuk data BKN.    Waldi Bakri,

 

Selasa, 16 Oktober 2018 12:58 WIB

Diamankan Satpol PP Sarolangun, Anak Punk: Kami Hanya Sekedar Ngamen


Kajanglako.com, Sarolangun – Tiga orang anak punk berhasil diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sarolangun. Mereka diamankan di sekitar

 

Penerimaan CPNS 2018
Selasa, 16 Oktober 2018 11:34 WIB

243 Pelamar CPNS Pemprov Jambi Tak Lolos Verifikasi


Kajanglako.com, Jambi - Pendaftaran online CPNS 2018, secara resmi telah ditutup Minggu (14/10) pukul 23.59 WIB  Khusus pelamar CPNS Pemprov Jambi,

 

Selasa, 16 Oktober 2018 11:21 WIB

Pendirian Tempat Ibadah Harus Rekom FKUB


Kajanglako.com, Merangin - Untuk pendirian tempat ibadah baru di Merangin harus mendapat izin Bupati. Pada prosesnya setiap pembangunan tempat ibadah harus

 

Penerimaan CPNS 2018
Selasa, 16 Oktober 2018 09:43 WIB

Bagi yang Lolos Seleksi CPNS 2018, Ini Gaji yang Kamu Terima


Kajanglako.com - Tahun 2018 ini, Pemerintah telah resmi membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Baik untuk Kementerian, Lembaga dan Pemerintah