Kamis, 25 April 2019


Minggu, 10 Desember 2017 23:50 WIB

Cerita Mistis Dibalik Keindahan Danau Hugo

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Ragam Wisata

Seorang warga saat mencari ikan di Danau Hugo/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari – Dibalik keindahannya sebagai destinasi wisata alam terpopuler keempat dalam Ajang Pesona Indonesia (API), ternyata Danau Hugo yang berada di Desa Aur Gading Kecamatan Bathin 24, Kabupaten Batanghari, menyimpan banyak misteri dan cerita mistis yang dipercaya oleh warga setempat.

Danau Hugo memiliki kisah menarik. danau ini pertama kali ditemukan oleh Barhan Hugu saat mencari Gajah yang mengganggu tanaman warga. Namun, keesokannya Barhan ditemukan meninggal persis di pinggir danau. Karena danau tersebut belum ada nama, maka namanya diambil dari nama Barhan Hugu (Hugo).



Baca Juga: - Raih Kategori Wisata Terpopuler, Danau Hugo Justru Dicueki Pemerintah

Kisah menarik dan mistis lainnya, di lokasi Danau Hugo ada hamparan tanah sejenis pulau yang ditumbuhi pohon besar dan semak belukar. Konon, di saat-saat tertentu pulau itu bisa berjalan atau berpindah tempat seperti kapal, sehingga warga menamakannya apung belayar (pulau berjalan).

Warga setempat meyakini apung belayar itu berpindah karena kekuatan mistis. Soalnya, apung belayar itu berpindah tempat selalu di malam hari. Masyarakat selalu mendapati apung belayar telah berpindah tempat pada pagi harinya. Jarak apung belayar itu berpindah tempat sangat jauh. Bisa mencapai lebih dari satu kilometer dari tempat semula.

“Pulau belayar ini pindah-pindah. Sekarang berada di ujung danau sebelah kanan, besok paginya bisa berpindah ke ujung danau sebelah kiri,” kata Gun Kurniawan, Tokoh Pemuda setempat.

Danau Hugo merupakan surganya para pencari ikan. Hampir separuh warga Desa Aur Gading menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan di danau itu. Anehnya, ikan di Danau Hugo seakan tidak pernah berkurang. Padahal, ikan yang dipanen warga dari danau itu mencapai 300 kilogram perhari.

Dan lebih anehnya lagi, ikan yang hidup di Danau Hugo hanya satu jenis. Jika dimasukkan ikan Nila di dalamnya, maka tidak akan bertahan lama, semua ikan yang dimasukkan akan mati.

"Iya, ikan di dalamnya boleh dikatakan cuma satu jenis yaitu ikan Lambak. Sepertinya Danau Hugo tidak mau di isi dengan ikan dari luar danau," ungkap Gun Kurniawan. (kjcom)


Tag : #Danau Hugo #Wisata Jambi #Pesona Jambi #Batanghari #Bathin 24 #Aur Gading



Berita Terbaru

 

Jalan Longsor
Kamis, 25 April 2019 10:53 WIB

Longsor di Birun Jalur Bangko-Kerinci, Lalin Berjam-jam Lumpuh


Kajanglako.com, Merangin - Tingginya curah hujan yang mengguyur Merangin dan sekitarnya, Rabu (24/4), menyebabkan terjadinya longsor yang menimbun jalan

 

Kamis, 25 April 2019 09:28 WIB

Cegah Karhutla, Pemkab dan Kodim 0419/Tanjab Bersiap Lakukan Upaya Antisipasi


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Kodim 0419/Tanjab bersama Pemkab Tanjung Jabung Barat mulai bersiap mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan

 

Kamis, 25 April 2019 09:17 WIB

Buka Pelatihan Menjahit untuk Emak-emak, Amir Sakib: Tingkatkan Pendapatan Keluarga


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Pelatihan kerja merupakan sebagai salah satu upaya strategis untuk membekali tenaga kerja dalam penguasaan keterampilan,

 

Kebakaran Lambur Luar
Kamis, 25 April 2019 09:02 WIB

Lambur Berduka, Mari Ringankan Beban Korban dengan Menyalurkan Bantuan


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Tim Tanjab Timur Peduli, Rabu (24/4), menyalurkan bantuan untuk korban musibah kebakaran yang terjadi di Desa Lambur

 

Kamis, 25 April 2019 08:55 WIB

Bawaslu Tanjabtim Terima 3 Laporan Pelanggaran Caleg


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur -Bawaslu Tanjab Timur, terus memproses laporan dari Panwascam dugaan pelanggaran dari beberapa Calon Legislatif (Caleg).    Ketua