Selasa, 25 September 2018


Selasa, 26 Desember 2017 13:45 WIB

Kasus Rio Mesum, LAM Bungo: Pagar Makan Tanaman

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Wanita berbaju orange diduga lawan jenis mesum Rio Sungai Tembang

Kajanglako.com, Bungo – Heboh kasus dugaan mesum yang dilakukan Datuk Rio (Kades) Dusun Sungai Tembang ‘TM’, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, dengan janda muda berinisial ‘WPA’. Akhirnya telah dilakukan sidang adat di Kantor Rio Dusun Sungai Tembang, Senin (25/12) kemarin.

Dalam sidang adat itu, sejumlah saksi diminta menjelaskan kronologis terjadinya tindakan asusila tersebut oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Dusun Sungai Tembang. Berdasarkan hasil keterangan dan fakta-fakta dari yang bersangkutan dan saksi-saksi, akhirnya Rio ‘TM’ dikenakan denda adat.



“Saudara Rio ‘TM’ dikenakan hukum cuci kampung sehasam segaram. Selain itu, yang bersangkutan harus dinikahkan. Sekaligus mengusulkan pemberhentian dia dari jabatannya sebagai Rio Dusun Sungai Tembang, ” kata Ketua LAM Dusun Sungai Tembang, Ramli Idris.

Terpisah, Ketua LAM Bungo, H Husin saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, apa yang dilakukan oleh Rio ‘TM’ sudah sangat memalukan banyak pihak dan telah mencoreng adat istiadat yang ada.

Menurutnya, perbuatan Rio tersebut merupakan tindakan yang tidak sangat tidak terpuji, ia mengibaratkan pagar makan tanaman. Seharusnya dia harus menjaga semua tanaman yang dia pagar, bukan sebaliknya dia yang melanggar adat istiadat yang ada.

“Secara adat dia harus dihukum dengan seekor kerbau. Karena naik dia menjadi seorang Rio memotong kerbau, dan turunya dikenakan lagi hukum adat seekor kerbau. Dan yang kedua dia harus diberhentikan dari jabatannya sebagai Rio di Dusun setempat, ” tegas H Husin.

Bahkan katanya, sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi masalah adat istiadat kepada Rio yang ada di Kabupaten Bungo. Secara adat Rio itu “Gedang Dianjung Tinggi Dilambuk” Gedang Dianjuk dengan Undang-Undang, tinggi Dilambuk dengan Peseko yang ado.

“Jadi Rio itu, merupakan kepercayaan sebagai Pemimpin di setiap Dusun (Desa) yang ada di Kabupaten Bungo. Namun sebaliknya kalaulah ada Rio (Kades) yang melanggar Adat Istiadat yang sudah ada, maka yang bersangkutan harus siap menerima resiko baik secara hukum Adat maupun hukum Negara,” ujarnya. (kjcom)

Berita Terkait:

- Nah, Diduga 'Gituan' dengan Janda Muda, Kades ini Digerebek Warga

- Tak Kapok, Ternyata Rio TM Pernah Lakukan Hal yang Sama dengan Janda Berbeda

- Rio Sungai Tembang Diduga Mesum, Warga Segel Paksa Kantor Desa


Tag : #Rio Sungai Tembang #Kades Mesum #Bungo #Tanah Sepenggal



Berita Terbaru

 

Selasa, 25 September 2018 18:04 WIB

Sosialisasi Pemilu Damai di Bungo, Kapolda: Berbeda Pilihan, Jangan Merusak Persaudaraan


Kajanglako.com, Bungo - Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis. Mensosialisasikan bahaya Radikalisme, Terorisme dan Pemilu Damai ke Kabupaten Bungo.    Kedatangan

 

Kekerasan Terhadap Jurnalis
Selasa, 25 September 2018 15:05 WIB

Penyidikan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan, Camat Marosebo Ulu Berhalangan Hadir


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN Kantor

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga