Senin, 16 Juli 2018


Kamis, 04 Januari 2018 10:55 WIB

Bersama Arpan dan Saifuddin, Wagub Fachrori Jalani Pemeriksaan KPK Hari ini

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Nasional Hukrim

Gedung KPK, Jakarta Selatan/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini Kamis (04/01) kembali memeriksa sejumlah nama terkait kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Dari rilis yang diberikan KPK, beberapa nama yang diperiksa tersebut adalah Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar. Selain itu, ada nama Tajudin Hasan, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi. Baik Fachrori maupun Tajudin menjalani pemeriksaan sebagai saksi.



Disamping dua nama tersebut, Amidy, Kepala Kantor Perwakilan Jambi di Jakarta juga diperiksa sebagai saksi, begitu juga Ryan, PNS/Kasubbag Perbendaharaan Bakeuda Provinsi Jambi.

Dua tersangka, Saifuddin dan Arpan hari ini juga kembali menjalani pemeriksaan. (kjcom)


Tag : #Operasi Tangkap Tangan #Korupsi #OTT di Jambi #KPK #Fachrori Umar



Berita Terbaru

 

Senin, 16 Juli 2018 13:43 WIB

[Foto-foto] Satpol PP Tindak PKL di Kawasan Tugu Juang dan Thehok


 

Senin, 16 Juli 2018 13:15 WIB

Antisipasi Pemadaman Listrik, Traffic Light Akan Dilengkapi Aki Cas


Kajanglako.com, Kota Jambi – Fasilitas Traffic Light atau yang sering disebut Lampu Merah di Kota Jambi saat ini masih bergantung dengan aliran listrik

 

Waspada Karhutla
Senin, 16 Juli 2018 12:58 WIB

Titik Panas Terpantau Menyebar di Empat Kabupaten


Kajanglako.com, Jambi - Saat ini Provinsi Jambi telah memasuki musim kemarau, hal ini dapat dilihat dalam satu pekan terakhir di mana curah hujan sangat

 

Pernetiban PKL
Senin, 16 Juli 2018 12:44 WIB

Satpol PP Terlibat Adu Mulut dengan Pedagang Durian


Kajanglako.com, Kota Jambi – Satpol PP Kota Jambi menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan bahu jalant. Kawasan Tugu

 

Senin, 16 Juli 2018 10:40 WIB

Pasar Rakyat Tak Berpenghuni, Pemkab Merangin Akan Relokasi PKL Liar


Kajanglako.com, Merangin - Pasar rakyat yang berdiri cukup megah di tengah Kota Bangko, ternyata tidak diminati pedagang. Meski sudah dibangun cukup lama,