Senin, 16 Juli 2018


Minggu, 10 Desember 2017 23:50 WIB

Cerita Mistis Dibalik Keindahan Danau Hugo

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Ragam Wisata

Seorang warga saat mencari ikan di Danau Hugo/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari – Dibalik keindahannya sebagai destinasi wisata alam terpopuler keempat dalam Ajang Pesona Indonesia (API), ternyata Danau Hugo yang berada di Desa Aur Gading Kecamatan Bathin 24, Kabupaten Batanghari, menyimpan banyak misteri dan cerita mistis yang dipercaya oleh warga setempat.

Danau Hugo memiliki kisah menarik. danau ini pertama kali ditemukan oleh Barhan Hugu saat mencari Gajah yang mengganggu tanaman warga. Namun, keesokannya Barhan ditemukan meninggal persis di pinggir danau. Karena danau tersebut belum ada nama, maka namanya diambil dari nama Barhan Hugu (Hugo).



Baca Juga: - Raih Kategori Wisata Terpopuler, Danau Hugo Justru Dicueki Pemerintah

Kisah menarik dan mistis lainnya, di lokasi Danau Hugo ada hamparan tanah sejenis pulau yang ditumbuhi pohon besar dan semak belukar. Konon, di saat-saat tertentu pulau itu bisa berjalan atau berpindah tempat seperti kapal, sehingga warga menamakannya apung belayar (pulau berjalan).

Warga setempat meyakini apung belayar itu berpindah karena kekuatan mistis. Soalnya, apung belayar itu berpindah tempat selalu di malam hari. Masyarakat selalu mendapati apung belayar telah berpindah tempat pada pagi harinya. Jarak apung belayar itu berpindah tempat sangat jauh. Bisa mencapai lebih dari satu kilometer dari tempat semula.

“Pulau belayar ini pindah-pindah. Sekarang berada di ujung danau sebelah kanan, besok paginya bisa berpindah ke ujung danau sebelah kiri,” kata Gun Kurniawan, Tokoh Pemuda setempat.

Danau Hugo merupakan surganya para pencari ikan. Hampir separuh warga Desa Aur Gading menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan di danau itu. Anehnya, ikan di Danau Hugo seakan tidak pernah berkurang. Padahal, ikan yang dipanen warga dari danau itu mencapai 300 kilogram perhari.

Dan lebih anehnya lagi, ikan yang hidup di Danau Hugo hanya satu jenis. Jika dimasukkan ikan Nila di dalamnya, maka tidak akan bertahan lama, semua ikan yang dimasukkan akan mati.

"Iya, ikan di dalamnya boleh dikatakan cuma satu jenis yaitu ikan Lambak. Sepertinya Danau Hugo tidak mau di isi dengan ikan dari luar danau," ungkap Gun Kurniawan. (kjcom)


Tag : #Danau Hugo #Wisata Jambi #Pesona Jambi #Batanghari #Bathin 24 #Aur Gading



Berita Terbaru

 

Senin, 16 Juli 2018 13:15 WIB

Antisipasi Pemadaman Listrik, Traffic Light Akan Dilengkapi Aki Cas


Kajanglako.com, Kota Jambi – Fasilitas Traffic Light atau yang sering disebut Lampu Merah di Kota Jambi saat ini masih bergantung dengan aliran listrik

 

Waspada Karhutla
Senin, 16 Juli 2018 12:58 WIB

Titik Panas Terpantau Menyebar di Empat Kabupaten


Kajanglako.com, Jambi - Saat ini Provinsi Jambi telah memasuki musim kemarau, hal ini dapat dilihat dalam satu pekan terakhir di mana curah hujan sangat

 

Pernetiban PKL
Senin, 16 Juli 2018 12:44 WIB

Satpol PP Terlibat Adu Mulut dengan Pedagang Durian


Kajanglako.com, Kota Jambi – Satpol PP Kota Jambi menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan bahu jalant. Kawasan Tugu

 

Senin, 16 Juli 2018 10:40 WIB

Pasar Rakyat Tak Berpenghuni, Pemkab Merangin Akan Relokasi PKL Liar


Kajanglako.com, Merangin - Pasar rakyat yang berdiri cukup megah di tengah Kota Bangko, ternyata tidak diminati pedagang. Meski sudah dibangun cukup lama,

 

Minggu, 15 Juli 2018 20:05 WIB

Pelantikan Pengurus IKBJ Dijadwalkan Awal Agustus


Kajanglako.com, Jambi – Panitia Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Bungo Jambi (IKBJ) telah menjadwalkan pelantikan pada awal Agustus, acara pelantikan