Rabu, 26 September 2018


Minggu, 10 Desember 2017 23:50 WIB

Cerita Mistis Dibalik Keindahan Danau Hugo

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Ragam Wisata

Seorang warga saat mencari ikan di Danau Hugo/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari – Dibalik keindahannya sebagai destinasi wisata alam terpopuler keempat dalam Ajang Pesona Indonesia (API), ternyata Danau Hugo yang berada di Desa Aur Gading Kecamatan Bathin 24, Kabupaten Batanghari, menyimpan banyak misteri dan cerita mistis yang dipercaya oleh warga setempat.

Danau Hugo memiliki kisah menarik. danau ini pertama kali ditemukan oleh Barhan Hugu saat mencari Gajah yang mengganggu tanaman warga. Namun, keesokannya Barhan ditemukan meninggal persis di pinggir danau. Karena danau tersebut belum ada nama, maka namanya diambil dari nama Barhan Hugu (Hugo).



Baca Juga: - Raih Kategori Wisata Terpopuler, Danau Hugo Justru Dicueki Pemerintah

Kisah menarik dan mistis lainnya, di lokasi Danau Hugo ada hamparan tanah sejenis pulau yang ditumbuhi pohon besar dan semak belukar. Konon, di saat-saat tertentu pulau itu bisa berjalan atau berpindah tempat seperti kapal, sehingga warga menamakannya apung belayar (pulau berjalan).

Warga setempat meyakini apung belayar itu berpindah karena kekuatan mistis. Soalnya, apung belayar itu berpindah tempat selalu di malam hari. Masyarakat selalu mendapati apung belayar telah berpindah tempat pada pagi harinya. Jarak apung belayar itu berpindah tempat sangat jauh. Bisa mencapai lebih dari satu kilometer dari tempat semula.

“Pulau belayar ini pindah-pindah. Sekarang berada di ujung danau sebelah kanan, besok paginya bisa berpindah ke ujung danau sebelah kiri,” kata Gun Kurniawan, Tokoh Pemuda setempat.

Danau Hugo merupakan surganya para pencari ikan. Hampir separuh warga Desa Aur Gading menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan di danau itu. Anehnya, ikan di Danau Hugo seakan tidak pernah berkurang. Padahal, ikan yang dipanen warga dari danau itu mencapai 300 kilogram perhari.

Dan lebih anehnya lagi, ikan yang hidup di Danau Hugo hanya satu jenis. Jika dimasukkan ikan Nila di dalamnya, maka tidak akan bertahan lama, semua ikan yang dimasukkan akan mati.

"Iya, ikan di dalamnya boleh dikatakan cuma satu jenis yaitu ikan Lambak. Sepertinya Danau Hugo tidak mau di isi dengan ikan dari luar danau," ungkap Gun Kurniawan. (kjcom)


Tag : #Danau Hugo #Wisata Jambi #Pesona Jambi #Batanghari #Bathin 24 #Aur Gading



Berita Terbaru

 

Rabu, 26 September 2018 12:15 WIB

Bacakan Visi Misi MANTAP, Al Haris Ajak Fauzi dan Nalim Bangun Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri, Rabu (26/9), membacakan visi dan misi membangun Merangin 2018-2023.   Visi

 

Rabu, 26 September 2018 12:03 WIB

Santriwati Korban Nikah Paksa Habib Bahrun Datangi Polres Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (26/9), P Batubara dengan anaknya MG (18) korban ataupun santriwati yang pernah bernaung di Pondok

 

Rabu, 26 September 2018 11:51 WIB

Sempat Tertunda, Akhirnya Kapolri Mendarat di Bandara Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beserta rombongan akhirnya tiba di Bandara Muara Bungo, sekira pukul 10.22 WIB, Rabu (26/9).   Kedantangan

 

Rabu, 26 September 2018 11:40 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Tak Hadiri Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi HAMAS


Kajanglako.com, Merangin - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin dengan agenda penyampaian pidato visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Haris

 

Agama dan Pemikiran
Rabu, 26 September 2018 10:51 WIB

Corak Pemikiran 4 Imam Mazhab


Oleh: K.H. Husein Muhammad* Memenuhi permintaan beberapa orang kiyai muda (ustaz) tentang corak pemikiran para Imam mazhab empat, aku menulis ini : Dr.