Sabtu, 23 Maret 2019

Selasa, 12 Desember 2017 10:21 WIB

Heboh! Diduga Aliran Sesat Ada di Bungo, Ketemu Tuhan Bayar 1 Juta

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Agama Hukrim

Ilustrasi ajaran sesat/kjcom

Kajanglako.com, Bungo – Belum lama ini tersiar kabar adanya ajaran keagamaan yang patut diduga sesat berkembang di Kabupaten Tebo. Kini, dugaan yang sama juga heboh di Kabupaten Bungo.

Dalam ajaran itu dan kajian keagamaannya dikatakan, seorang manusia khususnya jamaah pengikut aliran ini bisa bertemu dengan tuhan Allah SWT. Namun dengan satu syarat, harus menyetorkan uang Rp1 juta kepada pengasuh atau guru yang mengajarkannya.



Informasi yang dihimpun, aliran yang berada di wilayah Kecamatan Jujuhan ini belum diketahui apa namanya. Termasuk nama pengajarnya hingga kini juga belum diketahui.

Kabar adanya aliran yang diduga sesat berada di kabupaten Bungo bahkan sudah sampai ke pihak Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bungo.

Plt Kepala Kemenag Bungo Hasbi, membenarkan pihaknya telah mendapatkan laporan dari masyarakat yang mulai resah terkait keberadaan ajaran tersebut. Berdasarkan penuturan Hasbi, pengajian untuk ajaran itu dilakukan di rumah salah satu warga setempat, dan cukup terselubung.

“Iya memang benar, kita telah mendapatkan laporan terkait adanya aliran yang diduga sesat ini. Lokasi pengajiannya di kecamatan Jujuhan di rumah salah satu warga," kata Hasbi, Kamis (14/12).

Lebih lanjut dia katakan, dalam laporan yang mereka terima, di antara ajaran yang sangat janggal di dalam kajian ajaran ini adalah soal manusia bertemu dengan tuhan. Para jamaah, kata Hasbi dijanjikan ketemu dengan sang pencipta hanya dengan membayar uang sebesar satu juta rupiah.

“Mau ketemu tuhan bayar dulu satu juta. Ini salah satu yang sangat janggal ajaran kelompok ini. Mereka juga tidak begitu mempercayai rukun iman yang menjadi kepercayaan orang Islam,” papar Hasbi.

Kelompok aliran ini, lanjut Hasbi, pada intinya mengkaji tentang sifat 20 untuk mengenal allah melalui ilmu makrifat. “Hanya saja ada sejumlah kejanggalan dalam pengkajiannya, diantaranya seperti yang saya sebutkan tadi,” paparnya.

Atas laporan yang mereka terima, Kemenag bersama dengan MUI kabupaten Bungo dia katakan telah melakukan penelusuran dan pengkajian lebih mendalam apakah aliran ini menyalahi atau tidak. “MUI juga sudah melakukan kajian soal ini,” terang Hasbi.

Sementara Ketua MUI kabupaten Bungo, KH Usman Dung dikonfirmasi terkait hal ini mengakui jika MUI telah melakukan kajian terkait aliran itu. Dikatakannya, dari buku milik aliran ini yang mereka dapatkan memang ada indikasi melenceng dari ajaran agama Islam.

“Betul kini MUI sedang melakukan kajian. Kalau kita lihat memang ada yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, seperti tidak perlu shalat seperti yang diwajibkan bagi ummat Islam lima waktu sehari semalam,” ujar mantan Kepala Kemenag Bungo ini.

Dengan munculnya faham atau aliran seperti ini yang meresahkan warga, pihaknya menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan ajaran diluar rukun Islam dan rukun Iman yang telah menjadi dasar bagi umat Islam selama ini.

“Mereka ini memang mengkaji sifat tuhan, tapi sudah terlalu jauh. Oleh karenanya kita himbau, sebaiknya bagi kita yang belum mempunyai ilmu agama yang cukup dalam, jangan dulu ikut kajian seperti ini,” katanya.(kjcom)


Tag : #Ajaran Sesat



Berita Terbaru

 

Sabtu, 23 Maret 2019 13:32 WIB

PAN Sarolangun Usulkan Madel, Ini Respon Fachrori


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengisi kekosongan Wakil Gubernur Jambi, mendampingi Fachrori Umar sebagai Gubernur Jambi. Berbagai nama mulai dimunculkan,

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 23 Maret 2019 11:01 WIB

Doesoen Pekan dan Tandjoeng Penjingat


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Soengei Tongkal yang dilayari lebar (ratusan meter) dan dalam (kira-kira 16 meter). Pada awalnya, airnya

 

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03 WIB

Asisten I Setda Batanghari Dampingi Kapolres Cek Pasukan Pengamanan Pemilu


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari, Jumat (22/3), menggelar apel pasukan bersama TNI dan komponen-komponen bangsa yang terdiri dari Pelajar,

 

Jumat, 22 Maret 2019 19:02 WIB

Turnamen Bulutangkis Angsoduo Cup I, Fachrori Harap Hasilkan Atlet Muda Berbakat


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, Jumat sore (22/3). Membuka Turnamen Bulutangkis Angsoduo Cup I, turnamen hasil kerja sama dengan

 

Jumat, 22 Maret 2019 17:10 WIB

Pasca Banjir, Warga Banyak yang Terjangkit Penyakit Kulit


Kajanglako.com, Sarolangun - Pasca banjir yang melanda Kabupaten Sarolangun, Dinas Kesehatan Sarolangun menemukan banyak masyarakat yang terserang penyakit