Minggu, 23 September 2018


Rabu, 27 Desember 2017 17:24 WIB

2018, Tarif Listrik Berpotensi Naik 10 Persen

Reporter : Redaksi
Kategori : Bisnis Berita Nasional

Gambar Istimewa

Kajanglako.com, Jakarta – Kendati Pemerintah telah mengumumkan tidak ada kenaikan listrik untuk periode 1 Januari – 1 Maret 2018, namun potensi kenaikan pasca periode tersebut tetap ada. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Indonesian Resource Studies (IRESS) Marwan Batubara. Dirinya mengatakan, tarif listrik memungkinkan naik tahun depan.

Menurtut Marwan, kenaikan tarif listrik ini tergantung pada perkembangan kondisi energi primer di 2018. Meskipun begitu, mengingat tahun depan adalah tahun politik, Marwan memperkirakan kenaikan tarif listrik tidak akan terlalu tinggi. Kalaupun ada potensi kenaikan tarif tahun depan, dia memperkirakan sekitar 10 persen dari tarif yang ditetapkan saat ini. 



"Kemungkinan naik ada, terutama tergantung harga minyak dunia, harga batubara atau energi primer yang dipakai Perusahaan Listrik Negara (PLN)," ujar Marwan, Rabu (27/12).  

Marwan menegaskan bahwa risiko kenaikan tarif listrik sangat bergantung pada pergerakan harga energi primer. Kalau harga-harga energi primer naik di triwulan-II atau triwulan-III, maka tarif listrik akan menyesuaikan. Namun juga, kemungkinan tidak adanya kenaikan juga berpotensi terjadi jika ditarik dari kepentingan Pemilu.

"Kemungkinan (tarif listrik) tidak (naik) juga ada. Apalagi kalau pemilu, pemerintah enggak berani naikin harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya di hari yang sama, Rabu (27/12), pemerintah telah mengumumkan tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode 1 Januari - 1 Maret 2018. Ketetapan ini, akan berlaku pada seluruh golongan, baik tarif listrik bersubsidi 450 Volt amper (VA) dan 900 VA bersubsidi dan golongan nonsubsidi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, pemerintah telah menetapkan harga tarif listrik subsidi tidak berubah untuk periode 1 Januari 2018 sampai 1 Maret 2018.

"Untuk 1 Januari -31 maret 2018 tarif listrik tetap atau tidak ada kenaikan," kata Jonan. 

Menurut Jonan, penetapan tarif listrik‎ tersebut berlaku untuk seluruh golongan, baik bersubsidi 450 Volt amper (VA) dan 900 VA bersubsidi dan golongan nonsubsidi. Adapun tarif listrik tersebut Rp 415 per kilowatt hours (kWh) untuk golongan 450 VA subsidi‎ dan Rp 605 per kWh untuk 900 bersubsidi. Adapun untuk nonsubsidi mengikuti tarif dasar listrik yang telah ditetapkan. (Kjcom)

Sumber : RILIS.ID


Tag : #Tarif Dasar Listrik #PLN #Ignasius Jonan #Jambi



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Sabtu, 22 September 2018 20:14 WIB

Resmi Daftar ke KPU, Tim Jokowi-Ma'ruf Ajak Saling Menghargai


Kajanglako.com, Jambi -  Pengurus Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Jambi, resmi mendaftar ke KPU Provinsi Jambi, Sabtu (22/9) sekira pukul 14.00 WIB.    Ketua

 

Sabtu, 22 September 2018 10:38 WIB

Ini Pesan Fachrori ke Al Haris dan Mashuri


Kajanglako.com, Merangin - Al Haris-Mashuri resmi jabat Bupati dan Wakil Bupati Merangin periode 2018-2023. Al Haris dan Mashuri dilantik langsung Plt

 

Sabtu, 22 September 2018 09:59 WIB

Haris-Mashuri Resmi Jabat Bupati dan Wakil Bupati Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Al Haris-Mashuri resmi menjabat Bupati dan Wakil Bupati Merangin periode 2018-2023. Al Haris dan Mashuri dilantik Plt Gubernur

 

RAISSA 2018
Sabtu, 22 September 2018 09:59 WIB

Haji Husin Ahmad, Salah Satu Alumni Tertua yang Hadir di RAISSA 2018


Kajanglako.com, Jambi – Kegiatan Jalan Sehat Reuni Akbar SMA N 1 Kota Jambi (RAISSA) tahun 2018 yang digelar Sabtu (22/09) di Lapangan Kantor Gubernur

 

Kejurnas Panjat Tebing
Sabtu, 22 September 2018 09:35 WIB

11 Atlet Panjat Tebing Jambi Berlaga di Kejurnas Riau


Kajanglako.com, Jambi - Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Jambi, untuk kesekian kalinya mengirimkan atletnya