Minggu, 20 Mei 2018


Rabu, 03 Januari 2018 08:50 WIB

Sub Agen Berontak Terobos Pagar Penutup Satpol PP Kota Jambi

Reporter : Ferdi
Kategori : Berita

Protes yang dilakukan sub agen dan pedagang di pasar Angso Duo yang berusaha menerobos pagar penutup Satpol PP Kota Jambi

Kajanglako.com, Kota Jambi - Polemik relokasi sub agen serta pedagang daging, ikan dan ayam pasar induk Angso Duo Jambi ke pasar induk Paal 10 Talang Gulo hingga kini tidak kunjung menemukan titik terang.

Pasalnya, Kebijakan Pemerintah Kota Jambi agar para sub agen serta pedagang untuk pindah ke pasar Paal 10 masih mendapat penolakan dari pedagang.



Beberapa alasanpun diungkapkan pedagang. Mulai dari persoalan pasar Paal 10 yang akses lokasinya jauh dan sepi, merupakan alasan utama pedagang maupun sub agen menolak dipindahkan.

Akibatnya, para pedagang maupun sub agen melakukan protes keras terhadap kebijakan Pemkot yang dinilai merugikan mereka dengan melakukan pemberontakan untuk dapat memasuki kawasan pasar Angso Duo jambi, dengan menerobos pagar penutup yang dibuat Satpol PP dan Dishub Kota Jambi.

Aksi protes juga berujung adu mulut, serta saling dorong antara puluhan sub agen dan pedagang dengan para petugas Satpol PP serta Dishub Kota Jambi.

“Kami ini bukan aksi, kami hanya permisi dan ingin masuk untuk berjualan. Ayam mati, daging busuk siapa yang bertanggung jawab,” teriak salah satu pedagang, Dedi, Rabu (3/1) dinihari.

Dedi mengaku aksi protes ini mereka lakukan sejak Selasa (2/1) malam, karna puluhan pedagang telah merasa rugi, akibat peraturan Pemkot Jambi yang melarang pedagang ikan, ayam serta daging maupun sub agen untuk berjualan di pasar Angso Duo Jambi dan dipaksa pindah ke pasar Paal 10.

Kata dia, penolakan para pedagang untuk pindah ke pasar Paal 10 karena situasi berjualan tidak ada pembeli. Bahkan tambahnya, daging dan ayam milik pedangan membusuk dan mati karena sepinya pembeli.

"Kami rugi terus, disana sepi," sebutnya.

Dedi juga menjelaskan, sejak dipindahkannya agen dan sub agen ke pasar Paal 10, harga sayur dan daging mengalami kenaikan yang cukup fantastis, hal tersebut akibat mahalnya biaya transportasi.

"Kangkung yang awalnya seribu menjadi dua ribu rupiah," sebut Dedi.

“Intinya semua kebutuhan pokok akibat permasalahan ini jadi pada naik," tambahnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Jamb, Yan Izmar yang berada di lokasi menegaskan agar para sub agen maupun pedagang ikan, ayam dan daging untuk tidak tetap berjualan di pasar Angso duo, serta mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Jambi.

"Pembatas ini tetap tidak bisa kita buka, dan saya minta para pedagang untuk mengikuti kebijakan Pemerintah Kota Jambi," tegasnya. (kjcom)


Tag : #Pasar Angso Duo #Pasar Talang Gulo #Pedagang #Kota Jambi



Berita Terbaru

 

Ramadhan 1439H
Minggu, 20 Mei 2018 16:22 WIB

Satgas Pangan Uji 24 Sampel Bahan Pokok di Pasar Angsoduo


Kajanglako.com, Jambi - Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi kembali melakukan Sidak di Pasar Angso Duo Kota Jambi, untuk mengecek harga kebutuhan pokok dan

 

Pemilu 2019
Minggu, 20 Mei 2018 16:04 WIB

H Bakri Bicara Target PAN Jambi di Pileg 2019


Kajanglako.com, Jambi – Partai Politik peserta Pemilu 2019 mulai memasang target, terutama untuk kursi DPR RI. Namun, kursi DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota

 

Minggu, 20 Mei 2018 14:46 WIB

Aksi Perampokan Gegerkan Warga Kampung Manggis


Kajanglako.com, Kota Jambi - Warga RT 18, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Jelutung, digegerkan oleh aksi kawanan perampok yang beraksi di salah satu

 

MTQ ke-48 Provinsi Jambi
Minggu, 20 Mei 2018 14:32 WIB

Areal MTQ Batanghari Akan Dijadikan Pusat Kegiatan Keagamaan


Kajanglako.com, Batanghari - Sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi yang ke-48, Pemkab Batanghari telah melakukan persiapan yang matang. Tak tanggung

 

Minggu, 20 Mei 2018 14:24 WIB

Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Kampung Manggis


Kajanglako.com, Kota Jambi – Ditresnarkoba Polda Jambi menangkap dua orang pria yang diduga pengedar Narkoba di kawasan Kampung Manggis, Kota Jambi. Dari